Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Dapat Atensi Gubernur, KDM Minta Kasus Dugaan Pembunuhan Satpam di Jatiluhur Segera Diungkap

A
Adam SumartoEditor: Indrawan Setiadi
|12:42 WIB
Bagikan:
Dapat Atensi Gubernur, KDM Minta Kasus Dugaan Pembunuhan Satpam di Jatiluhur Segera Diungkap
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memberikan dukungan kepada penyidik Polres Purwakarta yang tengah menangani kasus kematian Sumarna (42), satpam di kawasan objek vital Waduk Jatiluhur yang ditemukan tewas mengambang dengan tangan terborgol.

PURWAKARTA - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, akrab disapa Kang Dedi Mulyadi atau KDM, memberikan dukungan kepada penyidik Polres Purwakarta yang tengah menangani kasus pembunuhan satpam di Jatiluhur, atas nama Sumarna (42), yakni satpam di kawasan objek vital Waduk Jatiluhur yang ditemukan tewas mengambang dengan tangan terborgol.

Dukungan tersebut dengan mendatangi langsung Mapolres Purwakarta setelah sebelumnya ia terlebih dahulu mengunjungi kediaman keluarga korban, Senin (27/7/2026). 

Ia menyampaikan kepada wartawan bahwa kehadirannya sebagai bentuk dukungan agar penyelidikan bisa lebih intens dan penyidik segera mengungkap pelaku di balik dugaan pembunuhan tersebut.

"Yang pertama, tadi pagi saya bertemu dengan keluarga korban. Korban diduga pembunuhan. Hari ini saya juga bertemu Pak Kasatreskrim untuk menanyakan perkembangan. Kami meminta agar kasus ini segera terungkap karena ini menyangkut rasa aman masyarakat di Jawa Barat," kata KDM.

Menurutnya, pemerintah provinsi akan terus memberikan dukungan kepada aparat kepolisian dalam mengungkap berbagai kasus yang menjadi perhatian publik.

"Saya di berbagai titik selalu memberikan supporting terhadap berbagai kasus. Tugas gubernur memberikan rasa aman dan rasa nyaman bagi seluruh warga dengan berkolaborasi dan mendukung aparat kepolisian," ujarnya.

KDM bahkan berjanji akan membantu memperbaiki fasilitas ruang Satreskrim Polres Purwakarta apabila kasus tersebut berhasil diungkap.

"Supporting-nya sederhana, kasus ini harus segera terungkap. Kalau sudah terungkap, saya mau rehab ruangan Serse-nya," ucap KDM.

Selain mendorong percepatan pengungkapan kasus, Dedi juga menyoroti sistem keamanan di kawasan Waduk Jatiluhur yang dinilai masih memiliki banyak kelemahan.

Ia mempertanyakan minimnya pengawasan melalui kamera pengawas (CCTV) di kawasan bendungan yang merupakan salah satu objek vital nasional dengan fungsi strategis sebagai pengendali banjir, penyedia listrik, air baku, irigasi pertanian hingga perikanan.

"Bayangkan perusahaan besar yang menjaga objek vital negara, masa di tanggulnya tidak ada CCTV. Seharusnya PJT 2 punya command center yang dipantau 24 jam. Semua titik harus dipantau sehingga setiap pergerakan orang bisa terdeteksi," katanya tegas.

Dedi meminta Perum Jasa Tirta (PJT) 2 segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengamanan di kawasan Waduk Jatiluhur, termasuk membangun pusat kendali (command center) untuk memantau seluruh area bendungan.

"Ini penting agar kawasan Jatiluhur terbebas dari berbagai ancaman. Bayangin loh, kalau di situ ada orang bawa mobil terus bawa bahan peledak lalu ditinggalkan di sana bagaimana?" katanya.

Diketahui, Sumarna (42), petugas keamanan di kawasan objek vital Waduk Jatiluhur, ditemukan meninggal dunia di perairan waduk pada Jumat (24/7/2026). 

Kasus tersebut menyita perhatian publik karena korban ditemukan masih mengenakan seragam dinas dengan kondisi tangan terborgol. 

Hingga kini Satreskrim Polres Purwakarta masih terus melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan berbagai alat bukti untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban.(add)

Berita Terbaru

Bupati Ajak Santri Andil untuk Pembangunan Daerah

Bupati Ajak Santri Andil untuk Pembangunan Daerah

Headline20 menit lalu
Persib Dominan, Malah Kebobolan Menit Akhir! Madura United Bungkam Maung Bandung 1-0

Persib Dominan, Malah Kebobolan Menit Akhir! Madura United Bungkam Maung Bandung 1-0

Olahraga21 menit lalu
Prabowo Soroti Perusahaan Asing Diduga Picu Karhutla, Ancam Cabut Izin Pelanggar

Prabowo Soroti Perusahaan Asing Diduga Picu Karhutla, Ancam Cabut Izin Pelanggar

Nasional24 menit lalu
Cuaca Subang Hari Ini Panas Menyengat, Suhu Diprediksi Tembus 37 Derajat!

Cuaca Subang Hari Ini Panas Menyengat, Suhu Diprediksi Tembus 37 Derajat!

Subang30 menit lalu
ADVERTISEMENT
Pemkab Siapkan Berita Acara Penyerahan Aset Sari Ater, Tim Sudah Melakukaan Pendataan

Pemkab Siapkan Berita Acara Penyerahan Aset Sari Ater, Tim Sudah Melakukaan Pendataan

Headline40 menit lalu
Dampak Kemarau, Air Situ Buleud Purwakarta Menyusut Drastis

Dampak Kemarau, Air Situ Buleud Purwakarta Menyusut Drastis

Headline3 jam lalu
Refleksi Hari Santri Nasional, KH. Anwar Nasihin: Masa Depan Bangsa Tergantung SDM Santri

Refleksi Hari Santri Nasional, KH. Anwar Nasihin: Masa Depan Bangsa Tergantung SDM Santri

Purwakarta3 jam lalu
Salurkan Air Bersih, FIFGROUP dan Kodim Kirim Dua Water Tank ke Nagri Tengah dan Sindangkasih

Salurkan Air Bersih, FIFGROUP dan Kodim Kirim Dua Water Tank ke Nagri Tengah dan Sindangkasih

Purwakarta4 jam lalu
Momen Hari Santri Nasional 2026, Santri Diajak Menabung Haji Sejak Dini, Melalui Program Goes To School

Momen Hari Santri Nasional 2026, Santri Diajak Menabung Haji Sejak Dini, Melalui Program Goes To School

Purwakarta4 jam lalu
Dampingi Audit, Kemenag Subang Perkuat Tata Kelola Madrasah yang Akuntabel

Dampingi Audit, Kemenag Subang Perkuat Tata Kelola Madrasah yang Akuntabel

Subang4 jam lalu