Ratusan Siswa di Pati Diduga Keracunan MBG, Pemkab Tetapkan KLB

PASUNDANEKSPRES.ID - Ratusan siswa dari dua sekolah di Pati dilarikan ke rumah sakit usai diduga mengalami keracunan MBG.
Kasus ini terjadi di dua sekolah berbeda yakni SMP Negeri 1 Gembong dan MTS Negeri 3 Pati yang berada di Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
Kejadian ini pertama kali dilaporkan pada Rabu (9/9) pagi di mana sejumlah siswa dan guru mengalami keluhan berupa pusing, mual, diare hingga lemas setelah mengonsumsi menu MBG pada Selasa (8/9).
Puluhan ambulans langsung berdatangan ke lokasi sekolah untuk membawa para korban ke sejumlah puskesmas dan rumah sakit untuk mendapatkan penanganan.
Sebanyak 103 siswa dan 13 guru mengalami mual dan diare di SMP Negeri 1 Gembong sedangkan di MTS Negeri 3 Pati terdapat 127 siswa dan 30 guru yang mengalami mual dan diare setelah mengonsumsi MBG.
Atas kejadian ini, Pemerintah Kabupaten Pati menetapkan kasus dugaan keracunan MBG di Kecamatan Gembong masuk dalam kategori kejadian luar biasa (KLB).
Langkah ini diambil untuk memastikan penanganan korban dilakukan secara maksimal oleh pemerintah daerah setempat.
"Karena menyangkut keselamatan korban. Kasus tersebut masuk dalam kategori KLB," ucap Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra dalam keterangan resminya, Kamis (10/9/2026).
Plt Bupati menjelaskan, pembiayaan penanganan dalam kondisi darurat dapat menggunakan belanja tidak terduga karena menyangkut keselamatan korban.
Dia memastikan seluruh pengobatan akan ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Pati.
Pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait seperti Dinas Kesehatan, pihak sekolah, hingga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terkait kasus dugaan keracunan MBG di Pati.
Selain fokus penanganan korban, Pemkab Pati masih terus mendata dan mensinkronisasi jumlah korban yang diduga mengalami keracunan MBG.
Hingga Kamis (10/9) dini hari, korban dugaan keracunan MBG yang masih menjalani rawat inap di Rumah Sakit Soewondo dan Rumah Sakit Mitra Bangsa berjumlah 45 orang.
(inm)
