Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kronologi 5 Jurnalis Hilang Kontak saat Meliput Gunung Anak Krakatau

D
Dobi MaulanaEditor: Dobi Maulana
|10:15 WIB
Bagikan:
Kronologi 5 Jurnalis Hilang Kontak saat Meliput Gunung Anak Krakatau
Lima jurnalis bersama sejumlah kru dilaporkan tidak dapat dihubungi setelah berangkat menggunakan speedboat dari Dermaga Pagedongan, Kecamatan Carita, pada Senin (7/9/2026) siang.

PASUNDANEKSPRES.ID - Lima jurnalis yang hendak melakukan peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau di kawasan perairan Selat Sunda dilaporkan hilang kontak sejak Senin (7/9) sore.

Tim SAR gabungan telah dikerahkan untuk mencari keberadaan rombongan jurnalis tersebut di perairan sekitar lokasi terakhir mereka terdeteksi. Namun, hingga Selasa (8/9) pukul 18.15 WIB, pencarian terhadap lima jurnalis hilang kontak tersebut belum membuahkan hasil.

Kronologi Jurnalis Hilang Kontak

Mengacu pada laporan Kantor SAR Banten, rombongan jurnalis berangkat menggunakan speedboat dari Dermaga Pagedongan, Carita, pada Senin (7/9) sekitar pukul 14.00 WIB. Mereka bertolak untuk menjalankan tugas peliputan terkait aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Catatan komunikasi terakhir menunjukkan bahwa rombongan sempat membagikan posisi terkini kepada rekan jurnalis yang berada di Lampung pada pukul 14.42 WIB. Setelah itu, mereka dilaporkan kehilangan kontak sekitar pukul 15.04 WIB di koordinat yang diduga berada pada 6°14'40.52"S dan 105°40'49.48"T.

Peristiwa jurnalis hilang kontak tersebut kemudian memicu pencarian oleh tim SAR gabungan untuk mengetahui keberadaan rombongan dan kapal cepat yang mereka gunakan.

Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad menyampaikan bahwa operasi pencarian direncanakan kembali dilanjutkan pada Rabu (9/9) pagi.

Dalam operasi tersebut, Kantor SAR Banten mengerahkan KN SAR Tatuka dan Rigid Inflatable Boat (RIB) Banten yang dilengkapi berbagai perlengkapan untuk operasi SAR di laut, termasuk peralatan medis dan komunikasi. Pencarian juga dilakukan bersama Polairud Polda Banten.

"Nanti kita memperluas area pencarian karena hari ini kita mempelajari rute dari Carita sampai dengan Anak Gunung Krakatau. Seperti itu," kata Al Amrad, dikutip dari Antara.

Berdasarkan data sementara Basarnas, sedikitnya tujuh orang masih dalam pencarian. Mereka antara lain pewarta foto LKBN ANTARA M Bagus Khoirunnas, Ari Basuki dari Merdeka, Yudhis dari iNews, Daus dari Anadolu, Donal yang merupakan pewarta lepas atau freelance, serta dua orang lainnya yang identitasnya masih dalam proses pendataan.

Tim Gabungan Cari Jurnalis yang Hilang Kontak

Di sisi lain, Kapolda Banten Irjen Hengki menyatakan bahwa tim gabungan masih berupaya menemukan kapal cepat yang membawa rombongan jurnalis tersebut setelah mereka kehilangan kontak di wilayah Selat Sunda.

Menurut Hengki, proses pencarian sempat dihentikan sementara akibat kondisi cuaca dan gelombang laut yang dinilai membahayakan keselamatan tim.

Operasi tersebut melibatkan sejumlah unsur, mulai dari Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Banten, Korpolairud Baharkam Polri, Basarnas, TNI, hingga tim terpadu penanggulangan bencana.

"Sudah mulai melakukan pencarian dari Polair kita bersama Basarnas, sama tim terpadu dari penanggulangan bencana, semua sudah membantu mencari itu," kata Hengki, kemarin.

Hengki menjelaskan bahwa keberadaan rombongan hingga kini masih belum diketahui secara pasti setelah komunikasi dengan mereka terputus. Tim gabungan masih mengumpulkan berbagai informasi untuk mengetahui kondisi dan lokasi mereka.

Sebelumnya, tim telah melakukan penyisiran di wilayah perairan, tetapi pencarian harus dihentikan menjelang malam karena kondisi cuaca memburuk. Gelombang tinggi serta angin kencang menjadi salah satu kendala dalam proses pencarian jurnalis hilang kontak tersebut.

"Tim juga sudah terpadu dari Basarnas maupun dari Polair, tadi sudah mencari, tapi belum dapat karena dihentikan oleh cuaca gelap, sudah malam hari, menjelang malam hari maupun ombaknya agak besar, angin, dan ada angin kencang," katanya.

Ia memastikan aparat bersama seluruh unsur terkait akan kembali melanjutkan operasi pencarian dengan tetap memperhatikan faktor keselamatan selama berada di lapangan.

"Terpadu dengan tim Basarnas, Polair, Polda, semua bahu-membahu untuk mencari keberadaan mereka," katanya.

Pencarian Dilanjutkan Rabu Pagi

Sementara itu, Direktur Polairud Polda Banten Komisaris Besar Polisi Eko Hartanto menyebut operasi pencarian dijadwalkan kembali berlangsung pada Rabu pagi. Pencarian akan melibatkan kapal Basarnas bersama sejumlah unsur lainnya.

Eko menjelaskan bahwa kapal Basarnas dengan panjang sekitar 40 meter dipilih karena dinilai lebih mampu mendukung proses pencarian di tengah kondisi laut yang masih berbahaya.

"Kalau itu, mumpuni untuk melakukan pencarian dan radius," kata Eko.

Sebelumnya, tim gabungan telah menyisir wilayah sekitar delapan mil dari Pantai Carita. Namun, pencarian terkendala jarak pandang yang terbatas, gelombang tinggi, serta aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau sehingga kapal akhirnya kembali ke daratan.

"Jarak pandang satu mil saja. Ada erupsi, gelombang juga tinggi," ujarnya.

Hingga saat ini, upaya pencarian terhadap rombongan jurnalis hilang kontak masih terus dilakukan oleh tim gabungan. Operasi akan kembali dilanjutkan dengan memperluas area pencarian dan tetap mempertimbangkan kondisi cuaca serta keselamatan petugas di lapangan.

Berita Terbaru

PLN UID Jabar Raih Rekor MURI, Pemeliharaan Listrik Tanpa Padam Jaga Aktivitas Masyarakat Tetap Jalan

PLN UID Jabar Raih Rekor MURI, Pemeliharaan Listrik Tanpa Padam Jaga Aktivitas Masyarakat Tetap Jalan

Bandung Barat4 jam lalu
Perpani Bakal Gelar Latihan Gabungan Panahan di Subang

Perpani Bakal Gelar Latihan Gabungan Panahan di Subang

Subang5 jam lalu
Talenta Muda, Taofik Kaka Tembus Persib U-18

Talenta Muda, Taofik Kaka Tembus Persib U-18

Subang5 jam lalu
Bukan Hanya Seorang Kades, Dunengsih Jadi Sosok Sebagai Ibu

Bukan Hanya Seorang Kades, Dunengsih Jadi Sosok Sebagai Ibu

Subang5 jam lalu
ADVERTISEMENT
Merasa Lupa Password? Ini Cara Login Instagram dengan Metode Lain

Merasa Lupa Password? Ini Cara Login Instagram dengan Metode Lain

Lifestyle6 jam lalu
Dahan Pohon Patah di Jalan Soklat Subang, Pengendara Ojol Jadi Korban

Dahan Pohon Patah di Jalan Soklat Subang, Pengendara Ojol Jadi Korban

Subang7 jam lalu
Kasus Influenza di Indonesia Meningkat, Kemenkes Beberkan Cara Cegah Anak Tertular

Kasus Influenza di Indonesia Meningkat, Kemenkes Beberkan Cara Cegah Anak Tertular

Lifestyle7 jam lalu
Skill yang Wajib Dimiliki Fresh Graduate untuk Kerja

Skill yang Wajib Dimiliki Fresh Graduate untuk Kerja

Lifestyle7 jam lalu
Daftar Drama Korea Tayang Oktober 2026, Ada Doctor X

Daftar Drama Korea Tayang Oktober 2026, Ada Doctor X

Lifestyle8 jam lalu
Gelar Aksi Peduli Sesama, Kementerian ATR/BPN Selenggarakan HANTARU Peduli Lewat Donor Darah

Gelar Aksi Peduli Sesama, Kementerian ATR/BPN Selenggarakan HANTARU Peduli Lewat Donor Darah

Nasional9 jam lalu