Reshuffle Kabinet dan Pelantikan Kapolri Hari Ini, Suyudi Ario Seto Segera Dilantik Prabowo

PASUNDANESKPRES.ID - Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melantik Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) pada Kamis (1/10/2026).
Pelantikan Suyudi berlangsung bersamaan dengan agenda perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih di Istana Kepresidenan, Jakarta.
Agenda tersebut dikonfirmasi pihak Istana. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyebut pelantikan pejabat baru dijadwalkan berlangsung sekitar pukul 14.00 WIB.
DPR Setujui Suyudi sebagai Kapolri
Sebelum pelantikan di Istana, proses pergantian pucuk pimpinan Polri telah mendapat persetujuan DPR RI.
Komisi III DPR RI menyetujui Suyudi Ario Seto sebagai calon Kapolri secara aklamasi setelah menjalani uji kelayakan dan kepatutan pada Kamis pagi.
Proses tersebut kemudian dibawa ke Rapat Paripurna DPR RI. Dalam rapat tersebut, DPR menyetujui pengangkatan Suyudi sebagai Kapolri sekaligus pemberhentian dengan hormat Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dari jabatan Kapolri.
Dengan keputusan tersebut, Suyudi akan menggantikan Listyo Sigit setelah proses pelantikan oleh Presiden Prabowo.
Proses Pergantian Berlangsung Cepat
Pergantian Kapolri kali ini berlangsung dalam rentang waktu yang relatif singkat.
Pimpinan DPR menerima surat dari Presiden Prabowo mengenai usulan pemberhentian dan pengangkatan Kapolri pada Rabu (30/9/2026). Surat tersebut kemudian menjadi dasar bagi DPR untuk menjalankan proses uji kelayakan dan pengambilan keputusan pada Kamis pagi.
Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan hasil persetujuan DPR akan segera dikirimkan kepada Presiden agar tidak terjadi kekosongan jabatan Kapolri.
"Setelah penetapan ini saya tandatangani sebagai Ketua DPR dan saya kirimkan kepada Bapak Presiden," kata Puan dalam rapat paripurna.
Suyudi Usung Konsep "Polri Bersama Masyarakat"
Dalam uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR, Suyudi membawa visi "Polri Bersama Masyarakat".
Suyudi sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN). Ia juga memiliki pengalaman di sejumlah jabatan strategis di lingkungan Polri, termasuk sebagai Kapolda Banten dan Wakapolda Metro Jaya.
Dalam pemaparannya di hadapan Komisi III, Suyudi menyampaikan sejumlah agenda terkait kepolisian, antara lain reformasi hukum dan birokrasi, pemberantasan korupsi dan narkoba, serta penguatan keamanan nasional.
Listyo Sigit Tetap Bertugas hingga Proses Pergantian
Di tengah proses pergantian pucuk pimpinan Polri, Listyo Sigit masih menjalankan agenda kedinasan sebagai Kapolri pada Kamis pagi.
Listyo tercatat mendampingi Presiden Prabowo dalam Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur.
DPR kemudian mengesahkan pemberhentian Listyo Sigit dengan hormat dari jabatan Kapolri dalam rapat paripurna.
Reshuffle Kabinet Digelar Bersamaan
Selain pelantikan Kapolri, Istana juga memastikan adanya reshuffle Kabinet Merah Putih pada Kamis ini.
Sejumlah menteri, wakil menteri, dan pejabat negara terlihat mendatangi Istana menjelang agenda pelantikan.
Menteri Luar Negeri Sugiono dan Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanatha Christiawan Nasir termasuk pejabat yang terlihat tiba di Istana. Sejumlah nama lain juga disebut dalam informasi yang beredar mengenai kemungkinan perubahan posisi di kabinet.
Namun, susunan resmi hasil reshuffle belum dapat dipastikan hanya berdasarkan nama-nama yang beredar sebelum pelantikan. Posisi masing-masing pejabat baru akan dapat dipastikan setelah Presiden Prabowo mengumumkan dan mengambil sumpah jabatan mereka.
Tunggu Pengumuman Resmi Istana
Agenda hari ini menjadi momentum penting bagi pemerintahan Prabowo karena berlangsungnya dua proses sekaligus, yakni pergantian pimpinan Polri dan perombakan sejumlah posisi dalam pemerintahan.
Untuk pergantian Kapolri, proses DPR telah selesai dan Suyudi Ario Seto telah memperoleh persetujuan parlemen. Tahap berikutnya adalah pelantikan oleh Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan.
Sementara untuk reshuffle kabinet, sejumlah nama telah muncul dalam pemberitaan dan terlihat hadir di Istana. Namun, susunan final tetap menunggu keputusan dan pengumuman resmi Presiden.
Berita ini akan diperbarui mengikuti perkembangan pelantikan dan pengumuman resmi dari Istana Kepresidenan.
