Bukan Soal Trofi! Pesan Tegas Adam Alis Usai Persib Gagal Juara Justru Bikin Bobotoh Makin Optimistis

PASUNDANEKSPRES.ID - Pesan Tegas Adam Alis. Kekalahan dramatis di final Piala Presiden 2026 tak membuat kapten Persib Bandung, Adam Alis, larut dalam kekecewaan. Justru di tengah gagalnya Maung Bandung membawa pulang trofi, sang kapten mengirim pesan penuh optimisme yang menjadi sinyal kuat bahwa Persib siap bangkit menghadapi musim kompetisi 2026/2027.
Persib harus mengakui keunggulan Persebaya Surabaya setelah kalah 5-6 melalui adu penalti pada laga final yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026). Meski hasil akhir tak berpihak kepada Pangeran Biru, Adam menilai perjuangan tim sepanjang turnamen jauh lebih berharga daripada sekadar hasil di papan skor.
Baginya, perjalanan hingga mencapai partai final merupakan bukti bahwa Persib memiliki karakter kuat. Dengan waktu persiapan yang minim dan komposisi pemain yang belum sepenuhnya lengkap, Maung Bandung tetap mampu bersaing melawan tim-tim terbaik di turnamen pramusim paling bergengsi di Indonesia.
"Selamat buat Persebaya yang sudah juara di Piala Presiden. Saya tidak ada kecewa sama sekali karena saya bangga pada teman-teman sudah sampai di titik ini, sejauh ini," ujar Adam usai pertandingan.
Ucapan tersebut mencerminkan besarnya rasa percaya diri yang dimiliki ruang ganti Persib. Alih-alih meratapi kegagalan, para pemain memilih menjadikan kekalahan sebagai pelajaran penting untuk menghadapi tantangan yang lebih besar.
Selama Piala Presiden 2026, Persib tampil impresif dengan menyapu bersih seluruh pertandingan fase grup. Langkah mereka semakin meyakinkan setelah berhasil menyingkirkan rival klasik, Persija Jakarta, di babak semifinal sebelum akhirnya harus mengakhiri perjalanan sebagai runner-up.
Tak hanya mengejar prestasi, turnamen ini juga menjadi panggung bagi sejumlah pemain muda Persib untuk menunjukkan kemampuan mereka. Kesempatan bermain yang diberikan kepada talenta muda menjadi bukti bahwa Persib tengah membangun fondasi tim yang lebih kuat dan berkelanjutan.
Adam percaya pengalaman selama Piala Presiden menjadi modal penting untuk membangun kekompakan tim. Kehadiran para pemain baru yang mulai beradaptasi dinilai membuat chemistry Persib terus berkembang menjelang bergulirnya kompetisi resmi.
Kini, fokus Maung Bandung langsung beralih ke tantangan berikutnya, yakni babak play-off AFC Champions League Two, sebelum mengarungi Super League 2026/2027.
"Kita fokus ke depan lagi untuk ACL dan Liga. Sampai bertemu di Liga," tegas Adam.
Meski trofi Piala Presiden belum berhasil dibawa pulang ke Bandung, performa Persib sepanjang turnamen memberikan harapan besar bagi Bobotoh. Semangat juang yang ditunjukkan para pemain, keberanian memainkan talenta muda, serta proses adaptasi pemain anyar menjadi bukti bahwa Maung Bandung sedang membangun tim yang semakin matang.
Runner-up mungkin bukan hasil yang diinginkan, namun bagi Adam Alis, perjalanan Persib di Piala Presiden 2026 adalah awal dari sesuatu yang lebih besar. Jika perkembangan ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin Maung Bandung akan menjadi kekuatan yang lebih menakutkan di kompetisi domestik maupun Asia musim ini
