Ramai Tagihan Listrik PLN Naik Tak Wajar, Pelanggan Ungkap Nominal yang Membengkak

PASUNDANEKSPES.ID - Tagihan listrik yang biasanya masih terkendali mendadak berubah menjadi beban pengeluaran yang lebih besar. Sejumlah pelanggan mengaku harus membayar hampir dua kali lipat dari bulan sebelumnya, meskipun merasa tidak menambah penggunaan perangkat elektronik di rumah.
Keluhan mengenai tagihan listrik PLN naik ini ramai dibagikan melalui Instagram, X, dan Threads. Beberapa warganet pun turut mengunggah bukti pembayaran untuk memperlihatkan perubahan nominal yang mereka alami.
Salah satu pengguna media sosial mengaku mencoba mengecek konsumsi listrik pada pagi hari. Saat itu, hanya kulkas yang menyala, tetapi dalam kurun waktu tiga jam meteran mencatat pemakaian mencapai 1 kWh.
"Buat yang memperhatikan, kok sekarang tagihan akan listrik PLN jadi aneh ya? Mungkin karena saya orang bisnis jadi memperhatikan detail, pemakaian biasa aja tapi tagihan 2x lipet, saya test pagi td, nga ada yang nyala kecuali kulkas, 3 jam sdh 1kwh PLN boost ke user?" ujar @*ua***lnt.
Keluhan lain datang dari pelanggan yang beralih menggunakan kompor LPG setelah sebelumnya mengandalkan kompor listrik. Namun, penghematan yang diharapkan justru belum terlihat karena tagihan bulanan disebut masih berada di kisaran yang sama.
"Aku kurang memperhatikan kwh tapi emang bener tagihan PLN kok membengkak padahal aku biasanya pakai kompor listrik skg pindah ke kompor LPG ternyata gak ada hemat²nya, tagihan sama seperti tiap hari pakai kompor listrik. Kok bisa gitu ya?" ungkap @**an**o.
Ada pula pengguna yang mengaku mengalami perubahan nominal pembayaran dalam satu hari. Saat mengecek sekitar pukul 06.00, tagihan tercatat Rp1.388.000. Namun, ketika hendak membayar pada pukul 17.00, jumlahnya berubah menjadi Rp2,7 juta.
Sementara itu, pelanggan lainnya menyebut tagihan yang biasanya berada di kisaran Rp200 ribuan kini mencapai Rp400 ribuan. Perubahan tersebut membuat mereka mempertanyakan penyebab kenaikan yang dirasakan secara bersamaan.
"perasaan tagihan listrik bln kmrn cm 200k sekian kok bln ini nympe 400k ya, biasanya paling ga nympe segitu wehhh
ada yg sama ga ya kok naik tiba2 #listrik #PLNUntukIndonesia @pln_123" kata @*ur***i*lc**e.
Warga Keluhkan Tagihan Listrik PLN Naik
Menanggapi keluhan tagihan listrik PLN naik yang beredar, PT PLN (Persero) memberikan klarifikasi mengenai tarif listrik.
Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto, menegaskan tidak ada kenaikan tarif listrik selama periode Oktober hingga Desember 2026.
"Terkait ramainya informasi yang beredar di media sosial mengenai keluhan kenaikan tagihan listrik, PT PLN (Persero) menegaskan bahwa tidak ada kenaikan tarif listrik," ujar Gregorius, dikutip dari detikcom.
Menurut PLN, perubahan jumlah tagihan dapat dipengaruhi oleh peningkatan konsumsi listrik. Kondisi cuaca panas, misalnya, bisa membuat penggunaan AC dan kipas angin lebih lama.
Aktivitas anggota keluarga yang lebih banyak dilakukan di rumah serta durasi penggunaan perangkat elektronik juga dapat memengaruhi pemakaian listrik bulanan.
Untuk mengetahui penggunaan energi secara lebih terukur, pelanggan bisa memanfaatkan fitur pemantauan yang tersedia di aplikasi PLN Mobile.
Berikut cara memeriksa pemakaian berdasarkan jenis layanan:
- Pelanggan prabayar: Bisa melihat riwayat pembelian token melalui menu Token dan Pembayaran.
- Pelanggan pascabayar: Dapat menggunakan fitur SwaCam untuk mencatat angka meteran secara mandiri sekaligus melihat estimasi tagihan.
Pencatatan meteran secara berkala dapat membantu pelanggan membandingkan konsumsi listrik dengan periode sebelumnya.
Apabila ditemukan perbedaan angka yang tidak sesuai kondisi penggunaan, pelanggan dapat menyampaikan pengaduan melalui kanal resmi PLN untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.
(pm)
