Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Dinas Perhubungan Kabupaten Subang Merespon terkait Kecelakaan Bus Pariwisata di Ciater

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|15:09 WIB
Bagikan:
Dinas Perhubungan Kabupaten Subang Merespon terkait Kecelakaan Bus Pariwisata di Ciater
Dinas Perhubungan Kabupaten Subang Merespon terkait Kecelakaan Bus Pariwisata di Ciater (Image From: Screenshot/YouTube PASUNDAN EKSPRES)

PASUNDAN EKSPRES - Dinas Perhubungan Kabupaten Subang merespon terkait kecelakaan bus pariwisata. Kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Ciater Subang sempat menggegerkan publik.

Kecelakaan yang melibatkan bus pariwisata dengan rombongan siswa SMK Lingga Kencana mengakibatkan korban meninggal sebanyak 11 orang. 

Terkait kecelakaan tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Subang, Asep Setia Permana mengungkapkan bahwa kecelakaan yang terjadi di Subang adalah kecelakaan yang melibatkan bus dari luar daerah Subang.

Dinas Perhubungan Kabupaten Subang Merespon terkait Kecelakaan Bus 

Bus tersebut merupakan bus yang berasal dari Jawa, namun keberangkatannya berasal dari Depok. 

"Kejadiannya itu memang lokasinya di Subang, kemudian yang terjadi kecelakaannya adalah bis di luar Subang, kalau dilihat dari itunya adalah dari Jawa, kemudian yang berangkatnya kan ada di Depok. Itu semua yang terjadi kecelakaan bukan orang Subang, ya," kata Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Subang dalam wawancara bersama Pasundan Ekspres belum lama ini. 

Selain itu, ia juga mengungkapkan bahwa penggunaan jalan di daerah Subang harus diperketat lagi karena Subang memiliki jalan provinsi dan jalan nasional, sehingga perlu adanya antisipasi ke depannya. Hal tersebut berguna untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan lalu lintas. 

BACA JUGA: Maruarar Sirait Bertemu Dengan CEO SpaceX Elon Musk di Bali, Ngobrol Apa?

BACA JUGA: Komentar Warganet Terkait Sumber Anggaran untuk Program Makan Siang Gratis Andalan Presiden Terpilih

"Di Subang ini kita harus lebih ketat lagi, kan karena jalan Subang itu, kan ada jalan provinsi ada jalan nasional gitu, kan. Sehingga kita harus antisipasi ke depan gitu, seperti apa harus kita lakukan, sehingga jalan lagi terjadi kecelakaan atau diminimalisirlah," jelasnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Subang tersebut mengatakan bahwa telah dilakukannya Zoom Meeting bersama beberapa pihak untuk membahas upaya minimalisir agar tidak terjadinya kecelakaan.

Ia mengungkapkan bahwa hasil dari meeting tersebut adalah mengenai usulan akan diadakannya pemeriksaan kendaraan di jalan atau di beberapa tempat destinasi wisata.

Selain itu, adanya usulan mengenai pelebaran jalan, dan akan dipasang beberapa lampu peringatan, serta palang di pinggir jalan. 

Sementara itu, penambahan jalur penyelamatan saat ini tengah dikaji karena menurutnya kecelakaan yang terjadi satu minggu yang lalu disebabkan oleh mobil yang tidak layak pakai, bukan karena kesalahan manusia atau human error.

Sehingga yang perlu dilakukan adalah diberlakukannya pengetatan mengenai mobil atau kendaraan yang akan digunakan untuk melakukan perjalanan. 

Kecelakaan lalu lintas yang membawa rombongan siswa SMK Lingga Kencana, Depok ini terjadi pada Sabtu, (11/5). Penyebab kecelakaan diduga karena rem blong. 

(ipa)

Berita Terbaru

TAUD Data 13 Massa Aksi yang Ditangkap Usai Demo Indonesia Sadar, Satu di Antaranya Anak di Bawah Umur

TAUD Data 13 Massa Aksi yang Ditangkap Usai Demo Indonesia Sadar, Satu di Antaranya Anak di Bawah Umur

Nasional14 menit lalu
FIF Fun Run Subang 2026 Digelar 7 November, Catat Agendanya!

FIF Fun Run Subang 2026 Digelar 7 November, Catat Agendanya!

Lifestyle43 menit lalu
Download Kalender 2027 Resmi Kemenag, Dilengkapi Libur Nasional dan Cuti Bersama

Download Kalender 2027 Resmi Kemenag, Dilengkapi Libur Nasional dan Cuti Bersama

Lifestyle1 jam lalu
Perkiraan Jam Tanding Wakil Indonesia di Hylo Open 2026

Perkiraan Jam Tanding Wakil Indonesia di Hylo Open 2026

Olahraga1 jam lalu
ADVERTISEMENT
5 Warna Cat Interior Rumah yang Hangat, Bikin Hunian Lebih Nyaman dan Estetik

5 Warna Cat Interior Rumah yang Hangat, Bikin Hunian Lebih Nyaman dan Estetik

Lifestyle2 jam lalu
Gandeng AGAVI Institute, Bapperida Buka Program Subang Youth Preneur 2026 Untuk Pelaku UMKM

Gandeng AGAVI Institute, Bapperida Buka Program Subang Youth Preneur 2026 Untuk Pelaku UMKM

Subang2 jam lalu
PPN Pembalut Wanita Masih Dipungut, Wacana Pembebasan Belum Masuk Kajian

PPN Pembalut Wanita Masih Dipungut, Wacana Pembebasan Belum Masuk Kajian

Nasional2 jam lalu
Penjelasan BPJS Kesehatan Soal Isu Penonaktifan PBI JK Untuk Desil Tertentu

Penjelasan BPJS Kesehatan Soal Isu Penonaktifan PBI JK Untuk Desil Tertentu

Nasional3 jam lalu
Pidana Kerja Sosial Subang 2026 Mulai Diterapkan, Terpidana Jalani Hukuman di Panti Asuhan

Pidana Kerja Sosial Subang 2026 Mulai Diterapkan, Terpidana Jalani Hukuman di Panti Asuhan

Subang3 jam lalu
Kasus Korupsi Dana BNPB 2026: KPK Periksa Pejabat dan Telusuri Aliran Uang Pengadaan Bencana

Kasus Korupsi Dana BNPB 2026: KPK Periksa Pejabat dan Telusuri Aliran Uang Pengadaan Bencana

Nasional4 jam lalu