Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Korsel akan Memberikan Tindakan Hukum Terhadap Para Dokter yang Beraksi Mogok Kerja

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|14:00 WIB
Bagikan:
Korsel akan Memberikan Tindakan Hukum Terhadap Para Dokter yang Beraksi Mogok Kerja
Korsel akan Memberikan Tindakan Hukum Terhadap Para Dokter yang Beraksi Mogok Kerja (Image From: The Independent)

PASUNDAN EKSPRES - Korsel akan memberikan tindakan hukum terhadap para dokter yang melakukan aksi mogok kerja.

Menteri Kesehatan Korea Selatan mengumumkan bahwa pihak berwenang akan mulai melakukan inspeksi terhadap rumah sakit dengan tujuan mengambil tindakan hukum terhadap dokter magang yang telah mengabaikan ultimatum untuk menghentikan aksi mogok kerja terkait rencana pemerintah yang akan meningkatkan jumlah mahasiswa baru di sekolah kedokteran. 

Sebanyak 9.000 dokter residen dan dokter atau sekitar 70% dari total jumlah dokter di negara tersebut, telah melakukan mogok kerja sejak tanggal 20 Februari.

Korsel akan Memberikan Tindakan Hukum 

Aksi mogok tersebut telah menyebabkan pembatalan beberapa operasi dan perawatan, serta menimbulkan beban tambahan pada unit gawat darurat.

BACA JUGA:Hanya dalam Waktu 2 Menit, Seekor Paus Orca Menyerang Hiu Putih dan Berhasil "Begal" Hatinya

BACA JUGA:Isi Surat Wasiat Aaron Bushnell yang Tewas Bakar Diri : Merasa Dirinya Tidak Ada Tempat di Dunia ini

Pemerintah telah memberi peringatan kepada dokter magang yang terlibat dalam protes bahwa mereka dapat menghadapi konsekuensi administratif dan hukum, termasuk penangguhan izin medis serta denda atau hukuman penjara, jika mereka tidak kembali bekerja pada akhir bulan.

"Mulai hari ini, kami berencana untuk melakukan inspeksi di tempat untuk mengkonfirmasi dokter magang yang belum kembali, dan mengambil tindakan sesuai dengan hukum dan prinsip tanpa terkecuali," kata Menteri Kesehatan Cho Kyoo-hong dalam sebuah pengarahan yang disiarkan di televisi, dikutip Reuters, Senin, (4/3/2024). 

"Harap diingat bahwa para dokter yang belum kembali mungkin akan mengalami masalah serius dalam perjalanan karir pribadi mereka," tambahnya. 

Choo mengatakan bahwa pemerintah akan mempertimbangkan keadaan dalam mengambil tindakan terhadap dokter yang telah melakukan protes dan kembali ke lapangan.

Dalam sebuah konferensi pers, Wakil Menteri Kesehatan Park Min-soo menyampaikan bahwa pemerintah akan mengambil langkah-langkah untuk menangguhkan izin medis sekitar 7.000 dokter peserta pelatihan yang telah meninggalkan pekerjaan mereka.

Pada hari Minggu, (3/4/2024), ribuan dokter di Korea Selatan mengadakan unjuk rasa massal yang diselenggarakan oleh Asosiasi Medis Korea (KMA), yang mewakili para praktisi swasta. Unjuk rasa ini merupakan penentangan terhadap seruan resmi untuk para dokter magang agar kembali bekerja.

Asosiasi Medis Dunia yang merupakan sebuah kelompok yang mewakili para dokter, dengan tegas mengutuk tindakan Pemerintah Korea yang berusaha untuk menghambat suara para pemimpin terpilih dalam Asosiasi Medis Korea.

Mereka juga menekankan bahwa para dokter memiliki hak untuk melakukan aksi kolektif, termasuk mogok kerja.

Para dokter muda yang terlibat dalam protes mengatakan bahwa pemerintah seharusnya mengatasi terlebih dahulu masalah gaji dan kondisi kerja sebelum berupaya meningkatkan jumlah dokter.

Pemerintah berencana untuk meningkatkan jumlah penerimaan siswa di sekolah kedokteran sebesar 2.000 orang mulai tahun ajaran 2025.

Rencana tersebut sangat diperlukan mengingat populasi yang menua dengan cepat di masyarakat. Negara ini memiliki salah satu rasio dokter dan pasien terendah di negara maju, yaitu 2,6 dokter per 1.000 orang.

(ipa)

Berita Terbaru

Aktor Senior Yadi Timo Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun, Joko Nugroho Ungkap Sifat Asli Almarhum

Aktor Senior Yadi Timo Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun, Joko Nugroho Ungkap Sifat Asli Almarhum

Headline7 jam lalu
Data Pertanahan Kantah Kabupaten Karawang Sebagian Besar Telah Dialihmediakan, Masyarakat Diimbau Tidak Khawatir

Data Pertanahan Kantah Kabupaten Karawang Sebagian Besar Telah Dialihmediakan, Masyarakat Diimbau Tidak Khawatir

Nasional8 jam lalu
Mengenal Bhumi ATR/BPN, Cara Menelusuri Informasi Pertanahan Lewat Peta Digital

Mengenal Bhumi ATR/BPN, Cara Menelusuri Informasi Pertanahan Lewat Peta Digital

Nasional9 jam lalu
Polisi Tangkap Dua Orang Terduga Penyalahgunaan Narkotika di Subang, 75 Paket Sabu Disita

Polisi Tangkap Dua Orang Terduga Penyalahgunaan Narkotika di Subang, 75 Paket Sabu Disita

Headline10 jam lalu
ADVERTISEMENT
Cara Aktifkan Fitur Schedule Call WhatsApp, Biar Gak Lupa!

Cara Aktifkan Fitur Schedule Call WhatsApp, Biar Gak Lupa!

Lifestyle12 jam lalu
Sinopsis Drama Korea Final Table, Ahn Hyo Seop jadi Chef

Sinopsis Drama Korea Final Table, Ahn Hyo Seop jadi Chef

Lifestyle14 jam lalu
Apa Saja Makanan Gluten Free? Ini Daftar Pilihan yang Mudah Ditemukan

Apa Saja Makanan Gluten Free? Ini Daftar Pilihan yang Mudah Ditemukan

Lifestyle14 jam lalu
Lowongan Kerja Subang Terbaru Oktober 2026: PT Daenong Global Buka Posisi Ini

Lowongan Kerja Subang Terbaru Oktober 2026: PT Daenong Global Buka Posisi Ini

Lifestyle16 jam lalu
Tiga Amil BAZNAS Subang Lulus Sertifikasi Kompetensi Pengelolaan Zakat Tingkat Nasional

Tiga Amil BAZNAS Subang Lulus Sertifikasi Kompetensi Pengelolaan Zakat Tingkat Nasional

Subang17 jam lalu
TMMD ke-130 Buka Jalan Pertanian, Permudah Akses Warga Cupunagara

TMMD ke-130 Buka Jalan Pertanian, Permudah Akses Warga Cupunagara

Subang17 jam lalu