Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Karhutla Taman Nasional Tanjung Puting Meluas, Api Kian Dekat ke Area Pakan Orangutan

P
Putri MelaniaEditor: Putri Melania
|13:15 WIB
Bagikan:
Karhutla Taman Nasional Tanjung Puting Meluas, Api Kian Dekat ke Area Pakan Orangutan
Foto: Karhutla di Tanjung Puting yang kian meluas (kiri) dan kehidupan orang utan di TN Tanjung Puting (kanan). (Sumber: Google Maps)

PASUNDANEKSPRES.ID - Kobaran api yang terus merambat di kawasan hutan Kalimantan Tengah kini menghadirkan ancaman serius bagi habitat orangutan.

Karhutla Taman Nasional Tanjung Puting meluas hingga mendekati feedinf camp Tanjung Harapan, lokasi pemberian pakan orangutan yang diperkirakan hanya berjarak sekitar 600 meter dari titik kebakaran.

Kondisi tersebut membuat upaya pemadaman semakin mendesak. Jika api terus bergerak menuju area tersebut, bukan hanya vegetasi hutan yang terancam, tetapi juga kawasan konservasi yang menjadi tempat hidup satwa liar.

Informasi perkembangan kebakaran disampaikan relawan Yayasan Orangutan Hijau Kalimantan (YOHK), Deny Priyatna, pada Kamis (22/10/2026). 

Ia menyebut relawan bersama sejumlah instansi terkait masih berupaya memadamkan api agar tidak menjalar ke feeding camp Tanjung Harapan.

Jarak yang tersisa sekitar 600 meter menjadi ancaman yang tidak bisa dianggap sepele. Area pemberian pakan tersebut merupakan salah satu lokasi yang digunakan dalam kegiatan pemantauan dan konservasi orangutan. 

Kebakaran yang semakin mendekat berpotensi mengganggu aktivitas di kawasan tersebut sekaligus memperbesar risiko terhadap lingkungan sekitarnya.

Karhutla Taman Nasional Tanjung Puting Meluas

Titik karhutla Taman Nasional Tanjung Puting yang meluas bukan hanya di sekitar Tanjung Harapan. Relawan juga melakukan pemadaman di jalur trekking yang berada di antara kawasan Beguruh dan Pesalat.

Kebakaran vegetasi di jalur tersebut perlu segera dikendalikan karena api berpotensi merambat ke bagian hutan lain. Kawasan ini merupakan bagian dari lingkungan konservasi yang memiliki fungsi penting bagi keberlangsungan ekosistem dan satwa liar.

Deny juga menyampaikan bahwa kebakaran terjadi di lahan konservasi milik YOHK yang berada di luar kawasan Taman Nasional Tanjung Puting. 

Artinya, titik kebakaran tidak hanya berada di dalam kawasan taman nasional, tetapi turut menjangkau area konservasi lain di sekitarnya.

Situasi ini memperlihatkan betapa luasnya dampak kebakaran yang harus ditangani para relawan dan petugas di lapangan.

Pemadaman tidak cukup hanya berfokus pada satu titik, sebab api dapat terus merambat melalui vegetasi kering dan mengancam area yang belum terdampak.

Kebakaran hutan dan lahan di Taman Nasional Tanjung Puting menjadi kabar yang memprihatinkan, terutama karena kebakaran terjadi di kawasan yang menjadi habitat orangutan.

Kerusakan hutan bukan sekadar persoalan hilangnya pepohonan, tetapi juga menyangkut ruang hidup satwa, ketersediaan pakan, serta keseimbangan ekosistem.

Relawan dan instansi terkait masih berupaya mencegah api mencapai feeding camp Tanjung Harapan. Selama kebakaran belum terkendali, ancaman terhadap kawasan konservasi masih membayangi. 

(pm)

Berita Terbaru

Luhut Klarifikasi Usulan Revisi UU Tipikor, Tegaskan Kerugian Negara Tetap Jadi Unsur Korupsi

Luhut Klarifikasi Usulan Revisi UU Tipikor, Tegaskan Kerugian Negara Tetap Jadi Unsur Korupsi

Nasional42 menit lalu
Karhutla Taman Nasional Tanjung Puting Meluas, Api Kian Dekat ke Area Pakan Orangutan

Karhutla Taman Nasional Tanjung Puting Meluas, Api Kian Dekat ke Area Pakan Orangutan

Nasional43 menit lalu
2 Prajurit Aktif Diduga Terlibat Kasus Korupsi BNPB, KPK Surati Panglima TNI

2 Prajurit Aktif Diduga Terlibat Kasus Korupsi BNPB, KPK Surati Panglima TNI

Nasional51 menit lalu
Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Kang Rey Tekankan Peran Santri dalam Membangun Negeri

Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Kang Rey Tekankan Peran Santri dalam Membangun Negeri

Subang53 menit lalu
ADVERTISEMENT
Vasektomi di Subang melalui Program KB MOP di DP2KBP3A

Vasektomi di Subang melalui Program KB MOP di DP2KBP3A

Subang1 jam lalu
Mitos Vasektomi Bikin Disfungsi Ereksi, Benarkah? Ini Fakta yang Perlu Diketahui Pria Subang

Mitos Vasektomi Bikin Disfungsi Ereksi, Benarkah? Ini Fakta yang Perlu Diketahui Pria Subang

Subang2 jam lalu
Daftar Event di Subang Pekan Ini, Ada Dahana Run 2026 hingga Konser Musik

Daftar Event di Subang Pekan Ini, Ada Dahana Run 2026 hingga Konser Musik

Subang2 jam lalu
Rp31,8 Triliun Program Akhir Tahun Disiapkan, Ini Jadwal Bantuan Beras, BSU, dan Diskon Nataru

Rp31,8 Triliun Program Akhir Tahun Disiapkan, Ini Jadwal Bantuan Beras, BSU, dan Diskon Nataru

Nasional2 jam lalu
DP2KBP3A Terus Dorong KB Pria di Subang, Suami Diajak Ambil Peran Lindungi Kesehatan Istri

DP2KBP3A Terus Dorong KB Pria di Subang, Suami Diajak Ambil Peran Lindungi Kesehatan Istri

Subang2 jam lalu
AS Beri Rp 4 Miliar untuk Lindungi Bangkai Kapal USS Houston di Selat Sunda

AS Beri Rp 4 Miliar untuk Lindungi Bangkai Kapal USS Houston di Selat Sunda

Nasional2 jam lalu