Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Hamas Siap Laksanakan Gencatan Senjata tanpa Syarat Baru dari Pihak Mana pun

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|09:52 WIB
Bagikan:
Hamas Siap Laksanakan Gencatan Senjata tanpa Syarat Baru dari Pihak Mana pun
Hamas Siap Laksanakan Gencatan Senjata tanpa Syarat Baru dari Pihak Mana pun (Image From: Mehr News Agency)

PASUNDAN EKSPRES - Hamas siap laksanakan gencatan senjata. Kelompok Hamas dari Palestina mengatakan bahwa para negosiator kembali menegaskan kesiapan mereka untuk segera melaksanakan gencatan senjata dengan Israel di Gaza, berdasarkan usulan AS sebelumnya, tanpa menambahkan syarat-syarat baru dari pihak mana pun.

Dalam sebuah pernyataan yang dikutip Reuters, kelompok Palestina tersebut mengungkapkan bahwa tim negosiasi mereka, yang dipimpin oleh pejabat senior Khalil al-Hayya, bertemu dengan para mediator pada hari Rabu (11/9).

Hamas Siap Laksanakan Gencatan Senjata 

Pertemuan itu melibatkan Perdana Menteri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani dan kepala intelijen Mesir Abbas Kamel di Doha untuk membahas perkembangan terbaru di Gaza.

Hingga saat ini, pembicaraan belum berhasil mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang yang sudah berlangsung selama 11 bulan.

Masalah yang masih belum terselesaikan termasuk pengaturan kontrol atas koridor Philadelpia yang merupakan sebuah area sempit di perbatasan antara Gaza dan Mesir. 

BACA JUGA: Kepala PBB Kecewa dengan Kurangnya Pertanggungjawaban atas Pembunuhan Staff PBB di Gaza

BACA JUGA: Kate Middleton Ungkap Perjalanannya Hadapi Kanker Sekaligus Umumkan Telah Selesai Kemoterapi

Direktur CIA William Burns, yang juga merupakan kepala negosiator AS untuk Gaza, mengatakan bahwa proposal gencatan senjata yang lebih rinci akan disiapkan dalam beberapa hari ke depan.

Proposal sebelumnya yang diajukan oleh Presiden AS Joe Biden pada bulan Juni lalu mencakup gencatan senjata dalam tiga tahap sebagai imbalan atas pembebasan sandera Israel.

Perang terbaru di Gaza dimulai pada 7 Oktober ketika militan Hamas menyerang Israel, yang mengakibatkan 1.200 kematian dan sekitar 250 orang disandera, menurut data Israel.

Serangan balasan Israel hingga saat ini telah menyebabkan setidaknya 41.084 warga Palestina tewas dan 95.029 terluka, menurut kementerian kesehatan Gaza.

(ipa)

Berita Terbaru

Retribusi Parkir di Subang Baru Rp496 Juta, Target 2026 Sebesar Rp1,5 Miliar

Retribusi Parkir di Subang Baru Rp496 Juta, Target 2026 Sebesar Rp1,5 Miliar

Headline22 menit lalu
Pemerintah Wacanakan Gaji ASN Melalui Koperasi dan Dana Pensiun, Ini Catatan Ekonom

Pemerintah Wacanakan Gaji ASN Melalui Koperasi dan Dana Pensiun, Ini Catatan Ekonom

Nasional27 menit lalu
Kebakaran Pasar Andir Garut Hanguskan Sejumlah Kios! Penyebab Masih Diselidiki!

Kebakaran Pasar Andir Garut Hanguskan Sejumlah Kios! Penyebab Masih Diselidiki!

Jawa Barat30 menit lalu
GILA! Persib Bikin Port FC Terdiam, Sempat Tertinggal Malah Comeback 3-1 di Thailand

GILA! Persib Bikin Port FC Terdiam, Sempat Tertinggal Malah Comeback 3-1 di Thailand

Olahraga12 jam lalu
ADVERTISEMENT
Lonjak Lima Lipat! Menteri PKP Maruarar Sirait Subang Kucurkan Bantuan 1.372 Rutilahu dan Perumahan

Lonjak Lima Lipat! Menteri PKP Maruarar Sirait Subang Kucurkan Bantuan 1.372 Rutilahu dan Perumahan

Subang13 jam lalu
Pilkades Munjul, Tiga Cakades Dapat Nomor Urut, Afwan 1, Husen 2, Mahdi 3

Pilkades Munjul, Tiga Cakades Dapat Nomor Urut, Afwan 1, Husen 2, Mahdi 3

Subang13 jam lalu
Tracing TB, Puskesmas Cibogo Sasar 100 Warga Sadawarna

Tracing TB, Puskesmas Cibogo Sasar 100 Warga Sadawarna

Subang14 jam lalu
Gelar Operasi Pasar Murah, Bulog Subang Jaga Statabilitas Pangan

Gelar Operasi Pasar Murah, Bulog Subang Jaga Statabilitas Pangan

Subang14 jam lalu
PLN Journalist Awards 2026 Kembali Digelar, Usung Tema Energi Mandiri, Indonesia Berdaya

PLN Journalist Awards 2026 Kembali Digelar, Usung Tema Energi Mandiri, Indonesia Berdaya

Nasional15 jam lalu
DPR Hormati Putusan MK soal Ijazah Gibran, Dasco: Kami Belum Pelajari Mendalam

DPR Hormati Putusan MK soal Ijazah Gibran, Dasco: Kami Belum Pelajari Mendalam

Nasional16 jam lalu