Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Mahasiswa STIE Wikara Edukasi Warga Pawenang Olah Limbah Sampah

M
MaldiansyahEditor: Asep
|19:30 WIB
Bagikan:
Mahasiswa STIE Wikara Edukasi Warga Pawenang Olah Limbah Sampah
Mahasiswa Kelompok 10 Kuliah Praktek dan Pengabdian kepada Masyarakat (KPPM) STIE Wikara 2026 menggelar Local Fusion & Eco-Fashion di Desa Pawenang, Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta.(Maldiansyah/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - Bagian dari gerakan peduli lingkungan sekaligus mendukung kreativitas dan potensi lokal, mahasiswa Kelompok 10 Kuliah Praktek dan Pengabdian kepada Masyarakat (KPPM) STIE Wikara 2026 menggelar Local Fusion & Eco-Fashion di Desa Pawenang, Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta.

Kegiatan bertajuk 'Mengolah Limbah, Mengemas Marwah, Menjemput Berkah' menjadi langkah kecil serta kontribusi nyata mahasiswa untuk lingkungan yang lebih lestari. 
Ketua Kelompok 10 KPPM STIE Wikara 2026, Cep Irfan Nurjaman, mengatakan Local Fusion & Eco-Fashion ini adalah sebuah rangkaian acara yang menggabungkan edukasi, inovasi, dan pemberdayaan masyarakat. 

"Dalam kegiatan ini kami lakukan berbagai kegiatan seperti pelatihan pengemasan produk dan pemasaran digital, belajar mengolah limbah organik menjadi kompos yang bermanfaat, bazar UMKM Desa Pawenang yang menampilkan berbagai produk unggulan masyarakat, serta lomba fashion show anak bertema ramah lingkungan," ucap Cep Irfan kepada Pasundan Ekspres. 

Untuk pelatihan pengemasan produk dan pemasaran digital, kata dia, pihaknya menggandeng narasumber berkompeten yakni, Rikma Inayah yang merupakan Owner PT. Anugerah Mahkota Bumi. 

Kemudian, lanjut Cep Irfan, kegiatan mengolah limbah organik menjadi kompos disampaikan langsung, Muhamad Ahmad Yani yang merupakan Ketua Bank Sampah Induk Kabupaten Purwakarta.

"Pelatihan pengemasan produk dan pemasaran digital ini sebagai bentuk dukungan, Kami Mahasiswa KPPM STIE Wikara terhadap pelaku usaha kecil agar mampu meningkatkan daya saing produk lokal di pasaran," ucapnya. 

Sedangkan, untuk kegiatan belajar mengolah limbah organik menjadi kompos,  Cep Irfan menyebut, sebagai stimulan agar masyarakat semakin peduli terhadap kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan. 

"Kegiatan ini untuk mendorong masyarakat mengolah sampah organik rumah tangga menjadi produk yang bermanfaat, seperti menjadi kompos untuk tanaman. Masyarakat diajarkan cara memanfaatkan limbah, seperti sisa sayuran dan kulit buah, menjadi pupuk melalui proses fermentasi," jelasnya. 

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat diedukasi mengenai pengelolaan sampah organik dan manfaat POC bagi tanaman. Peserta kemudian mempraktikkan langsung proses pembuatan pupuk, mulai dari pencacahan limbah dapur, pencampuran bahan, fermentasi, hingga cara penggunaannya pada tanaman. 

"Melalui pelatihan ini, kami ingin mengajak masyarakat mengolah sampah organik menjadi produk yang bermanfaat, bukan sekadar membuangnya sebagai limbah," Imbuhnya. 

Cep Irfan berharap masyarakat menerapkan keterampilan tersebut secara mandiri untuk mengelola limbah dapur sehari-hari. Ia juga berharap masyarakat memanfaatkan limbah organik menjadi pupuk guna mengurangi sampah rumah tangga dan mendukung kegiatan pertanian. 

"Kami berharap masyarakat dapat terus menerapkan pengolahan sampah organik sehingga limbah rumah tangga dapat dimanfaatkan kembali dan tidak langsung dibuang," ungkap Cep Irfan. 

Kelompok 10 KPPM STIE Wikara 2026

Sementara, Kades Pawenang, Romi Taofiq mengapresiasi kegiatan mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok 10 KPPM STIE Wikara 2026 di Desa Pawenang, Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta. 

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, tetapi juga membuka peluang untuk pengembangan potensi desa ke depan. 

"Melalu kegiatan bini merupakan bukti nyata bahwa pembangunan desa tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan memerlukan sinergi dari berbagai pihak. Dengan adanya program KPPM ini, kami berharap dapat menciptakan inovasi-inovasi baru yang mendukung tercapainya desa yang mandiri dan berkelanjutan," ungkap Romi. 

Ia merasa terbantu dengan adanya kegiatan yang dilakukan mahasiswa dari STIE Wikara 2026, khususnya Kelompok 10 KPPM. 

"Kegiatan mahasiswa alhamdullilah sangat. Bermanfaat bagi semua warga Desa Pawenang. Dari segi memasarkan UMKM, membuat bak sampah, membuat penerangan jalan, membuat nama jalan lingkungan, sarana pendidikan dan banyak lagi yang lainnya. Kami pemerintah Desa Pawenang mengucapkan terimakasih kepada para mahasiswa dan STIE Wikara Purwakarta," pungkasnya.(mas/sep)

Berita Terbaru

Cara Backup Chat WhatsApp dengan Mudah, Amankan Chat Penting

Cara Backup Chat WhatsApp dengan Mudah, Amankan Chat Penting

Lifestyle7 jam lalu
Cara Cek Nomor HP yang Terdaftar di Livin’ Mandiri, Begini Langkahnya

Cara Cek Nomor HP yang Terdaftar di Livin’ Mandiri, Begini Langkahnya

Lifestyle7 jam lalu
5 Curug Tersembunyi di Subang yang Jarang Diketahui, Aksesnya Mudah

5 Curug Tersembunyi di Subang yang Jarang Diketahui, Aksesnya Mudah

Lifestyle8 jam lalu
Sinopsis 100 Days of Deception, Kim You Jung jadi Mata-Mata

Sinopsis 100 Days of Deception, Kim You Jung jadi Mata-Mata

Lifestyle9 jam lalu
ADVERTISEMENT
SPN Tunda Aksi di PT VinFast, Buka Ruang Dialog dengan Manajemen dan Kemenaker

SPN Tunda Aksi di PT VinFast, Buka Ruang Dialog dengan Manajemen dan Kemenaker

Subang11 jam lalu
Kapolsek Pagaden Ingatkan Warga Waspadai Judi Online, Pinjol hingga Miras dan Knalpot Brong

Kapolsek Pagaden Ingatkan Warga Waspadai Judi Online, Pinjol hingga Miras dan Knalpot Brong

Subang11 jam lalu
Kaki Patah Akibat Kecelakaan, Ma Tayem Tetap Berjuang Mencari Nafkah, BAZNAS Subang Salurkan Bantuan

Kaki Patah Akibat Kecelakaan, Ma Tayem Tetap Berjuang Mencari Nafkah, BAZNAS Subang Salurkan Bantuan

Subang11 jam lalu
Hari Batik Nasional 2026: Sejarah, Makna, dan Alasan 2 Oktober Diperingati

Hari Batik Nasional 2026: Sejarah, Makna, dan Alasan 2 Oktober Diperingati

Nasional12 jam lalu
Profil dan Tugas Sekda Subang Setelah Dilantik, Apa yang Akan Dikerjakan?

Profil dan Tugas Sekda Subang Setelah Dilantik, Apa yang Akan Dikerjakan?

Subang12 jam lalu
UPTD BLK Himpun Minat Eks Pekerja PHK Subang, Formulir Sudah Tersedia

UPTD BLK Himpun Minat Eks Pekerja PHK Subang, Formulir Sudah Tersedia

Subang12 jam lalu