Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Ramai Tagihan Listrik PLN Naik Tak Wajar, Pelanggan Ungkap Nominal yang Membengkak

P
Putri MelaniaEditor: Putri Melania
|08:05 WIB
Bagikan:
Ramai Tagihan Listrik PLN Naik Tak Wajar, Pelanggan Ungkap Nominal yang Membengkak
Gambar: Logo PLN (kiri) dan tangkapan layar keluhan warganet soal kenaikan tagihan PLN pascabayar. (Sumber: Wikipedia dan X @nengaiy)

PASUNDANEKSPES.ID - Tagihan listrik yang biasanya masih terkendali mendadak berubah menjadi beban pengeluaran yang lebih besar. Sejumlah pelanggan mengaku harus membayar hampir dua kali lipat dari bulan sebelumnya, meskipun merasa tidak menambah penggunaan perangkat elektronik di rumah.

Keluhan mengenai tagihan listrik PLN naik ini ramai dibagikan melalui Instagram, X, dan Threads. Beberapa warganet pun turut mengunggah bukti pembayaran untuk memperlihatkan perubahan nominal yang mereka alami.

Salah satu pengguna media sosial mengaku mencoba mengecek konsumsi listrik pada pagi hari. Saat itu, hanya kulkas yang menyala, tetapi dalam kurun waktu tiga jam meteran mencatat pemakaian mencapai 1 kWh.

"Buat yang memperhatikan, kok sekarang tagihan akan listrik PLN jadi aneh ya? Mungkin karena saya orang bisnis jadi memperhatikan detail, pemakaian biasa aja tapi tagihan 2x lipet, saya test pagi td, nga ada yang nyala kecuali kulkas, 3 jam sdh 1kwh PLN boost ke user?" ujar @*ua***lnt.

Keluhan lain datang dari pelanggan yang beralih menggunakan kompor LPG setelah sebelumnya mengandalkan kompor listrik. Namun, penghematan yang diharapkan justru belum terlihat karena tagihan bulanan disebut masih berada di kisaran yang sama.

"Aku kurang memperhatikan kwh tapi emang bener tagihan PLN kok membengkak padahal aku biasanya pakai kompor listrik skg pindah ke kompor LPG ternyata gak ada hemat²nya, tagihan sama seperti tiap hari pakai kompor listrik. Kok bisa gitu ya?" ungkap @**an**o.

Ada pula pengguna yang mengaku mengalami perubahan nominal pembayaran dalam satu hari. Saat mengecek sekitar pukul 06.00, tagihan tercatat Rp1.388.000. Namun, ketika hendak membayar pada pukul 17.00, jumlahnya berubah menjadi Rp2,7 juta.

Sementara itu, pelanggan lainnya menyebut tagihan yang biasanya berada di kisaran Rp200 ribuan kini mencapai Rp400 ribuan. Perubahan tersebut membuat mereka mempertanyakan penyebab kenaikan yang dirasakan secara bersamaan.

"perasaan tagihan listrik bln kmrn cm 200k sekian kok bln ini nympe 400k ya, biasanya paling ga nympe segitu wehhh 
ada yg sama ga ya kok naik tiba2 #listrik #PLNUntukIndonesia @pln_123" kata @*ur***i*lc**e.

Warga Keluhkan Tagihan Listrik PLN Naik

Menanggapi keluhan tagihan listrik PLN naik yang beredar, PT PLN (Persero) memberikan klarifikasi mengenai tarif listrik. 

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto, menegaskan tidak ada kenaikan tarif listrik selama periode Oktober hingga Desember 2026.

"Terkait ramainya informasi yang beredar di media sosial mengenai keluhan kenaikan tagihan listrik, PT PLN (Persero) menegaskan bahwa tidak ada kenaikan tarif listrik," ujar Gregorius, dikutip dari detikcom.

Menurut PLN, perubahan jumlah tagihan dapat dipengaruhi oleh peningkatan konsumsi listrik. Kondisi cuaca panas, misalnya, bisa membuat penggunaan AC dan kipas angin lebih lama.

Aktivitas anggota keluarga yang lebih banyak dilakukan di rumah serta durasi penggunaan perangkat elektronik juga dapat memengaruhi pemakaian listrik bulanan.

Untuk mengetahui penggunaan energi secara lebih terukur, pelanggan bisa memanfaatkan fitur pemantauan yang tersedia di aplikasi PLN Mobile.

Berikut cara memeriksa pemakaian berdasarkan jenis layanan:

  • Pelanggan prabayar: Bisa melihat riwayat pembelian token melalui menu Token dan Pembayaran.
  • Pelanggan pascabayar: Dapat menggunakan fitur SwaCam untuk mencatat angka meteran secara mandiri sekaligus melihat estimasi tagihan.

Pencatatan meteran secara berkala dapat membantu pelanggan membandingkan konsumsi listrik dengan periode sebelumnya. 

Apabila ditemukan perbedaan angka yang tidak sesuai kondisi penggunaan, pelanggan dapat menyampaikan pengaduan melalui kanal resmi PLN untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.

(pm)

Berita Terbaru

Revitalisasi Stadion Utama GBK Ubah Penggunaan Lapangan, Timnas Belum Pasti Bisa Bermain

Revitalisasi Stadion Utama GBK Ubah Penggunaan Lapangan, Timnas Belum Pasti Bisa Bermain

Nasional3 menit lalu
45 ASN Lolos Seleksi Administrasi JPTP Subang 2026, Lima Jabatan Strategis Segera Diperebutkan

45 ASN Lolos Seleksi Administrasi JPTP Subang 2026, Lima Jabatan Strategis Segera Diperebutkan

Subang20 menit lalu
Bazar Sembako Murah di Desa Simpar Subang Ringankan Warga

Bazar Sembako Murah di Desa Simpar Subang Ringankan Warga

Subang21 menit lalu
Sekda Subang Lepas 632 Kontingen PORPROV XV JAWA BARAT 2026

Sekda Subang Lepas 632 Kontingen PORPROV XV JAWA BARAT 2026

Subang24 menit lalu
Daftar Event di Subang Pekan Ini, Ada Sari Ater Trail Race hingga Subang Wedding Festival

Daftar Event di Subang Pekan Ini, Ada Sari Ater Trail Race hingga Subang Wedding Festival

Subang47 menit lalu
Ekspose Manajemen Talenta Kementerian ATR/BPN, Wamen Ossy: Kedepankan Meritokrasi untuk Karier Pegawai Berdasarkan Kompetensi

Ekspose Manajemen Talenta Kementerian ATR/BPN, Wamen Ossy: Kedepankan Meritokrasi untuk Karier Pegawai Berdasarkan Kompetensi

Nasional1 jam lalu
Kader TPK dan Penyuluh KB di Subang Perkuat Pendampingan Program MBG 3B

Kader TPK dan Penyuluh KB di Subang Perkuat Pendampingan Program MBG 3B

Headline1 jam lalu
Buruh Subang Ingin Digaji Rp4,5 Juta Sebulan

Buruh Subang Ingin Digaji Rp4,5 Juta Sebulan

Headline1 jam lalu
Gunung Bromo Erupsi Semburkan Abu Setinggi 500 Meter, Wisatawan Diminta Waspada

Gunung Bromo Erupsi Semburkan Abu Setinggi 500 Meter, Wisatawan Diminta Waspada

Nasional1 jam lalu
Jadwal Pencairan BSU Rp900 Ribu Oktober–Desember 2026 untuk Karyawan dan Pegawai

Jadwal Pencairan BSU Rp900 Ribu Oktober–Desember 2026 untuk Karyawan dan Pegawai

Nasional1 jam lalu