Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Diduga Gagal Rem, Truk Trailer Picu Tabrakan Beruntun di Tol Cipularang Km 91B

A
Adam SumartoEditor: Dobi Maulana
|09:41 WIB
Bagikan:
Diduga Gagal Rem, Truk Trailer Picu Tabrakan Beruntun di Tol Cipularang Km 91B
KECELAKAAN BERUNTUN: Sejumlah kendaraan terlibat kecelakaan beruntun di Tol Cipularang KM 91.900 arah Jakarta, Rabu (7/10/2026). Kecelakaan melibatkan sekitar 14 kendaraan dan diduga dipicu trailer yang mengalami gagal fungsi pengereman. (ADAM SUMARTO/PASUNDAN EKSPRES)

PASUNDANEKSPRES.ID - Kecelakaan beruntun terjadi di ruas Tol Cipularang Km 91B, arah menuju Jakarta, tepatnya di Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, Rabu (7/10/2026) sekitar pukul 12.45 WIB.

Kecelakaan tersebut melibatkan satu unit kendaraan truk trailer dengan nomor polisi B 9773 UEL yang diduga mengalami gagal fungsi pengereman sehingga menabrak sejumlah kendaraan di depannya.

Kasatlantas Polres Purwakarta, AKP Enggar Jati Nugroho, mengatakan, sedikitnya ada sekitar 14 kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut, termasuk kendaraan trailer yang diduga menjadi pemicu tabrakan.

"Trailer dari arah Bandung ke Jakarta menabrak kurang lebih total 14 kendaraan termasuk yang menabrak," kata Enggar kepada wartawan di Pool Derek Jatiluhur Purwakarta.

Menurutnya, kecelakaan bermula ketika arus lalu lintas mengalami perlambatan akibat adanya pekerjaan perbaikan reklame di ruas tol tersebut.

Saat kendaraan melaju dalam kondisi lalu lintas yang melambat, kata Enggar, truk trailer diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman sehingga tidak dapat menghentikan laju kendaraan dan menabrak kendaraan yang berada di depannya. 

"Diduga gagal fungsi pengereman," ujarnya menambahkan.

Dalam kecelakaan tersebut, satu orang mengalami luka, yakni pengemudi truk trailer. Korban mengalami patah kaki dan telah dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis di RS Abdul Rojak.

"Korban hanya sopir saja, patah kaki. Sudah dievakuasi ke RS Abdul Rojak," ucap Enggar.

Sementara itu, tidak ada penumpang maupun pengguna kendaraan lainnya yang dilaporkan mengalami luka akibat kecelakaan tersebut.

Enggar menyebutkan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk kondisi kendaraan trailer yang diduga mengalami gangguan pengereman. 

"Sementara sedang kami dalami, saat ini kami tengah melakukan pemeriksaan," katanya.

Salah seorang korban kecelakaan, Ujang, pengemudi mobil bak yang membawa sayuran, mengaku sempat melihat kendaraan kontainer melaju dari belakang sebelum akhirnya menabrak kendaraannya.

Ujang mengatakan saat itu dirinya tengah berusaha memperlambat kendaraan karena melihat adanya perbaikan di ruas tol.

"Lagi ada perbaikan, saya coba pelan-pelan mobil saya arahkan ke kiri. Terus di belakang saya lihat kontainer dari spion itu ngebut, kencang. Remnya sudah ngeblong. Langsung kena mobil saya," ujar Ujang.

Menurut Ujang, dirinya tidak memiliki kesempatan untuk menghindari benturan karena kondisi jalur saat kejadian cukup padat.

"Enggak ada ruang untuk menghindar. Sudah padat kiri kanan. Kiri kanan ada pembatas," ucap Ujang.

Ia menjelaskan bahwa dirinya sedang membawa sayuran jenis sawi dari kawasan Soreang, Kabupaten Bandung menuju Kramat Jati, Jakarta. Muatan tersebut sedianya harus tiba di Kramat Jati sekitar pukul 15.00 WIB, namun, perjalanan terhambat akibat kecelakaan.

Meski kendaraan mengalami kerusakan, sebagian muatan sayuran masih dapat diselamatkan dan telah dipindahkan ke kendaraan lain untuk melanjutkan perjalanan.

"Sudah dipindah. Masih bisa dibawa," katanya.

Ujang mengaku belum dapat menghitung secara pasti total kerugian akibat kecelakaan tersebut. Selain kerusakan kendaraan, dirinya juga mengalami kerugian akibat muatan dan waktu perjalanan yang terhambat.

"Mobil rugi, barang rugi, waktu," ujarnya.

Pantauan di Pool Detek Jatiluhur, sejumlah kendaraan yang terlibat kecelakaan telah dievakuasi dan mengalami kerusakan dengan tingkat berbeda.

Kerusakan paling parah terlihat pada dua kendaraan travel dan dua mobil bak pembawa sayuran. Bagian bodi kendaraan tampak ringsek akibat kerasnya benturan.

Sementara itu, kendaraan kontainer yang diduga terlibat dalam kecelakaan juga terlihat mengalami kerusakan pada bagian depan.

Adapun sejumlah kendaraan minibus lainnya yang turut terlibat mengalami kerusakan relatif lebih ringan, terutama pada bagian bodi kendaraan.

Kondisi kendaraan yang telah dievakuasi tersebut memperlihatkan kerasnya rangkaian benturan yang terjadi ketika trailer menghantam kendaraan di depannya dalam kondisi arus lalu lintas yang tengah mengalami perlambatan.

Petugas kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan dan sejumlah pihak terkait untuk memastikan kronologi serta penyebab pasti kecelakaan. (add/sep)

Berita Terbaru

Lionel Messi Resmi Pensiun dari Timnas Argentina Setelah 21 Tahun Berkarier

Lionel Messi Resmi Pensiun dari Timnas Argentina Setelah 21 Tahun Berkarier

Olahraga12 menit lalu
Dakwaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Didakwa Peras Rp55 Miliar dan TPPU

Dakwaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Didakwa Peras Rp55 Miliar dan TPPU

Nasional12 menit lalu
Prediksi Susunan Pemain Persib vs Port FC di ASEAN Club Championship Shopee Cup 2026

Prediksi Susunan Pemain Persib vs Port FC di ASEAN Club Championship Shopee Cup 2026

Olahraga21 menit lalu
Bupati Purwakarta Soroti Papan Informasi Proyek yang Tak Terlihat Publik

Bupati Purwakarta Soroti Papan Informasi Proyek yang Tak Terlihat Publik

Headline25 menit lalu
ADVERTISEMENT
Suhar Nomor Urut 2, Bawa Visi Ciater Maju dan Masyarakat Sejahtera

Suhar Nomor Urut 2, Bawa Visi Ciater Maju dan Masyarakat Sejahtera

Subang28 menit lalu
Warga Keluhkan Knalpot Brong, Kapolsek Pamanukan Buka Ruang Dialog Saat Subuh

Warga Keluhkan Knalpot Brong, Kapolsek Pamanukan Buka Ruang Dialog Saat Subuh

Subang33 menit lalu
Catat Ini! Warga Jabar Tak Punya BPJS Kesehatan hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Catat Ini! Warga Jabar Tak Punya BPJS Kesehatan hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Jawa Barat34 menit lalu
Puslitbang Polri Kaji Efektivitas Penegakan Hukum di Polres Purwakarta

Puslitbang Polri Kaji Efektivitas Penegakan Hukum di Polres Purwakarta

Purwakarta37 menit lalu
Cinta Ibu Tak Bertepi, Rela Donorkan Hati Demi Kesembuhan Bayi 18 Bulan

Cinta Ibu Tak Bertepi, Rela Donorkan Hati Demi Kesembuhan Bayi 18 Bulan

Headline37 menit lalu
Koperasi Bakal Layani Gaji PNS dan Pensiun, Pemerintah Siapkan Penguatan Regulasi

Koperasi Bakal Layani Gaji PNS dan Pensiun, Pemerintah Siapkan Penguatan Regulasi

Nasional41 menit lalu