Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

IHSG Anjlok, Dampaknya Bisa Merembet ke Sektor Riil

Y
Yusup SuparmanEditor: Yusup Suparman
|11:41 WIB
Bagikan:
IHSG Anjlok, Dampaknya Bisa Merembet ke Sektor Riil
Adityarini Christina Napitupulu.

Oleh:
Adityarini Christina Napitupulu, S.Sos., M.A., M.I.P., (c) M.M.
(Wakil Ketua Bidang Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga DPC PDI Perjuangan Kabupaten Subang)

Penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang tajam tidak hanya menjadi persoalan investor di pasar modal. Gejolak tersebut juga berpotensi berdampak pada sektor riil dan kehidupan masyarakat sehari-hari. Ketika tekanan pasar berlangsung berkepanjangan akibat evaluasi indeks global dan fluktuasi makroekonomi, dampaknya dapat merambat ke dunia usaha hingga masyarakat lapisan bawah.

Salah satu dampak yang perlu dicermati adalah pelemahan rupiah dan kenaikan harga barang. Aksi jual oleh investor asing yang menarik modalnya keluar dari Indonesia atau capital outflow dapat menambah tekanan terhadap nilai tukar rupiah. Kondisi ini berpotensi meningkatkan biaya impor bahan baku industri, barang elektronik, hingga bahan pangan.

Bagi pelaku usaha, kenaikan biaya produksi menjadi tantangan tersendiri. Jika biaya tersebut diteruskan ke harga jual, masyarakat harus menghadapi kenaikan harga barang yang berpotensi menggerus daya beli, terutama kelompok berpendapatan rendah.

Dampak berikutnya berkaitan dengan suku bunga dan akses modal usaha. Ketidakstabilan pasar keuangan dapat mendorong perbankan dan otoritas moneter mengambil langkah untuk menahan arus keluarnya modal. Dalam kondisi likuiditas yang mengetat, biaya pinjaman berpotensi meningkat. Sementara itu, penurunan harga saham dapat menyulitkan perusahaan dalam memperoleh pendanaan melalui pasar modal.

Situasi ini juga dapat memengaruhi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta masyarakat yang membutuhkan pembiayaan. Jika akses kredit semakin sulit atau biaya pinjaman meningkat, cicilan kendaraan, kredit pemilikan rumah (KPR), dan modal usaha dapat menjadi beban yang lebih berat. Pada akhirnya, kondisi tersebut berpotensi menghambat pengembangan usaha di sektor riil.

Ancaman terhadap lapangan kerja juga perlu menjadi perhatian. Pasar saham yang lesu dapat mencerminkan kekhawatiran investor terhadap prospek ekonomi dan kinerja perusahaan. Ketika nilai kapitalisasi perusahaan menyusut dan biaya modal meningkat, korporasi dapat melakukan efisiensi operasional, menunda investasi, atau membatalkan rencana pembangunan fasilitas produksi.

Jika langkah efisiensi berdampak pada kebutuhan tenaga kerja, risiko pemutusan hubungan kerja (PHK) dapat meningkat. Pada saat yang sama, penundaan investasi berpotensi membatasi pembukaan lapangan kerja baru, sehingga peluang bagi para pencari kerja semakin sempit.

Gejolak pasar saham juga dapat memengaruhi psikologi masyarakat dan pola konsumsi. Penurunan nilai investasi membuat sebagian investor ritel mengalami penyusutan aset. Ketidakpastian ekonomi turut mendorong masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam mengelola pengeluaran.

Ketika masyarakat menahan belanja sekunder dan tersier, dampaknya dapat dirasakan oleh pedagang kecil, pemilik warung, pelaku usaha pariwisata, hingga industri kreatif. Berkurangnya belanja masyarakat berpotensi menekan omzet usaha dan memperberat tantangan yang dihadapi sektor riil.

Dampak lain yang patut diperhatikan adalah kemungkinan tekanan terhadap pendapatan negara. Lesunya transaksi pasar modal dan penurunan laba perusahaan dapat memengaruhi penerimaan pajak, termasuk pajak penghasilan badan dan pajak transaksi saham. Apabila penerimaan negara tertekan, ruang fiskal pemerintah untuk membiayai proyek infrastruktur padat karya dan program perlindungan sosial, seperti bantuan sosial serta subsidi energi, dapat menjadi lebih terbatas.

Berbagai jalur tersebut menunjukkan bahwa gejolak pasar modal perlu dicermati bukan hanya dari pergerakan indeks, tetapi juga dari kemungkinan dampaknya terhadap kegiatan ekonomi masyarakat. Pelemahan rupiah, kenaikan biaya produksi, kesulitan pembiayaan, ancaman PHK, penurunan konsumsi, dan tekanan terhadap penerimaan negara merupakan persoalan yang berkaitan dengan ketahanan sektor riil.

Untuk memahami dampak penurunan IHSG secara lebih spesifik, diperlukan kajian terhadap sektor industri tertentu, seperti perbankan, manufaktur, dan komoditas. Pembahasan mengenai langkah mitigasi kebijakan yang dapat diambil pemerintah juga penting untuk melihat bagaimana dampak gejolak pasar keuangan dapat diantisipasi.(*)

Berita Terbaru

5 Kebiasaan Kecil untuk Hidup Lebih Baik yang Wajib Kamu Coba

5 Kebiasaan Kecil untuk Hidup Lebih Baik yang Wajib Kamu Coba

Lifestyle3 menit lalu
Program Koperasi Desa Merah Putih Digugat ke MK, Dianggap Bebani Dana Desa

Program Koperasi Desa Merah Putih Digugat ke MK, Dianggap Bebani Dana Desa

Nasional5 menit lalu
BEM UI Turun ke Jalan Hari Ini, 5 Tuntutan Demo 28 Oktober Singgung Kebijakan Prabowo

BEM UI Turun ke Jalan Hari Ini, 5 Tuntutan Demo 28 Oktober Singgung Kebijakan Prabowo

Nasional44 menit lalu
IHSG Anjlok, Dampaknya Bisa Merembet ke Sektor Riil

IHSG Anjlok, Dampaknya Bisa Merembet ke Sektor Riil

Opini49 menit lalu
ADVERTISEMENT
Polisi Tetapkan Sopir BYD yang Lindas Ojol di Blok M Jadi Tersangka

Polisi Tetapkan Sopir BYD yang Lindas Ojol di Blok M Jadi Tersangka

Nasional1 jam lalu
Puncak Grup E Jadi Taruhan, Begini Prediksi Persib vs Melbourne Victory Malam Ini

Puncak Grup E Jadi Taruhan, Begini Prediksi Persib vs Melbourne Victory Malam Ini

Olahraga1 jam lalu
Warga Malaysia Boikot Produk Indonesia Imbas Kabut Asap Karhutla

Warga Malaysia Boikot Produk Indonesia Imbas Kabut Asap Karhutla

Nasional1 jam lalu
Korupsi Pemkab Bogor Diselidiki KPK, Jaro Ade Dijadwalkan Diperiksa 29 Oktober

Korupsi Pemkab Bogor Diselidiki KPK, Jaro Ade Dijadwalkan Diperiksa 29 Oktober

Jawa Barat1 jam lalu
Polemik Takedown 4 Jam Komdigi, DPR Ingatkan Pentingnya Kebebasan Berekspresi

Polemik Takedown 4 Jam Komdigi, DPR Ingatkan Pentingnya Kebebasan Berekspresi

Nasional1 jam lalu
Mahasiswa Kembali Turun ke Jalan, BEM UI Bawa Lima Tuntutan dalam Aksi Demo 28 Oktober 2026

Mahasiswa Kembali Turun ke Jalan, BEM UI Bawa Lima Tuntutan dalam Aksi Demo 28 Oktober 2026

Nasional2 jam lalu