Persija Jakarta Kena Sanksi, The Jakmania Dilarang Away Setengah Musim

PASUNDANEKSPRES.ID - Komite Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan sanksi berat kepada Persija Jakarta usai kericuhan suporter dalam pertandingan melawan Persita Tangerang.
Sanksi tersebut berupa denda sebesar Rp 90 juta kepada Persija dengan rincian Rp 30 juta terkait kerusuhan dan Rp 60 juta akibat penyalaan petasan dan pelemparan flare.
Selain itu, Komdis PSSI juga memberikan sanksi berupa larangan bagi The Jakmania mendampingi tim saat menjalani enam laga tandang (laga away) atau selama setengah musim Super League 2026/2027.
Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, mengatakan keputusan tersebut merupakan hasil sidang Komdis PSSI yang berlangsung cukup alot selama dua hari.
Ia menjelaskan, pertandingan awalnya berjalan dengan lancar namun harus terhenti akibat keributan antar suporter di babak kedua.
"Pertandingan sebenarnya berjalan dengan lancar, baik. Tetapi terhenti di babak kedua karena memang ada keributan yang sebenarnya sepele persoalannya, hanya persoalan spanduk," ujar Ferry dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (21/10/2026).
Atas hal ini, Komdis PSSI menyatakan Persija Jakarta dijatuhi denda sebesar Rp 30 juta terkait kerusuhan antar suporter dalam pertandingan tersebut.
Tidak hanya itu, Macan Kemayoran juga turut dibebani denda sebesar Rp 60 juta buntut penyalaan petasan dan pelemparan flare serta suporter Persija dilarang hadir dalam pertandingan tandang selama setengah musim.
"Khusus Persija, ini dilarang untuk datang ke pertandingan away selama setengah musim, memang jumlah pertandingannya ada enam, tetapi selama setengah musim ini dilarang, khusus di Super League," tegas Ferry.
Selain Persija, Persita Tangerang Turut Didenda
Sementara itu, Persita Tangerang juga turut dijatuhi sanksi oleh Komdis PSSI selaku tuan rumah dalam pertandingan tersebut.
Panpel (panitia pelaksana) pertandingan Persita tersebut dikenai denda sebesar Rp 40 juta karena dinilai gagal menjalankan tanggung jawab menjaga ketertiban dan keamanan pertandingan.
"Diputuskan oleh Komdis, pelanggaran sebesar denda Rp 40 juta dimana pelanggaran gagal menjalankan tanggung jawab, menjaga keamanan, ketertiban, dst," imbuhnya.
Selain denda finansial, suporter Persita juga dilarang menghadiri pertandingan tandang melawan Persija.
"Persita juga dilarang untuk hadir di dalam pertandingan atau hadir sebagai suporter away melawan klub Persija." pungkasnya.
Diketahui, kericuhan terjadi antar suporter Persija Jakarta dengan suporter Persita Tangerang saat pertandingan Persita vs Persija yang berlangsung di Banten Internasional Stadium, Sabtu (17/10/2026).
(inm)
