Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Non-Muslim Jadi Petugas Haji? Begini Tanggapan MUI

D
Dobi MaulanaEditor: Dobi Maulana
|12:03 WIB
Bagikan:
Non-Muslim Jadi Petugas Haji? Begini Tanggapan MUI
Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH M Cholil Nafis.

PASUNDANEKSPRES.ID - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH M Cholil Nafis, menyampaikan bahwa tenaga non-Muslim dapat dilibatkan dalam tugas-tugas teknis di lapangan, tetapi tidak untuk pekerjaan yang berkaitan langsung dengan pelaksanaan ibadah haji.

Menurutnya, perlu adanya pemisahan yang tegas antara tugas operasional untuk menunjang pelayanan jamaah dengan tanggung jawab yang berhubungan dengan aktivitas ibadah.

Pernyataan tersebut disampaikan KH Cholil Nafis di Jakarta, Senin (2/11/2026), sebagaimana dilansir dari situs MUI Digital. Ia merespons pernyataan Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj), Dahnil Anzar Simanjuntak, mengenai kemungkinan keterlibatan non-Muslim sebagai petugas haji.

“Petugas lapangan boleh, tapi bukan petugas ibadah. Karena untuk pelaksanaan ibadah, petugas haji tidak boleh dari non muslim,” kata Kyai Cholil.

Ia menjelaskan bahwa jenis pekerjaan menjadi pertimbangan utama dalam menentukan keterlibatan tenaga non-Muslim. Dengan demikian, pekerjaan yang bersifat teknis dan operasional dapat dibedakan dari pelayanan maupun pembimbingan ibadah yang menurut KH Cholil harus dilaksanakan oleh petugas beragama Islam.

Selain itu, KH Cholil menegaskan bahwa tenaga Muslim sebaiknya tetap menjadi prioritas apabila ketersediaan sumber daya manusia dari kalangan tersebut masih memadai, baik dari segi jumlah maupun kompetensi.

Hal ini mengingat penyelenggaraan ibadah haji merupakan kegiatan keagamaan yang memiliki kekhususan bagi umat Islam.

“Tapi selagi masih ada yang muslim, baiknya itu yang muslim karena haji itu pelaksanaan ibadah yang khusus umat Islam. Toleransi dan ukhuwah itu ada tempat dan batasnya,” tandasnya.

Lebih lanjut, KH Cholil menyebut bahwa terdapat dua aspek penting yang harus menjadi perhatian dalam penyelenggaraan ibadah haji.

Kedua aspek tersebut meliputi pemenuhan kebutuhan tenaga untuk menunjang operasional serta penegasan batas kewenangan petugas dalam menjalankan tugas-tugas keagamaan. Oleh sebab itu, keterlibatan masyarakat dari berbagai latar belakang agama tidak berarti seluruh posisi dapat ditempati tanpa mempertimbangkan jenis tanggung jawabnya.

Sebelumnya, Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyampaikan gagasan agar masyarakat dari berbagai latar belakang agama, termasuk umat Kristen, Katolik, Buddha, dan Hindu, turut dilibatkan dalam membantu pelayanan jamaah haji Indonesia.

Ia berharap penyelenggaraan ibadah haji juga dapat menjadi wadah untuk menunjukkan nilai toleransi, keberagaman, serta semangat gotong royong di tengah kehidupan masyarakat.

“Fokus kita adalah memastikan jamaah haji menjadi simbol toleransi bagi umat beragama. Nantinya, petugas-petugas haji dapat melibatkan saudara-saudara kita dari kalangan Kristen, Katolik, Buddha, Hindu, dan sebagainya,” ujar Dahnil dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (30/10/2026) lalu.

Berita Terbaru

ATR/BPN Semakin Dekat untuk Masyarakat Melalui Akses Layanan Pertanahan Tanpa Perlu Datang ke Kantah

ATR/BPN Semakin Dekat untuk Masyarakat Melalui Akses Layanan Pertanahan Tanpa Perlu Datang ke Kantah

Nasional46 menit lalu
Kementerian ATR/BPN Raih Juara II Invitasi Bulu Tangkis Kementan, Ukir Prestasi dan Jalin Silaturahmi

Kementerian ATR/BPN Raih Juara II Invitasi Bulu Tangkis Kementan, Ukir Prestasi dan Jalin Silaturahmi

Nasional48 menit lalu
Kementerian ATR/BPN Dukung Program Bedah Rumah, Pastikan Tanah Masyarakat Miliki Kepastian Hukum

Kementerian ATR/BPN Dukung Program Bedah Rumah, Pastikan Tanah Masyarakat Miliki Kepastian Hukum

Nasional49 menit lalu
Pojokan 330: Sekolah Rakyat

Pojokan 330: Sekolah Rakyat

Opini1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Non-Muslim Jadi Petugas Haji? Begini Tanggapan MUI

Non-Muslim Jadi Petugas Haji? Begini Tanggapan MUI

Nasional1 jam lalu
Jaga Kondusivitas, Kapolres Subang Siapkan Strategi Pengamanan Pilkades Serentak di 165 Desa

Jaga Kondusivitas, Kapolres Subang Siapkan Strategi Pengamanan Pilkades Serentak di 165 Desa

Subang1 jam lalu
KAI Terapkan Jadwal Baru, Gapeka 2026 Resmi Berlaku dan Tiket Desember Sudah Tersedia

KAI Terapkan Jadwal Baru, Gapeka 2026 Resmi Berlaku dan Tiket Desember Sudah Tersedia

Nasional2 jam lalu
Transfer Bank Bakal Kena Pajak Digital Mulai 9 November, Ini Kata DJP

Transfer Bank Bakal Kena Pajak Digital Mulai 9 November, Ini Kata DJP

Nasional2 jam lalu
Dari Kepedulian Menjadi Kebahagiaan, Kapolres Subang Wujudkan Impian Mak Datem Miliki Rumah Layak Huni

Dari Kepedulian Menjadi Kebahagiaan, Kapolres Subang Wujudkan Impian Mak Datem Miliki Rumah Layak Huni

Subang2 jam lalu
Persib Bandung Fokus Hadapi Melbourne Victory di ACL Two 2026/2027

Persib Bandung Fokus Hadapi Melbourne Victory di ACL Two 2026/2027

Olahraga3 jam lalu