Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Legenda Persib Atep dan Tantan Latih 200 Anak dalam Coaching Clinic Sepak Bola di Dawuan Subang

Z
Zaenal AbidinEditor: Dobi Maulana
|09:55 WIB
Bagikan:
Legenda Persib Atep dan Tantan Latih 200 Anak dalam Coaching Clinic Sepak Bola di Dawuan Subang
COACHING CLINIC: Ratusan anak antusias mengikuti Coaching Clinic sepak bola bersama Threesept dan KKGO Kecamatan Dawuan bersama legenda Persib Atep dan Tantan. (ZAENAL ABIDIN/PASUNDAN EKSPRES)

PASUNDANEKSPRES.ID - Dua legenda Persib Bandung, Atep dan Tantan, mendapat sambutan antusias dari ratusan anak dalam kegiatan Coaching Clinic sepak bola bersama Threesept dan KKGO Kecamatan Dawuan. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Desa Rawalele, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Subang, Sabtu (8/8/2026).

Sebanyak 200 anak mengikuti kegiatan tersebut. Coaching Clinic digelar untuk memberikan pengalaman sekaligus pembelajaran sepak bola secara langsung kepada para peserta, khususnya dalam mengembangkan kemampuan dan mental bermain sejak usia dini.

Peserta kegiatan tidak hanya berasal dari Kabupaten Subang dan wilayah sekitarnya. Sejumlah anak juga datang dari berbagai daerah, di antaranya Bandung, Purwakarta, dan Karawang.

Kehadiran Atep dan Tantan menjadi daya tarik tersendiri bagi para peserta. Kedua mantan pemain Persib tersebut memberikan materi mengenai teknik dasar sepak bola sekaligus berbagi pengalaman selama menjalani karier sebagai pesepak bola profesional.

Selain teknik permainan, para peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai pentingnya kedisiplinan dalam menjalani latihan. Hal tersebut dinilai menjadi salah satu modal penting bagi anak-anak yang memiliki cita-cita untuk berkarier di dunia sepak bola.

Dalam kesempatan tersebut, Atep memberikan motivasi kepada para peserta agar tidak minder dengan latar belakang maupun tempat mereka berlatih. Menurutnya, kesempatan menjadi pesepak bola profesional terbuka bagi siapa saja yang memiliki kemauan, kerja keras, dan kedisiplinan.

"Saya juga dulunya berasal dari kampung. Main bolanya juga sama di lapangan desa seperti ini. Tapi alhamdulillah, saya bisa menjadi pemain bola profesional," ujar Atep di hadapan para peserta.

Atep pun berpesan agar anak-anak terus bersemangat dalam menjalani latihan dan tidak mudah menyerah dalam mengejar cita-cita. Menurutnya, proses menuju pesepak bola profesional membutuhkan perjuangan dan konsistensi sejak usia dini.

"Karena itu adik-adik juga harus semangat berlatih, harus disiplin jika ingin menjadi pemain bola profesional," pesannya.

Pesan tersebut disambut antusias para peserta. Mereka terlihat bersemangat mengikuti setiap sesi Coaching Clinic, terlebih dapat memperoleh pengalaman dan motivasi secara langsung dari dua pemain yang pernah menjadi bagian dari perjalanan Persib Bandung.

Kegiatan Coaching Clinic bersama Threesept dan KKGO Kecamatan Dawuan diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya pembinaan sepak bola usia dini.

Selain meningkatkan kemampuan teknis, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu menumbuhkan motivasi serta membuka peluang bagi anak-anak Subang dan daerah sekitarnya untuk terus mengejar prestasi di dunia sepak bola. (znl/sep)

Berita Terbaru

Hari Kesatuan Gerak PKK ke-54 Tingkat Kabupaten Subang, Bupati Amanatkan Makin Solid dan Kreatif Wujudkan Kelauarga Sejahtera

Hari Kesatuan Gerak PKK ke-54 Tingkat Kabupaten Subang, Bupati Amanatkan Makin Solid dan Kreatif Wujudkan Kelauarga Sejahtera

Subang13 menit lalu
Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Subang Dibuka, Ini 5 Formasi dan Jadwalnya

Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Subang Dibuka, Ini 5 Formasi dan Jadwalnya

Subang16 menit lalu
Ironis! Pegawai SPPG Cirebon Keracunan MBG, DPRD Periksa Dapur

Ironis! Pegawai SPPG Cirebon Keracunan MBG, DPRD Periksa Dapur

Jawa Barat26 menit lalu
Konsumsi Listrik Jawa Barat Tumbuh 6,28 Persen, Sinyal Positif Penguatan Aktivitas Ekonomi

Konsumsi Listrik Jawa Barat Tumbuh 6,28 Persen, Sinyal Positif Penguatan Aktivitas Ekonomi

Jawa Barat1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Airlangga Bantah Rencana Pembagian HP Gratis untuk Bansos, Rekening Massal Tetap Berjalan

Airlangga Bantah Rencana Pembagian HP Gratis untuk Bansos, Rekening Massal Tetap Berjalan

Nasional1 jam lalu
Ditahan Selama 8 Jam di Polda Metro Jaya, 6 Aktivis Greenpeace Akhirnya Dibebaskan

Ditahan Selama 8 Jam di Polda Metro Jaya, 6 Aktivis Greenpeace Akhirnya Dibebaskan

Nasional2 jam lalu
Saham HSC BEI Bisa Kembali Masuk Perhitungan IHSG, BEI Evaluasi Tiap 3 Bulan

Saham HSC BEI Bisa Kembali Masuk Perhitungan IHSG, BEI Evaluasi Tiap 3 Bulan

Nasional2 jam lalu
Bukan Sekadar Stok Habis, Ini Alasan Obat BPJS di Subang Bisa Lama Diberikan

Bukan Sekadar Stok Habis, Ini Alasan Obat BPJS di Subang Bisa Lama Diberikan

Subang3 jam lalu
Subang Creative Week 2026 Segera Digelar, Komunitas dan UMKM Bisa Ikut Berpartisipasi

Subang Creative Week 2026 Segera Digelar, Komunitas dan UMKM Bisa Ikut Berpartisipasi

Lifestyle3 jam lalu
Perlinsos Digital Diluncurkan 10 November, 11,5 Juta KK Sudah Terdaftar

Perlinsos Digital Diluncurkan 10 November, 11,5 Juta KK Sudah Terdaftar

Nasional3 jam lalu