Atap Gedung Perbakin Purwakarta Rusak, Pembinaan Atlet Terganggu Jelang Porprov

PASUNDANEKSPRES.ID - Hanya tinggal hitungan minggu menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat pada November 2026, para atlet menembak Kabupaten Purwakarta terpaksa menjalani latihan dalam kondisi yang memprihatinkan. Gedung Persatuan Menembak dan Berburu Indonesia (Perbakin) Kabupaten Purwakarta yang mengalami keruntuhan bagian atap sejak Desember 2025, hingga kini belum juga diperbaiki.
Kondisi ini berdampak langsung pada aktivitas pembinaan atlet. Kerusakan tidak hanya terjadi pada lintasan latihan menembak 10 meter, tetapi juga merembet ke gudang penyimpanan peralatan, ruang musala, ruang pertemuan, hingga fasilitas toilet. Sejumlah fasilitas vital tersebut lumpuh total, mengganggu rutinitas organisasi dan program pemusatan latihan (pelatda) setempat.
Ketua Umum Perbakin Purwakarta
Ketua Umum Perbakin Purwakarta, Guntur Era Putra, menyampaikan keprihatinannya. Ia menegaskan bahwa menjelang Porprov, atlet membutuhkan program latihan yang terprogram, konsisten, dan didukung sarana prasarana yang memadai.
"Idealnya, para atlet dapat menjalani persiapan dengan maksimal. Namun, kerusakan fasilitas ini menjadi kendala nyata. Atlet membutuhkan tempat latihan yang layak dan aman agar bisa mempersiapkan diri secara optimal menghadapi Porprov November nanti," ungkap Guntur, Selasa (20/10/2026).
Menurutnya, persoalan ini sejatinya telah berkali-kali dikomunikasikan kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporapar) Kabupaten Purwakarta, mengingat Perbakin berada di bawah pembinaan kedua instansi tersebut. Pemerintah daerah bahkan telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi pada Januari 2026 silam. Namun, hingga Oktober 2026, belum ada aksi perbaikan yang terlihat.
"Kami mengapresiasi peninjauan yang telah dilakukan pemda awal tahun ini. Namun, mengingat kerusakan sudah berlangsung hampir setahun dan berdampak langsung pada masa kritis persiapan atlet, kami sangat berharap peninjauan tersebut segera ditindaklanjuti dengan langkah konkret, kepastian penanganan, serta jadwal perbaikan yang jelas," tegas Guntur.
Ia menekankan bahwa isu ini bukan sekadar masalah kondisi bangunan, melainkan menyangkut keberlangsungan pembinaan olahraga dan peluang atlet Purwakarta untuk meraih medali di tingkat provinsi.
Menyadari bahwa perbaikan fasilitas milik pemerintah memerlukan mekanisme birokrasi, Perbakin Purwakarta mendesak adanya koordinasi yang lebih intensif agar masalah ini tidak berlarut-larut di saat waktu semakin sempit.
"Jika perbaikan gedung belum dapat segera direalisasikan, kami berharap pemerintah daerah bersama KONI dan Dispora dapat segera mencari solusi, termasuk menyediakan alternatif fasilitas latihan sementara yang aman dan memadai," pintanya.
Guntur menutup pernyataannya dengan harapan sederhana namun mendesak: atlet Purwakarta berhak berlatih dengan layak dan aman. Dukungan nyata terhadap ketersediaan fasilitas latihan saat ini adalah kunci agar Perbakin Purwakarta dapat memberikan kontribusi prestasi terbaik bagi daerah pada Porprov Jawa Barat 2026.(mas/sep)
