Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Antisipasi Banjir, Dinas Perkim Cek Saluran Air dan Irigasi Perumahan

M
MaldiansyahEditor: Asep
|20:11 WIB
Bagikan:
Antisipasi Banjir, Dinas Perkim Cek Saluran Air dan Irigasi Perumahan
Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Kabupaten Purwakarta turun langsung mengecek kondisi saluran air dan jaringan irigasi di kawasan perumahan Desa Campakasari dan Desa Campaka Induk, Kecamatan Campaka, Rabu (28/10/2026).(Maldiansyah/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - Menjelang masuknya musim hujan, Dinas Perkim Kabupaten Purwakarta turun langsung mengecek kondisi saluran air dan jaringan irigasi di kawasan perumahan Desa Campakasari dan Desa Campaka Induk, Kecamatan Campaka, Rabu (28/10/2026).

Pengecekan dilakukan oleh perwakilan Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Purwakarta, Ibu Titik, bersama Kepala Desa Campakasari Adji Darmaji dan Kepala Desa Campaka Induk Yayan Sahroni. Sejumlah titik yang selama ini menjadi langganan genangan saat hujan deras menjadi fokus pemeriksaan.

Dalam peninjauan tersebut, rombongan menelusuri saluran pembuangan air di lingkungan perumahan, titik pertemuan aliran dengan saluran irigasi, serta beberapa gorong-gorong yang diduga mengalami penyempitan akibat sedimentasi dan tumpukan sampah.

Menurut Ibu Titik, pemeriksaan dini perlu dilakukan agar fungsi drainase tetap berjalan optimal ketika curah hujan meningkat. Ia menyebut, penyumbatan kecil yang tidak ditangani sejak awal berpotensi menimbulkan genangan hingga banjir di area permukiman warga. 

"Kami ingin memastikan saluran di kawasan perumahan ini benar-benar mengalir sampai ke hilir. Kalau ada endapan lumpur, sampah, atau bangunan yang menghalangi aliran, harus segera kita tindak lanjuti bersama," ujar Titik.

Ia menjelaskan, pengecekan tidak berhenti pada kegiatan inspeksi semata. Hasil peninjauan akan menjadi dasar penyusunan langkah penanganan, mulai dari pembersihan rutin, pengerukan sedimentasi, hingga perbaikan bagian saluran yang rusak atau sudah tidak mampu menampung debit air. 

"Penanganan banjir itu tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Perawatan saluran harus terus dilakukan, dan warga juga perlu dilibatkan agar tidak membuang sampah ke sungai maupun gorong-gorong," tambahnya.

Langkah Dinas Perkim Kabupaten Purwakarta

Kades Siap Gerakkan Warga.

Kepala Desa Campakasari Adji Darmaji menyambut baik langkah Dinas Perkim Kabupaten Purwakarta yang turun langsung ke lapangan. Ia menyampaikan bahwa sejumlah titik di wilayahnya perlu mendapat perhatian, terutama saluran yang menghubungkan area perumahan dengan alur irigasi pertanian. 

"Kami di desa siap berkoordinasi dan menggerakkan warga untuk kerja bakti. Yang penting penanganan tepat sasaran, karena warga juga resah setiap kali hujan deras turun," kata Adji Darmaji.

Sementara itu, Kepala Desa Campaka Induk Yayan Sahroni menekankan pentingnya menjaga kelancaran aliran air, bukan hanya untuk mencegah banjir, tetapi juga untuk mendukung kebutuhan irigasi lahan pertanian warga. 

"Saluran ini fungsinya ganda. Selain mengalirkan air dari permukiman, juga mengairi sawah. Jadi kalau tersumbat, yang terganggu bukan hanya rumah warga, tetapi juga aktivitas pertanian," ujar Yayan Sahroni.

Ia meminta warga tidak memanfaatkan bantaran saluran untuk membuang sampah maupun membangun struktur yang menutup pintu air. Menurut Yayan, penyempitan aliran sering kali dipicu oleh kebiasaan yang dianggap sepele, namun berdampak besar saat musim hujan.

Usai peninjauan, rombongan menyepakati perlunya pemetaan titik rawan genangan di kedua desa, disertai jadwal pembersihan saluran secara berkala. Pemerintah desa juga akan menghimpun laporan warga terkait lokasi yang kerap tergenang agar penanganan dapat diprioritaskan.

Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Purwakarta mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan, khususnya saluran air di sekitar rumah. Laporan mengenai gorong-gorong tersumbat atau saluran rusak dapat disampaikan melalui pemerintah desa setempat untuk ditindaklanjuti.

Langkah antisipasi ini diharapkan dapat menekan risiko banjir serta menjaga kenyamanan dan keselamatan warga permukiman maupun kelancaran aliran irigasi selama musim hujan.(mas/sep)

Berita Terbaru

Lantik 3 Pejabat Baru, Jeje: Tempatkan Aparatur Sesuai Kebutuhan Organisasi

Lantik 3 Pejabat Baru, Jeje: Tempatkan Aparatur Sesuai Kebutuhan Organisasi

Bandung Barat47 menit lalu
Antisipasi Banjir, Dinas Perkim Cek Saluran Air dan Irigasi Perumahan

Antisipasi Banjir, Dinas Perkim Cek Saluran Air dan Irigasi Perumahan

Purwakarta54 menit lalu
Dinas PUPR Subang Targetkan Proyek Jalan Rampung November

Dinas PUPR Subang Targetkan Proyek Jalan Rampung November

Subang55 menit lalu
Boyke Keturunan Pendiri Purwakarta Rencanakan Gelar Haul Dalem Santri

Boyke Keturunan Pendiri Purwakarta Rencanakan Gelar Haul Dalem Santri

Purwakarta1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Polisi Selidiki Pembegalan Pelajar di Rawamerta Karawang, Ini Perkembangan Terbarunya!

Polisi Selidiki Pembegalan Pelajar di Rawamerta Karawang, Ini Perkembangan Terbarunya!

Karawang2 jam lalu
Lagi, KPPBC Purwakarta dan Satpol PP Temukan 13.560 Batang Rokok Ilegal di Jalur Subang-Cibogo

Lagi, KPPBC Purwakarta dan Satpol PP Temukan 13.560 Batang Rokok Ilegal di Jalur Subang-Cibogo

Headline2 jam lalu
Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Didemo Warga, Soroti Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Didemo Warga, Soroti Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Headline2 jam lalu
Deklarasi Damai Pilkades Subang, Bupati Reynaldy Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas

Deklarasi Damai Pilkades Subang, Bupati Reynaldy Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas

Headline3 jam lalu
Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Lifestyle4 jam lalu
Wamen Ossy Ajak Kolaborasi para Arsitek untuk Wujudkan Visi Kota 2045

Wamen Ossy Ajak Kolaborasi para Arsitek untuk Wujudkan Visi Kota 2045

Headline5 jam lalu