Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Latihan Militer Kopdes Dikurangi Usai 5 Orang Tewas

D
Dobi MaulanaEditor: Dobi Maulana
|10:15 WIB
Bagikan:
Latihan Militer Kopdes Dikurangi Usai 5 Orang Tewas
Pelatihan Militer untuk Manager di Koprasi Desa Merah Putih

PASUNDANEKSPRES.ID - Latihan Militer Kopdes menjadi sorotan setelah lima calon manajer Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dilaporkan meninggal dunia saat mengikuti rangkaian pelatihan. 

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPR Puan Maharani meminta Kementerian Pertahanan (Kemenhan) lebih memfokuskan pembekalan kepada aspek manajerial dibandingkan materi yang bersifat kemiliteran.

Puan menilai pelatihan bagi calon pengelola Kopdes Merah Putih seharusnya diarahkan untuk meningkatkan kemampuan mengelola organisasi dan menjalankan koperasi secara profesional.

"Memang rangkaian hal yang dilakukan itu sebaiknya memang lebih fokus pada manajerial saja untuk bisa nanti melakukan pelaksanaan yang sesuai diharapkan," kata Puan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (30/6/2026).

Ia juga memastikan DPR akan terus mengawasi proses evaluasi yang dilakukan pemerintah setelah insiden yang menewaskan lima peserta tersebut.

"Jadi, evaluasinya menyeluruh dan kita lihat evaluasi-evaluasi apa saja yang sudah akan dilakukan. Nanti akan kami tindaklanjuti. Kita lihat dulu," sambung dia.

Selain meminta evaluasi menyeluruh, Puan turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga para korban dan berharap kejadian serupa tidak kembali terulang pada pelaksanaan program berikutnya.

"Kami di DPR menyampaikan rasa bela sungkawa sedalam-dalamnya terkait adanya korban dalam rangka pelaksanaan hal tersebut. Dan jangan sampai hal tersebut kemudian terulang kembali," imbuh Puan.

Sebelumnya, Kementerian Pertahanan memastikan telah menghapus materi latihan menembak dalam program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).

“Kegiatan yang bersifat taktis dan teknis militer dikurangi, termasuk kegiatan menembak tidak lagi menjadi bagian dari pelaksanaan latihan saat ini,” ujar Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemenhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait seperti yang dikutip dari Kompas.com, Rabu (1/7/2026).

Keputusan tersebut merupakan bagian dari hasil evaluasi pemerintah terhadap pelaksanaan latihan setelah lima calon manajer Kopdes Merah Putih dan KNMP meninggal dunia beberapa waktu lalu.

Selain menghapus materi menembak, Kemenhan juga mengurangi intensitas latihan fisik dan menyesuaikan metode pelatihan dengan latar belakang peserta yang berasal dari kalangan sipil.

“Fokus kegiatan diarahkan pada pembentukan disiplin, karakter, kepemimpinan, kerja sama, tanggung jawab, wawasan kebangsaan, serta kesiapan manajerial peserta sebagai calon pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih,” tegas Rico.

Sebagai bagian dari evaluasi, Kemenhan juga mengubah nama program dari Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) menjadi Latihan Pembekalan Bela Negara dan Manajerial.

“Bukan Latsarmil lagi,” ujar dia.

Langkah tersebut diharapkan dapat membuat pelaksanaan pelatihan bagi calon manajer Kopdes Merah Putih lebih sesuai dengan kebutuhan tugas mereka sebagai pengelola koperasi, sekaligus meminimalkan risiko yang dapat membahayakan keselamatan peserta.

Berita Terbaru

Jadwal dan Tempat Nonton Java United FC vs Persib Bandung, Pekan Kesembilan BRI Super League 2026/2027

Jadwal dan Tempat Nonton Java United FC vs Persib Bandung, Pekan Kesembilan BRI Super League 2026/2027

Olahraga3 jam lalu
Cara Cairkan BPJS Ketenagakerjaan 2026, Simak Syarat dan Langkah-Langkahnya

Cara Cairkan BPJS Ketenagakerjaan 2026, Simak Syarat dan Langkah-Langkahnya

Nasional4 jam lalu
Cetak Sejarah, Futsal Putri Kabupaten Subang Tembus Empat Besar Porprov XV Jabar

Cetak Sejarah, Futsal Putri Kabupaten Subang Tembus Empat Besar Porprov XV Jabar

Headline4 jam lalu
PJR Cipularang Ajak Santri di Purwakarta Tertib Lalu Lintas

PJR Cipularang Ajak Santri di Purwakarta Tertib Lalu Lintas

Purwakarta4 jam lalu
Hendak Tawuran di Pagaden, Tiga Remaja Diamankan Polisi dengan Dua Senjata Tajam

Hendak Tawuran di Pagaden, Tiga Remaja Diamankan Polisi dengan Dua Senjata Tajam

Headline4 jam lalu
Jam Buka Lembur Pakuan Subang, Wisata Desa Budaya Sunda yang Gratis dan Instagramable

Jam Buka Lembur Pakuan Subang, Wisata Desa Budaya Sunda yang Gratis dan Instagramable

Lifestyle5 jam lalu
Cara Aktifkan ATM BNI yang Mati Lewat Online, Cukup Pakai Aplikasi wondr Tanpa ke Bank

Cara Aktifkan ATM BNI yang Mati Lewat Online, Cukup Pakai Aplikasi wondr Tanpa ke Bank

Lifestyle5 jam lalu
Loker Subang Terbaru November 2026, Ada Buat Lulusan SMA/SMK

Loker Subang Terbaru November 2026, Ada Buat Lulusan SMA/SMK

Jawa Barat7 jam lalu
Rekomendasi Film Baru di Bioskop Pekan Ini November 2026, GJLS: Berapi-Api Sudah Tayang

Rekomendasi Film Baru di Bioskop Pekan Ini November 2026, GJLS: Berapi-Api Sudah Tayang

Lifestyle8 jam lalu
Jadwal BSU Cair November–Desember 2026, Benarkah Bantuan Subsidi Upah Segera Disalurkan?

Jadwal BSU Cair November–Desember 2026, Benarkah Bantuan Subsidi Upah Segera Disalurkan?

Nasional9 jam lalu