Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Shin Tae-yong Dijatuhi Sanksi 10 Tahun oleh KFA, Karier di Persija Tetap Berlanjut

D
Dobi MaulanaEditor: Dobi Maulana
|17:59 WIB
Bagikan:
Shin Tae-yong Dijatuhi Sanksi 10 Tahun oleh KFA, Karier di Persija Tetap Berlanjut

PASUNDANEKSPRES.ID - Kabar mengejutkan datang dari dunia sepak bola Asia. Pelatih Persija asal Korea Selatan, Shin Tae-yong dijatuhi sanksi disiplin selama 10 tahun oleh Federasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA).

Keputusan tersebut menjadi sorotan karena menyangkut salah satu pelatih yang memiliki rekam jejak cukup panjang di sepak bola Asia, termasuk saat menangani Timnas Indonesia.

Sanksi tersebut berkaitan dengan persoalan yang terjadi ketika Shin Tae-yong masih melatih klub Korea Selatan, Ulsan HD.

Setelah melalui proses pemeriksaan oleh Komite Disiplin KFA, federasi memutuskan menjatuhkan hukuman berupa larangan beraktivitas di lingkungan sepak bola Korea Selatan selama satu dekade. 

Meski demikian, pihak KFA tidak mengungkap secara rinci seluruh pertimbangan yang mendasari keputusan tersebut karena berkaitan dengan proses disiplin internal.

Walaupun menerima hukuman berat, karier Shin Tae-yong di Indonesia tidak terdampak secara langsung. Sanksi tersebut hanya berlaku dalam lingkup kompetisi dan organisasi sepak bola di bawah kewenangan KFA. 

Dengan demikian, ia tetap dapat menjalankan tugasnya sebagai pelatih Persija Jakarta pada kompetisi Liga 1 Indonesia maupun ajang lainnya di luar Korea Selatan.

Menanggapi keputusan tersebut, Shin Tae-yong menyatakan bahwa dirinya memiliki sejumlah keberatan terhadap hasil sidang disiplin.

Namun, ia memilih tidak membeberkan seluruh persoalan ke publik karena tidak ingin menimbulkan dampak negatif bagi para pemain dan pihak lain yang pernah bekerja bersamanya.

Ia juga disebut tengah mempertimbangkan langkah hukum, termasuk kemungkinan mengajukan banding atas keputusan tersebut.

Di sisi lain, fokus Shin Tae-yong saat ini tetap tertuju pada persiapan Persija Jakarta menghadapi musim baru.

Kehadirannya di kursi pelatih diharapkan mampu membawa Macan Kemayoran bersaing di papan atas, sementara polemik yang terjadi di Korea Selatan dipastikan tidak menghalangi aktivitas kepelatihannya di Indonesia. (ALAZIS)

Berita Terbaru

Hadapi Peralihan Musim, Pupuk Kujang Siapkan 98 Ribu Ton Pupuk Subsidi di Jabar

Hadapi Peralihan Musim, Pupuk Kujang Siapkan 98 Ribu Ton Pupuk Subsidi di Jabar

Subang8 jam lalu
Gapensi Bidik Peluang Proyek Lokal di Era Digital

Gapensi Bidik Peluang Proyek Lokal di Era Digital

Subang8 jam lalu
Wujudkan Keadilan Sosial, Pemerintah Hadirkan Listrik ke Dusun di Pesisir Karawang

Wujudkan Keadilan Sosial, Pemerintah Hadirkan Listrik ke Dusun di Pesisir Karawang

Karawang8 jam lalu
Layanan ATR/BPN Dekat, Permudah Masyarakat Dapatkan Informasi Pertanahan

Layanan ATR/BPN Dekat, Permudah Masyarakat Dapatkan Informasi Pertanahan

Nasional9 jam lalu
ADVERTISEMENT
PLN Beberkan Kejanggalan Blackout Batam, Posisi CCTV Bergeser Sehari Sebelum Kejadian

PLN Beberkan Kejanggalan Blackout Batam, Posisi CCTV Bergeser Sehari Sebelum Kejadian

Nasional11 jam lalu
5 Hal yang Menyebabkan Stres di Tempat Kerja yang Harus Kamu Tahu

5 Hal yang Menyebabkan Stres di Tempat Kerja yang Harus Kamu Tahu

Lifestyle12 jam lalu
Mau Masuk Circle Eksklusif? Nasabah BCA Prioritas Harus Lewati Syarat Ini!

Mau Masuk Circle Eksklusif? Nasabah BCA Prioritas Harus Lewati Syarat Ini!

Lifestyle12 jam lalu
Bahaya Asap Karhutla bagi Kesehatan Tubuh Manusia, dari Iritasi Mata hingga Risiko Kanker Paru-paru

Bahaya Asap Karhutla bagi Kesehatan Tubuh Manusia, dari Iritasi Mata hingga Risiko Kanker Paru-paru

Lifestyle13 jam lalu
Tema dan Logo Hari Sumpah Pemuda ke 98 Tahun 2026, Ini Link Downloadnya

Tema dan Logo Hari Sumpah Pemuda ke 98 Tahun 2026, Ini Link Downloadnya

Nasional13 jam lalu
Bukan Gibran, KDM Puncaki Survei Elektabilitas Cawapres 2029 Versi PPI

Bukan Gibran, KDM Puncaki Survei Elektabilitas Cawapres 2029 Versi PPI

Headline13 jam lalu