Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Profil Kalapas Cibinong Wisnu Hani Putranto, Sosok yang Disorot Usai Temuan Ombudsman

P
Putri MelaniaEditor: Putri Melania
|16:00 WIB
Bagikan:
Profil Kalapas Cibinong Wisnu Hani Putranto, Sosok yang Disorot Usai Temuan Ombudsman
Foto: Kalapas Cibinong Wisnu Hani Putranto (Sumber: Lapas Cibinong via Radar Depok

PASUNDANEKSPRES.ID - Inspeksi mendadak (sidak) Ombudsman Republik Indonesia ke Lapas Kelas IIA Cibinong pada Rabu (23/9/2026) berujung pada sejumlah temuan di kawasan lapas. 

Pemeriksaan tersebut sempat berlangsung alot karena tim Ombudsman mengalami hambatan ketika hendak mengakses area tempat warga binaan ditahan. Peristiwa ini turut membuat profil Kalapas Cibinong Wisnu Hani Putranto ikut menjadi perhatian.

Sosok yang memimpin Lapas Cibinong sejak Oktober 2023 tersebut kini dikaitkan dengan pemberitaan mengenai hasil sidak Ombudsman, sementara data perjalanan karier dan harta kekayaannya juga tercatat dalam sejumlah dokumen serta laporan yang tersedia.

Temuan Fasilitas Khusus di Kawasan Lapas

Rombongan Ombudsman tiba di Lapas Cibinong sekitar pukul 09.30 WIB. Pemeriksaan melibatkan dua anggota Ombudsman, yakni Fikri Yasin dan Syafrida Rachmawati.

Setelah menunjukkan surat tugas resmi, tim diperbolehkan melewati gerbang depan. 

Namun, saat hendak memeriksa area tempat warga binaan menjalani masa tahanan, petugas Lapas Cibinong tidak mengizinkan mereka masuk. Adu argumen antara anggota Ombudsman dan petugas berlangsung sekitar satu jam di lobi gedung.

Karena tidak menemukan titik temu, tim kemudian menyisir area lapas yang dapat diakses. Pemeriksaan membawa mereka ke sebuah kompleks sekitar 300 meter dari gedung utama yang terdiri atas sekitar 10 unit rumah.

Fikri Yasin menyebut kondisi rumah-rumah tersebut cukup baik. Selain kompleks itu, Ombudsman juga menemukan lebih dari 10 kamar yang tersebar di sejumlah bagian kawasan lapas. Fasilitas tersebut berada terpisah dari blok hunian warga binaan pada umumnya.

Sejumlah fasilitas yang ditemukan antara lain ruang tamu, kamar tidur, dapur, televisi, kulkas, serta peralatan memasak.

Temuan tersebut menjadi bagian dari pemeriksaan Ombudsman terhadap kondisi Lapas Cibinong. Tindak lanjut mengenai fasilitas tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan dan langkah korektif dari pihak terkait.

Lapas Cibinong merupakan salah satu lapas besar di Jawa Barat dan pernah menjadi tempat penahanan sejumlah narapidana yang dikenal publik, di antaranya Harvey Moeis, Ferdy Sambo, Rahmat Effendi, dan Kuat Ma'ruf.

Temuan Ombudsman tersebut kemudian turut menyoroti jajaran pimpinan Lapas Cibinong, termasuk sosok kepala lapas.

Profil Kalapas Cibinong Wisnu Hani Putranto dan LHKPN

Profil Kalapas Cibinong Wisnu Hani Putranto mencatat perjalanan panjang di lingkungan pemasyarakatan. Ia dipercaya memimpin Lapas Kelas IIA Cibinong sejak Oktober 2023 untuk menggantikan Usman Madjid.

Sebelum bertugas di Cibinong, Wisnu pernah menjabat sebagai Kepala Lapas Kelas IIB Cilacap selama sekitar dua tahun 10 bulan.

Riwayat penugasannya juga mencakup sejumlah unit pemasyarakatan lain. Berdasarkan profil yang dikutip dari SJN, Wisnu merupakan lulusan angkatan ke-38 Akademi Ilmu Pemasyarakatan (AKIP) tahun 2006.

Beberapa tempat tugas yang pernah dijalaninya antara lain:

  • Rutan Kelas I Jakarta Pusat;
  • Lapas Narkotika Cipinang;
  • Rutan Kelas I Tangerang;
  • Lapas Kelas I Cipinang;
  • Kepala Pengamanan Lapas Kelas I Cipinang;
  • Kepala Lapas Kelas IIB Cilacap;
  • Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong.

Dalam profil yang pernah dimuat SJN, Wisnu juga menyebut dirinya memiliki dua orang anak. Istrinya disebut bekerja di lingkungan BKSDM Kemenkumham.

Sementara untuk harta kekayaan, LHKPN per 31 Desember 2025 mencatat Wisnu memiliki total harta sebesar Rp3.189.411.335.

Rincian harta yang dilaporkan adalah:

  • Tanah dan bangunan: Rp2.729.284.000;
  • Alat transportasi dan mesin: Rp380 juta;
  • Harta bergerak lainnya: Rp25 juta;
  • Kas dan setara kas: Rp55.127.335;
  • Utang: nihil.

Wisnu tercatat memiliki lima bidang tanah dan bangunan yang tersebar di Kota Semarang, Jakarta Selatan, dan Depok.

Aset di Kota Semarang memiliki luas 120/30 meter persegi dengan nilai Rp250 juta. Kemudian terdapat aset seluas 183/100 meter persegi di Jakarta Selatan senilai Rp1.015.909.000.

Dua aset lainnya di Jakarta Selatan masing-masing tercatat seluas 63/45 meter persegi senilai Rp408.375.000 dan 180/100 meter persegi senilai Rp1 miliar. Satu aset di Depok tercatat seluas 31/20 meter persegi dengan nilai Rp55 juta.

Pada kategori kendaraan, Wisnu melaporkan Jeep SUV tahun 1995 senilai Rp30 juta serta Toyota Hilux tahun 2023 senilai Rp350 juta.

Ia juga mencatat harta bergerak lainnya sebesar Rp25 juta. Surat berharga dan harta lainnya tercatat nihil, sedangkan utang dilaporkan tidak ada.

Data tersebut merupakan laporan harta kekayaan Wisnu per 31 Desember 2025. Angka LHKPN tersebut merupakan data yang dilaporkan dan tidak menunjukkan adanya hubungan antara harta pribadi Wisnu dan fasilitas yang ditemukan Ombudsman.

Kasus Lapas Cibinong kini masih berlanjut setelah sidak Ombudsman pada 23 September 2026. Hasil pemeriksaan dan tindak lanjut terhadap fasilitas yang ditemukan akan menjadi bagian dari proses berikutnya

(pm)

Berita Terbaru

Cara Aktifkan Kunci Chat WhatsApp untuk Jaga Privasi Obrolan

Cara Aktifkan Kunci Chat WhatsApp untuk Jaga Privasi Obrolan

Lifestyle45 menit lalu
DP2KBP3A Subang Gencarkan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Seksual pada Anak

DP2KBP3A Subang Gencarkan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Seksual pada Anak

Subang1 jam lalu
Kabar Baik! Pabrik VinFast di Subang Butuh 8.000 Pekerja, KDM Siapkan Pelatihan Prakerja

Kabar Baik! Pabrik VinFast di Subang Butuh 8.000 Pekerja, KDM Siapkan Pelatihan Prakerja

Subang2 jam lalu
Lomba Vlog Kesejarahan Lokal Subang 2026 Dibuka, Ini Ketentuan dan Link Daftarnya

Lomba Vlog Kesejarahan Lokal Subang 2026 Dibuka, Ini Ketentuan dan Link Daftarnya

Subang2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Tips Mengatasi Bau Badan Saat Cuaca Panas agar Tetap Segar Sepanjang Hari

Tips Mengatasi Bau Badan Saat Cuaca Panas agar Tetap Segar Sepanjang Hari

Lifestyle2 jam lalu
Babak Kedua Denmark Open 2026 Hanya Sisakan 5 Wakil Indonesia, Ini Daftarnya

Babak Kedua Denmark Open 2026 Hanya Sisakan 5 Wakil Indonesia, Ini Daftarnya

Olahraga3 jam lalu
Hasil Vonis Harun di PN Subang: Divonis 1 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Pertimbangkan Banding

Hasil Vonis Harun di PN Subang: Divonis 1 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Pertimbangkan Banding

Subang4 jam lalu
BMKG Peringatkan El Niño Sangat Kuat: Awal Musim Hujan 2026/2027 Mundur di 61 Persen Wilayah Indonesia

BMKG Peringatkan El Niño Sangat Kuat: Awal Musim Hujan 2026/2027 Mundur di 61 Persen Wilayah Indonesia

Nasional4 jam lalu
Pemecatan Tidak Terhormat Bupati Gowa Berujung SK, Pansus Ungkap 3 Persoalan

Pemecatan Tidak Terhormat Bupati Gowa Berujung SK, Pansus Ungkap 3 Persoalan

Nasional4 jam lalu
Disdikbud Subang Gelar Lomba Seren Tampi Adat Sunda Antar Siswa SMP Sederajat, Ini Cara Daftarnya

Disdikbud Subang Gelar Lomba Seren Tampi Adat Sunda Antar Siswa SMP Sederajat, Ini Cara Daftarnya

Subang4 jam lalu