Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Sejarah Banjir Dubai ini bikin Dunia Terkejut, Kawasan Permukiman dan Jalanan Utama Lumpuh Dilahap Genangan Air

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|13:55 WIB
Bagikan:
Sejarah Banjir Dubai ini bikin Dunia Terkejut, Kawasan Permukiman dan Jalanan Utama Lumpuh Dilahap Genangan Air
Sejarah Banjir Dubai ini bikin Dunia Terkejut, Kawan Permukiman dan Jalanan Utama Lumpuh Dilahap Genangan Air (Image From: NBC News)

PASUNDAN EKSPRES - Sejarah banjir Dubai ini menarik perhatian dunia. Banjir besar telah melanda Dubai, Uni Emirat Arab (UEA) pada Selasa, (16/4/2024). Banjir ini bahkan melumpuhkan kawasan permukiman dan jalanan utama.

Banyak infrastruktur yang terendam air, bahkan bandara menunda penerbangan mereka karena banjir yang cukup besar ini. Tidak hanya itu, sekolah-sekolah di Dubai harus terpaksa ditutup dan diliburkan disebabkan banjir yang meradang. 

Sejarah Banjir Dubai ini bikin Dunia Terkejut 

Bencana banjir yang menerjang Dubai sampai menjadi pusat perhatian dunia karena Dubai sendiri dikenal sebagai negara gersang di Semenanjung Arab, dan hanya mempunyai dua musim, yaitu musim dingin dan musim panas.

Fenomena yang mengejutkan ini menjadi peristiwa bersejarah dan bahkan dikatakan sebagai fenomena terburuk dalam 75 tahun terakhir. 

Penyebab banjir Dubai ini dimulai dari badai petir yang terjadi pada Senin (15/4/2024) hingga Selasa (16/4/2024) malam. Badai ini mengakibatkan curah hujan meningkat menjadi lebih dari 142 milimeter (mm) dalam satu hari di UEA.

Hal ini sangat tidak biasa mengingat pada kondisi normal, curah hujan di negara gurun tersebut hanya mencapai 94,7 mm dalam setahun.

Menurut laporan dari CNN, penyebab utama hujan lebat di UEA adalah karena adanya badai yang melintasi semenanjung Arab dan bergerak melintasi Teluk Oman. Badai ini juga menyebabkan hujan turun di Bahrain, Oman, Qatar, dan Arab Saudi, tetapi dampaknya paling parah terjadi di UEA.

BACA JUGA: Banjir Dubai menyebabkan UEA dan Oman Terhuyung-huyung, Bandara Tidak Beroperasi Sementara

BACA JUGA: Yordania dalam Sorotan Iran Berikan Isyarat Tidak Main-main

Selain itu, dikutip The Indian Express, disebutkan bahwa hujan dapat diperkuat oleh proses penyemaian awan, yang melibatkan penyemprotan campuran garam ke dalam awan. Proses ini akan menyebabkan kondensasi awan dan akhirnya menghasilkan curah hujan.

Beberapa laporan dari ahli meteorologi dari Pusat Meteorologi Nasional yang menyatakan bahwa mereka melakukan enam atau tujuh penerbangan untuk penyemaian awan sebelum hujan turun.

Beberapa ahli berpendapat bahwa kenaikan suhu global juga dapat menjadi faktor penyebab banjir. Peningkatan suhu menyebabkan penguapan air tidak hanya dari daratan, tetapi juga dari lautan dan sumber air lainnya. Akibatnya, atmosfer yang lebih hangat dapat menampung lebih banyak uap air.

Penelitian telah menunjukkan bahwa setiap kenaikan suhu rata-rata 1 derajat Celsius, atmosfer dapat menampung sekitar 7% lebih banyak uap air. Hal ini dapat menyebabkan peningkatan intensitas, durasi, dan/atau frekuensi curah hujan dalam badai, yang pada akhirnya dapat menyebabkan banjir yang parah.

Curah hujan yang deras mengakibatkan gangguan dalam penerbangan, dengan beberapa penerbangan dialihkan atau ditunda. Otoritas bandara melaporkan bahwa operasi penerbangan dihentikan sementara selama 25 menit pada Selasa sore. Meskipun hujan lebat mulai mereda pada Selasa malam, gangguan dalam penerbangan tetap berlanjut hingga Rabu.

Sementara, menurut Komite Nasional Manajemen Darurat di Oman, setidaknya 18 orang telah kehilangan nyawa dalam banjir yang dipicu oleh hujan lebat. Kantor berita negara Oman melaporkan bahwa korban tersebut termasuk anak-anak sekolah.

(ipa)

Berita Terbaru

Dapat Nomor Urut 2 di Pilkades Wantilan, H Komarudin Ikhtiar untuk Lanjutkan Kepemimpinan

Dapat Nomor Urut 2 di Pilkades Wantilan, H Komarudin Ikhtiar untuk Lanjutkan Kepemimpinan

Subang2 jam lalu
Meriah, RT 09 Juara Mini Soccer Anak SD Desa Tambakmekar

Meriah, RT 09 Juara Mini Soccer Anak SD Desa Tambakmekar

Subang2 jam lalu
Gandeng DPRD Perkuat Sinergi, Karang Taruna Jadikan Bulan Bakti Momentum Konsolidasi

Gandeng DPRD Perkuat Sinergi, Karang Taruna Jadikan Bulan Bakti Momentum Konsolidasi

Subang3 jam lalu
Pemuda Campakasari Purwakarta Ditemukan Meninggal di Kamar

Pemuda Campakasari Purwakarta Ditemukan Meninggal di Kamar

Purwakarta4 jam lalu
ADVERTISEMENT
Diduga Gagal Rem, Truk Trailer Picu Tabrakan Beruntun di Tol Cipularang Km 91B

Diduga Gagal Rem, Truk Trailer Picu Tabrakan Beruntun di Tol Cipularang Km 91B

Headline4 jam lalu
Pengambilan Nomor Urut Pilkades Patimban Ricuh, Pendukung Cakades Terlibat Lempar Batu

Pengambilan Nomor Urut Pilkades Patimban Ricuh, Pendukung Cakades Terlibat Lempar Batu

Headline5 jam lalu
Tips Meningkatkan Semangat di Pagi Hari, Bikin Aktivitas Makin Produktif

Tips Meningkatkan Semangat di Pagi Hari, Bikin Aktivitas Makin Produktif

Lifestyle6 jam lalu
Perkembangan Kasus Nusron Wahid: KPK Minta Menteri ATR/BPN Kooperatif Hadiri Pemeriksaan Saksi

Perkembangan Kasus Nusron Wahid: KPK Minta Menteri ATR/BPN Kooperatif Hadiri Pemeriksaan Saksi

Nasional6 jam lalu
Merasa Terganggu? Ini Cara Blokir Akun Instagram dengan Mudah

Merasa Terganggu? Ini Cara Blokir Akun Instagram dengan Mudah

Lifestyle7 jam lalu
Prediksi Susunan Pemain Persib vs Port FC: Sandy Walsh Berpeluang Debut

Prediksi Susunan Pemain Persib vs Port FC: Sandy Walsh Berpeluang Debut

Olahraga7 jam lalu