Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Presiden Biden Meminta Warga Amerika untuk Tetap Tenang Pasca Penembakan Trump

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|09:17 WIB
Bagikan:
Presiden Biden Meminta Warga Amerika untuk Tetap Tenang  Pasca Penembakan Trump
Presiden Biden Meminta Warga Amerika untuk Tetap Tenang Pasca Penembakan Trump (Image From: Bloomberg)

PASUNDAN EKSPRES - Presiden Biden meminta warga Amerika untuk tetap tenang pasca penembakan Trump.

Pada hari Minggu, Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, menggunakan suasana formal di Ruang Oval Gedung Putih untuk menyampaikan pesan kepada warga Amerika.

Presiden Biden Meminta Warga Amerika untuk Tetap Tenang 

Biden meminta warga untuk menurunkan suhu politik dan tetap tenang setelah seseorang melukai saingannya dari Partai Republik, Donald Trump.

Mengenai penembakan yang terjadi terhadap Trump saat rapat umum di Pennsylvania pada hari Sabtu, Biden mengungkapkan bahwa perlunya mereka untuk mundur selangkah.

Biden juga menambahkan jika Trump dalam keadaan yang baik dan tidak menderita luka parah. 

BACA JUGA: Kronologi Penembakan Donald Trump Saat Kampanye di Pennsylvania

BACA JUGA: Donald Trump Nyaris Tewas dalam Insiden Penembakan Saat Kampanye di Pennsylvania

"Kita tidak bisa membiarkan kekerasan ini dinormalisasi. Retorika politik di negara ini sudah sangat panas. Ini saatnya untuk mendinginkannya," kata Biden, dikutip dari Reuters, Senin (15/7). 

Dalam pidatonya yang berdurasi sekitar tujuh menit, Biden menegaskan bahwa Di Amerika, mereka menyelesaikan perbedaan di kotak suara. Itulah cara mereka melakukannya. 

Pernyataan ini disampaikan oleh Presiden Biden saat ia berbicara dari Ruang Oval Gedung Putih. Pidatonya disiarkan langsung oleh jaringan berita utama dan juga saluran konservatif Fox News.

Melalui pernyataan ini, Biden menekankan bahwa perbedaan-perbedaan di Amerika harus diselesaikan melalui proses demokrasi, yaitu dengan menggunakan hak pilih di kotak suara, bukan dengan cara-cara kekerasan seperti penggunaan senjata api.

Hal ini menjadi seruan Presiden untuk menjaga perdamaian dan mengedepankan dialog daripada konfrontasi di tengah polarisasi politik yang terjadi.

Ini merupakan kali ketiga Presiden Biden menggunakan suasana formal di Ruang Oval Gedung Putih untuk memberikan komentar atas isu-isu penting yang sedang dihadapi oleh rakyat Amerika sejak ia menjabat pada tahun 2021.

Dengan pemilu 5 November yang tinggal kurang dari empat bulan lagi, masa depan politik Biden saat ini diragukan.

Pidato Biden kali ini, yang menyerukan perdamaian dan penyelesaian perbedaan melalui saluran demokrasi, dianggap sebagai upaya untuk menenangkan ketegangan politik menjelang pemilu yang akan menentukan arah politik Amerika selanjutnya.

Penggunaan Ruang Oval oleh Presiden Biden untuk menyampaikan pidato formal memungkinkannya untuk menampilkan citra sebagai petahana, yang merupakan simbol penting ketika ia menghadapi tantangan dari beberapa orang di Partai Demokrat. 

Beberapa anggota Partai Demokrat telah mengatakan kekhawatiran bahwa Biden, yang berusia 81 tahun, tidak memiliki ketajaman mental yang diperlukan untuk melanjutkan masa jabatan selama empat tahun lagi.

Mereka menginginkan Biden untuk mengundurkan diri dari upaya pemilihan kembali.

Namun, dengan menggunakan setting formal Ruang Oval, Biden berusaha menunjukkan kekuatannya sebagai petahana dan menegaskan kemampuannya untuk memimpin negara.

Hal tersebut merupakan strategi simbolik yang penting bagi Biden untuk mempertahankan citra kepemimpinannya di tengah keraguan internal partainya mengenai kemampuannya.

(ipa)

Berita Terbaru

Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Lifestyle41 menit lalu
HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

Lifestyle1 jam lalu
Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Lifestyle2 jam lalu
Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Nasional3 jam lalu
ADVERTISEMENT
Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Lifestyle3 jam lalu
Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Subang3 jam lalu
Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Lifestyle4 jam lalu
Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Lifestyle4 jam lalu
Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Nasional5 jam lalu
Usulan WFA saat Libur Nataru 2026 untuk Urai Kemacetan, Kemenhub Bidik 3 Tanggal Ini

Usulan WFA saat Libur Nataru 2026 untuk Urai Kemacetan, Kemenhub Bidik 3 Tanggal Ini

Nasional5 jam lalu