Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Distarkim Ancam Tak Bayar Penyedia Jasa Pengerjaan Pengaspalan Jalan Desa Citalang

A
Adam SumartoEditor: Asep
|10:01 WIB
Bagikan:
Distarkim Ancam Tak Bayar Penyedia Jasa Pengerjaan Pengaspalan Jalan Desa Citalang
MENGELUPAS: Warga Desa Citalang menunjukkan kondisi jalan lingkungan yang baru selesai diaspal namun telah mengalami kerusakan dan mengelupas, Selasa (1/9/2026). Adam Sumarto/Pasundan Ekspres

PURWAKARTA-Dinas Tata Ruang dan Permukiman (Distarkim) Kabupaten Purwakarta secara tegas meminta penyedia jasa pengerjaan proyek pengaspalan jalan Desa Citalang agar segera melakukan perbaikan. Tak sekadar tegas, Distarkim Purwakarta juga bahkan mengancam tidak akan membayar apabila perbaikan pengaspalan yang dinilai tidak sesuai spesifikasi itu tidak segera dilakukan.

Seperti diketahui, proyek pengaspalan jalan lingkungan di Desa Citalang tersebut viral setelah disidak Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein atau Om Zein, beberapa waktu lalu. Saat itu, Om Zein mendapati jika aspalnya sangat mudah mengelupas.

Dikonfirmasi terkait hal ini, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Distarkim Kabupaten Purwakarta, Beby Ahmad Abunajar, mengatakan, pihaknya telah meminta penyedia bertanggung jawab dan segera melakukan pengaspalan ulang. "Hasil pengerjaan pengaspalan masih belum dapat diterima karena terdapat sejumlah bagian yang mengalami kerusakan. Apabila nanti tidak dilakukan pelapisan ulang, maka kami tidak akan menerima pekerjaan tersebut dan tidak akan membayar," kata Beby kepada wartawan, Selasa (1/9/2026).

Ia mengatakan, proyek pengaspalan jalan lingkungan di Desa Citalang tersebut memiliki nilai kontrak atau pagu anggaran sebesar Rp149,6 juta. Adapun panjang jalan yang dikerjakan mencapai 235 meter dengan lebar sekitar 2,6 meter. 

Pihaknya pun memberikan waktu sepekan ke depan untuk pekerjaan pengaspalan ulang dan harus selesai.
Salah seorang warga Desa Citalang, Ahnan, menegaskan, warga tidak ingin pekerjaan pengaspalan tersebut hanya diperbaiki sebagian, melainkan harus dilakukan pengaspalan ulang karena kondisinya sudah mengalami kerusakan padahal belum lama dikerjakan. "Pokoknya harus diaspal ulang. Lihat saja ini aspalnya mengelupas dan ketebalannya tidak sesuai," ujar Ahnan.

Warga pun berharap perbaikan segera dilakukan dengan kualitas pengerjaan yang sesuai spesifikasi agar jalan lingkungan tersebut dapat digunakan dalam jangka waktu lama.(add/sep)

Berita Terbaru

PLN Beberkan Kejanggalan Blackout Batam, Posisi CCTV Bergeser Sehari Sebelum Kejadian

PLN Beberkan Kejanggalan Blackout Batam, Posisi CCTV Bergeser Sehari Sebelum Kejadian

Nasional2 jam lalu
5 Hal yang Menyebabkan Stres di Tempat Kerja yang Harus Kamu Tahu

5 Hal yang Menyebabkan Stres di Tempat Kerja yang Harus Kamu Tahu

Lifestyle2 jam lalu
Mau Masuk Circle Eksklusif? Nasabah BCA Prioritas Harus Lewati Syarat Ini!

Mau Masuk Circle Eksklusif? Nasabah BCA Prioritas Harus Lewati Syarat Ini!

Lifestyle3 jam lalu
Bahaya Asap Karhutla bagi Kesehatan Tubuh Manusia, dari Iritasi Mata hingga Risiko Kanker Paru-paru

Bahaya Asap Karhutla bagi Kesehatan Tubuh Manusia, dari Iritasi Mata hingga Risiko Kanker Paru-paru

Lifestyle3 jam lalu
ADVERTISEMENT
Tema dan Logo Hari Sumpah Pemuda ke 98 Tahun 2026, Ini Link Downloadnya

Tema dan Logo Hari Sumpah Pemuda ke 98 Tahun 2026, Ini Link Downloadnya

Nasional4 jam lalu
Bukan Gibran, KDM Puncaki Survei Elektabilitas Cawapres 2029 Versi PPI

Bukan Gibran, KDM Puncaki Survei Elektabilitas Cawapres 2029 Versi PPI

Headline4 jam lalu
Gunung Anak Krakatau Erupsi dan Status Siaga Level III, Puluhan Gempa Hybrid Terekam

Gunung Anak Krakatau Erupsi dan Status Siaga Level III, Puluhan Gempa Hybrid Terekam

Headline4 jam lalu
MUI Desak Presiden Tobat Nasuha Agar Serius Tangani Karhutla? Simak Berita Updatenya Disini!

MUI Desak Presiden Tobat Nasuha Agar Serius Tangani Karhutla? Simak Berita Updatenya Disini!

Nasional4 jam lalu
Siap-siap! Mendikdasmen Bakal Terapkan Kebijakan Tak Naik Kelas Mulai Tahun Ajaran 2027/2028

Siap-siap! Mendikdasmen Bakal Terapkan Kebijakan Tak Naik Kelas Mulai Tahun Ajaran 2027/2028

Nasional5 jam lalu
Jadwal Persib Bandung Terbaru: Hadapi Madura United 22 Oktober, Lanjut Lawan Garudayaksa FC

Jadwal Persib Bandung Terbaru: Hadapi Madura United 22 Oktober, Lanjut Lawan Garudayaksa FC

Olahraga6 jam lalu