Dosen PGSD-Pendas FIP UPI Perkuat Literasi Digital Guru SD

PASUNDANEKSPRES.ID - Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan dasar melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk Smart Learning Village. Program ini bertujuan memperkuat kompetensi guru sekolah dasar di Kabupaten Bandung yang menjadi lokasi dilaksanakannya PkM, dalam bidang literasi digital, numerasi, dan pembelajaran berbasis teknologi.
Kegiatan ini merupakan salah satu program Pengabdian kepada Masyarakat yang dilaksanakan oleh dosen Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) – Departemen Pendidikan Dasar (Pendas), Fakultas Ilmu Pendidikan UPI.
Tim pelaksana diketuai oleh Dr. Mubarok Somantri, M.Pd., dengan anggota Dr. Arie Rakhmat Riyadi, M.Pd., Dr. Rina Heryani, M.Pd., Dr. Neni Maulidah, M.Pd., Dr. Sendi Fauzi Giwangsa, M.Pd., serta melibatkan satu dosen dari STKIP Purwakarta, Dr. Hany Handayani, M.Pd. Kegiatan ini juga didukung oleh tiga mahasiswa Program Studi PGSD S1, yaitu Salman Nabilah Hamudin, Nibras Fakhri Ramadhan, dan Dhimas Saputro.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara daring pada 2 Juli 2026 sebagai tahap penguatan konsep dan pembekalan peserta, kemudian dilanjutkan secara luring pada 8 Juli 2026 melalui pendampingan langsung kepada guru-guru sekolah dasar di Kabupaten Bandung.
Pendekatan ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk tidak hanya memahami konsep pembelajaran digital, tetapi juga mempraktikkannya secara langsung dalam kegiatan pembelajaran.
Melalui pendekatan Smart Learning Village, para guru memperoleh pendampingan dalam mengembangkan pembelajaran yang inovatif dengan mengintegrasikan literasi digital, numerasi, serta penguatan pendidikan karakter.
Selain itu, peserta dikenalkan pada berbagai strategi dan media pembelajaran berbasis teknologi yang dapat diterapkan sesuai dengan kebutuhan peserta didik di era digital.
Ketua Tim PkM, Dr. Mubarok Somantri, M.Pd., menyampaikan bahwa program ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas guru dalam menghadapi tantangan transformasi pendidikan.
"Guru diharapkan tidak hanya mampu memanfaatkan teknologi sebagai media pembelajaran, tetapi juga mampu menciptakan proses belajar yang kreatif, interaktif, dan berorientasi pada pengembangan kompetensi peserta didik," kata Mubarok saat dikonfirmasi, Kamis (30/7/2026).
Ia menegaskan, program PkM ini menjadi wujud nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam membangun kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan sekolah untuk meningkatkan kualitas pendidikan dasar.
"Sinergi ini diharapkan mampu memberikan dampak yang berkelanjutan bagi peningkatan kompetensi guru sekaligus mendukung terwujudnya pendidikan yang berkualitas di Kabupaten Bandung," ujarnya.
Melalui kegiatan ini, PGSD-Pendas FIP UPI menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan inovasi dan pendampingan kepada masyarakat pendidikan sebagai bagian dari kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung transformasi pendidikan Indonesia.(add/sep)
