Indonesia Expo 2026 Digelar di Myanmar, 39 Perusahaan RI Siap Jajaki Kerja Sama

PASUNDANEKSPRES.ID - Indonesia Expo 2026 akan digelar di Novotel Yangon Max, Yangon, Myanmar, pada 30–31 Oktober 2026. Pameran yang diselenggarakan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Yangon ini terbuka gratis untuk umum selama dua hari, mulai pukul 09.00 hingga 17.00 waktu setempat.
Mengusung tema “Bridging Partnerships, Building Prosperity”, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang promosi produk unggulan Indonesia, tetapi juga membuka peluang kerja sama di bidang perdagangan, pendidikan, dan pariwisata antara Indonesia dan Myanmar.
KBRI Yangon menyebut, pameran tersebut akan mempertemukan 39 perusahaan, lembaga pendidikan, dan asosiasi asal Indonesia dengan 19 perusahaan Myanmar yang tergabung dalam kelompok Friends of Indonesia.
Pertemuan ini diharapkan dapat memperluas jejaring bisnis, memperkenalkan potensi masing-masing negara, serta mendorong terbentuknya kemitraan strategis lintas sektor.
Beragam bidang akan ditampilkan dalam pameran ini, mulai dari energi, pertanian, pupuk, minyak nabati, penerbangan, kendaraan listrik, konstruksi, kesehatan, dan logistik hingga industri makanan dan minuman.
Indonesia Expo 2026 Hadirkan Agenda Bisnis hingga Pendidikan
Rangkaian Indonesia Expo 2026 di Yangon, Myanmar terbagi dalam dua fokus utama.
Hari pertama menitikberatkan pada promosi perdagangan dan investasi, sedangkan hari kedua menghadirkan promosi pendidikan tinggi serta interaksi dengan masyarakat.
Berikut lengkapnya dikutip dari ANTARA:
1. Jumat, 30 Oktober: Perdagangan dan Investasi
Hari pertama difokuskan pada penguatan hubungan bisnis Indonesia–Myanmar melalui promosi perdagangan, penjajakan investasi, dan penandatanganan sejumlah kerja sama strategis.
Beberapa perusahaan yang terlibat dalam agenda kerja sama tersebut meliputi:
- Perusahaan Gas Negara (PGN)
- RGE Energy Company
- uab bank Myanmar
- MDG
- Pertamina Lubricants Thailand
Agenda ini menjadi kesempatan bagi perusahaan Indonesia untuk memperluas jejaring dan menjajaki peluang bisnis dengan mitra potensial di Myanmar.
2. Sabtu, 31 Oktober: Pendidikan dan Beasiswa
Hari kedua berfokus pada promosi pendidikan tinggi Indonesia. Sebanyak tujuh perguruan tinggi dijadwalkan memberikan informasi langsung kepada pengunjung mengenai:
- Pilihan program studi dan jenjang pendidikan.
- Persyaratan penerimaan mahasiswa.
- Peluang beasiswa bagi calon mahasiswa.
Pada hari yang sama, Universitas Widyatama dijadwalkan menandatangani kerja sama dengan Yangon University of Foreign Languages (YUFL). Agenda kolaborasi lainnya melibatkan uab bank, Nyarna Empowers, dan Perkasa Flight School.
Sekolah Indonesia Yangon (SIY) dan Indonesian International School Yangon (IISY) juga akan berpartisipasi untuk memperkenalkan lingkungan serta sistem pendidikan Indonesia kepada masyarakat Myanmar.
Kuliner Nusantara hingga Wisata Indonesia Ikut Diperkenalkan
Tidak seluruh rangkaian berisi pertemuan bisnis dan pendidikan. Pengunjung juga dapat mengenal sisi budaya Indonesia melalui sajian kuliner khas Nusantara, informasi destinasi wisata, serta berbagai hiburan.
Penyelenggara turut menghadirkan penampilan penyanyi populer Myanmar dan menyediakan door prize bagi pengunjung.
Kehadiran kegiatan publik tersebut membuat pameran ini tidak hanya menyasar kalangan perusahaan atau institusi, tetapi juga masyarakat umum.
Indonesia Expo 2026 diselenggarakan melalui kerja sama KBRI Yangon, Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia, serta Union of Myanmar Federation of Chambers of Commerce and Industry (UMFCCI).
Melalui pertemuan bisnis, promosi kampus, hingga pengenalan budaya, kegiatan ini diharapkan menghasilkan kemitraan yang berkelanjutan.
(pm)
