Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Wamen Ossy Buka Rapat Evaluasi Setahun LANDLAB, Kerja Sama Kementerian ATR/BPN Bersama JICA

I
Indrawan SetiadiEditor: Indrawan Setiadi
|18:33 WIB
Bagikan:
Wamen Ossy Buka Rapat Evaluasi Setahun LANDLAB, Kerja Sama Kementerian ATR/BPN Bersama JICA
Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, membuka Joint Coordinating Committee (JCC) 2nd Meeting “The Project for Capacity Development

Jakarta - Kerja Sama Kementerian ATR/BPN Bersama JICA. Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, membuka Joint Coordinating Committee (JCC) 2nd Meeting “The Project for Capacity Development for Land Development Policy Making and Land Bank Management Improvement”, di Aula Prona, Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Selasa (28/07/2026). Pertemuan ini menjadi forum evaluasi pelaksanaan proyek LANDLAB selama satu tahun terakhir sekaligus menyusun langkah lanjutan untuk memastikan pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat Indonesia.

“Tujuan kita hari ini bukan sekadar mengevaluasi berbagai kegiatan yang telah diselesaikan, tetapi juga memastikan bahwa pengetahuan, pengalaman, dan rekomendasi yang dihasilkan melalui LANDLAB ini benar-benar dapat diterjemahkan menjadi kebijakan publik yang praktis, efektif, dan berdampak nyata,” ujar Wamen Ossy.

LANDLAB merupakan proyek kerja sama Kementerian ATR/BPN, khususnya Direktorat Jenderal Pengadaan Tanah dan Pengembangan Pertanahan (Ditjen PTPP) bersama Badan Bank Tanah, dengan Pemerintah Jepang melalui Japan International Cooperation Agency (JICA) dalam bentuk bantuan teknis. Proyek yang berlangsung pada 28 April 2025 hingga 27 April 2028 ini berfokus pada tiga _technical working group_ (TWG), yaitu pengamanan tanah untuk mendukung pembangunan, pengembangan pertanahan, serta pengelolaan dan pencadangan Bank Tanah.

Melalui tiga kelompok tersebut, LANDLAB diharapkan mampu menghasilkan kebijakan berbasis bukti, memperkuat kapasitas kelembagaan, serta menghadirkan inovasi yang menjawab kebutuhan masyarakat. Menurut Ossy, penguatan tata kelola pertanahan penting dilakukan untuk mendukung visi Indonesia Emas 2045, yang mana pada kondisi itu membutuhkan sistem administrasi pertanahan modern, transparan, dan memberikan kepastian hukum.

LANDLAB mendorong pendekatan inovatif dalam pengelolaan pertanahan. Selama satu tahun terakhir LANDLAB telah membahas isu, antara lain pengadaan tanah untuk pembangunan MRT, pengembangan kawasan Transit Oriented Development (TOD), pemanfaatan ruang bawah tanah, serta penguatan model bisnis Badan Bank Tanah,” ujar Wamen ATR/Waka BPN.

Di momen ini, Wamen Ossy mengapresiasi Pemerintah Jepang melalui JICA, Tim Ahli LANDLAB, Badan Bank Tanah, Kementerian PPN/Bappenas, pemerintah daerah, serta pihak terkait atas komitmen berkelanjutan dalam mendukung  sektor pertanahan di Indonesia. “Kemajuan yang telah kita capai merupakan cerminan dari komitmen bersama dan kolaborasi yang erat di antara kita,” ungkapnya.

Apresiasi juga disampaikan oleh Chief Representative JICA Indonesia, Takeda Sachuko. Setelah berjalan satu tahun, ia menilai setiap TWG dalam proyek LANDLAB telah menunjukkan kemajuan yang baik.

“Penghargaan dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kementerian ATR/BPN, Badan Bank Tanah, serta seluruh kementerian dan lembaga atas komitmen dan kerja sama aktif yang terus diberikan sepanjang tahun pertama pelaksanaan proyek ini. Saya sangat menantikan kolaborasi kita dan sukses pembangunan selanjutnya,” tutup Takeda Sachuko.

Dalam rapat ini, Direktur Jenderal PTPP, Arief Muliawan dan Plt. Kepala Badan Pelaksana Badan Bank Tanah, Hakiki Sudrajat, melaporkan rincian pelaksanaan proyek LANDLAB. Turut hadir, Sekretaris Jenderal ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan; Staf Ahli Bidang Pengembangan Kawasan, Donny Erwan; Staf Ahli Bidang Partisipasi Masyarakat dan Pemerintah Daerah, Andi Tenri Abeng; serta sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Kementerian ATR/BPN. (MW/RZ)

Berita Terbaru

Motor Hilang di Pasar Malam Subang, Ini 5 Tips Aman yang Harus Kamu Tahu

Motor Hilang di Pasar Malam Subang, Ini 5 Tips Aman yang Harus Kamu Tahu

Subang14 menit lalu
Kata Dedi Mulyadi soal Kunjungan ke Proyek Data Center Jatiluhur: Bukan Peresmian

Kata Dedi Mulyadi soal Kunjungan ke Proyek Data Center Jatiluhur: Bukan Peresmian

Jawa Barat16 menit lalu
Gentengisasi, Momentum Kebangkitan Industri Genteng di Plered

Gentengisasi, Momentum Kebangkitan Industri Genteng di Plered

Purwakarta26 menit lalu
Formasi Wantimpres Prabowo Subianto, Segini Gaji dan Fasilitas yang Diterima

Formasi Wantimpres Prabowo Subianto, Segini Gaji dan Fasilitas yang Diterima

Nasional32 menit lalu
ADVERTISEMENT
Kejari Purwakarta Teken Perjanjian Kerja Sama dengan 10 Desa di Kiarapedes

Kejari Purwakarta Teken Perjanjian Kerja Sama dengan 10 Desa di Kiarapedes

Purwakarta35 menit lalu
SMA Labschool Ciracas Jakarta, Jadikan Desa Cihanjawar Purwakarta Lokasi Trip Observasi

SMA Labschool Ciracas Jakarta, Jadikan Desa Cihanjawar Purwakarta Lokasi Trip Observasi

Purwakarta36 menit lalu
FTBI Tingkat Kabupaten Subang Wadah Pelestarian Bahasa dan Budaya Sunda, Diikuti 413 Pelajar dari 55 Sekolah

FTBI Tingkat Kabupaten Subang Wadah Pelestarian Bahasa dan Budaya Sunda, Diikuti 413 Pelajar dari 55 Sekolah

Subang42 menit lalu
Indonesia vs Thailand FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Jadwal dan Siaran Langsungnya

Indonesia vs Thailand FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Jadwal dan Siaran Langsungnya

Olahraga44 menit lalu
Terungkap! Video Dugaan Pesta Sabu Benar Direkam di Dalam Rutan Depok, Dua Petugas Diperiksa

Terungkap! Video Dugaan Pesta Sabu Benar Direkam di Dalam Rutan Depok, Dua Petugas Diperiksa

Nasional47 menit lalu
Kang Rey-Kang Akur Sepekan: APBD Disepakati, Sekda Baru Dilantik, Saba Desa Berlanjut

Kang Rey-Kang Akur Sepekan: APBD Disepakati, Sekda Baru Dilantik, Saba Desa Berlanjut

Headline57 menit lalu