Demo Mahasiswa Trisakti Siap Geruduk Istana, Ini Desakan untuk Prabowo-Gibran

PASUNDANEKSPRES.ID - Setalh sempat tidak ikut turun ke jalan pada aksi demonstrasi 28 Oktober 2026, Mahasiswa Universitas Trisakti akhirnya menggelar aksi penyampaian aspirasi.
Kali ini, mereka bersiap mendatangi Istana Negara, Jakarta Pusat, untuk menyuarakan tiga tuntutan utama kepada pemerintah. Rencana demo mahasiswa Trisakti dijadwalkan berlangsung pada Kamis (29/10/2026).
Sebelum bergerak menuju pusat pemerintahan, peserta aksi akan berkumpul terlebih dahulu di lingkungan kampus Universitas Trisakti mulai pukul 10.00 WIB.
Agenda awal tersebut diisi konsolidasi untuk menyatukan barisan sekaligus mematangkan persiapan sebelum mahasiswa berangkat menuju Istana Negara.
Lokasi itu dipilih sebagai titik penyampaian aspirasi terkait kondisi nasional serta evaluasi terhadap kebijakan dan kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Kehadiran mahasiswa Trisakti menjadi bagian dari rangkaian gerakan mahasiswa yang membawa isu-isu nasional.
Demo Mahasiswa Trisakti Bawa Tiga Tuntutan Utama
Dalam aksi tersebut, mahasiswa mengusung Tri Tuntutan Rakyat (Tritura).
Tiga poin yang disampaikan mencakup persoalan pemulihan berbagai sektor nasional, pembenahan pejabat negara, hingga penguatan supremasi sipil.
Berikut tiga tuntutan yang menjadi dasar demo mahasiswa Trisakti:
1. Pemulihan kondisi nasional
Mahasiswa mendesak pemulihan di sektor ekonomi, ekologi, politik, pendidikan, dan kesehatan. Kelima bidang tersebut dinilai berkaitan langsung dengan kehidupan masyarakat sehingga membutuhkan kebijakan yang mampu menjawab berbagai persoalan.
2. Pemberantasan inkompetensi pejabat negara
Tuntutan ini mencakup desakan agar pemerintah mengambil langkah terhadap pejabat yang dinilai tidak kompeten. Mahasiswa juga meminta penghapusan praktik rangkap jabatan bagi pejabat publik.
3. Penegakan supremasi sipil
Mahasiswa mendorong penguatan peran sipil dalam kehidupan bernegara dan penyelenggaraan pemerintahan. Prinsip tersebut menjadi salah satu agenda yang mereka bawa dalam aksi di depan Istana Negara.
Ketiga tuntutan itu memperlihatkan bahwa agenda demonstrasi tidak hanya berpusat pada satu persoalan.
Mahasiswa ingin menyampaikan evaluasi terhadap sejumlah sektor sekaligus mendorong pembenahan dalam tata kelola pemerintahan.
Kepresma Trisakti Ajak Mahasiswa Kawal Pemerintahan
Melalui seruan aksi yang beredar, Kepresidenan Mahasiswa Universitas Trisakti (Kepresma Trisakti) menyebut mahasiswa sebagai bagian dari elemen masyarakat sipil yang memiliki tanggung jawab moral untuk mengawal jalannya pemerintahan.
Mereka menilai partisipasi mahasiswa diperlukan agar kebijakan negara tetap berpihak pada kepentingan rakyat. Aksi penyampaian aspirasi juga dipandang sebagai salah satu bentuk keterlibatan aktif dalam kehidupan demokrasi.
“Berangkat dari semangat perjuangan dan kepedulian terhadap kondisi bangsa, Kepresidenan Mahasiswa Universitas Trisakti mengajak seluruh mahasiswa untuk turut hadir dalam aksi penyampaian aspirasi sebagai bentuk partisipasi aktif dalam kehidupan demokrasi,” tulis Kepresma Trisakti dalam seruan yang diunggah akun Instagram @kepresmausakti.
(pm)
