Jaga Integritas APH, Kejari Purwakarta Dijaga TNI Bersenjata Lengkap

PASUNDANEKSPRES.ID - Menindaklanjuti sinergitas antar lembaga penegak hukum dan pertahanan negara, pengamanan di lingkungan Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta resmi diperketat mulai hari ini.
Sejumlah personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) dengan atribut dan senjata lengkap tampak mulai menempati pos-pos penjagaan strategis di area kantor Kejari Purwakarta.
Peningkatan status pengamanan ini merupakan pelaksanaan langsung dari instruksi Panglima TNI melalui Telegram Nomor: TR/422/2025 tertanggal 5 Mei 2025.
Telegram tersebut diterbitkan sebagai implementasi teknis dari Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang telah disepakati antara Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Kerja sama ini bertujuan untuk memberikan dukungan pengamanan maksimal terhadap personel, aset, dan kegiatan operasional Kejaksaan di seluruh wilayah Indonesia.
Kajari Purwakarta melalui Kasi Intel Febri mengatakan, Poin-Poin Utama Pelaksanaan Instruksi di Purwakarta ini berdasarkan Telegram Panglima TNI No. TR/422/2025 tentang instruksi penugasan personel militer di lingkungan kejaksaan di seluruh Indonesia dan standarisasi Pengamanan Personel TNI yang ditugaskan dilengkapi dengan persenjataan lengkap sesuai standar operasional prosedur (SOP) pengamanan objek vital dan pejabat negara.
"Tujuan mencegah ancaman, gangguan, hambatan, dan tantangan (AGHT) terhadap jalannya penegakan hukum, serta menjamin keamanan para Jaksa dalam menangani kasus-kasus berisiko tinggi," ucapnya kepada awak media Pasundan Ekspres.
Lanjut dikatakan Febri, Kehadiran personel TNI di Kejari Purwakarta ini diharapkan dapat menciptakan suasana yang kondusif bagi para aparat penegak hukum dalam menjalankan tugasnya tanpa intimidasi dari pihak manapun.
"Sinergitas TNI dan Kejaksaan ini menegaskan komitmen negara dalam menjaga wibawa hukum dan kedaulatan peradilan. Masyarakat yang hendak mengunjungi Kejaksaan Negeri Purwakarta diimbau untuk tetap tenang dan mematuhi prosedur pemeriksaan keamanan yang kini diterapkan lebih ketat di pintu masuk demi kenyamanan dan keselamatan bersama," ungkapnya.
Menanggapi adanya penjagaan ketat yang dianggap tidak Lazim yang nampak di gedung Kejaksaan, sejumlah warga kemudian berpendapat bervariasi.
"Tidak biasanya, gerbang ditutup, keluar masuk gedung biasanya oleh sekuriti sekarang dilakukan oleh prajurit TNI. Ada situasi bahaya kah," tanya sejumlah pedagang yang biasa mangkat didepan gedung Kejaksaan Negeri Purwakarta yang beralamat di jalan Siliwangi No 25, Kelurahan Nagri Kidul, Kecamatan Purwakarta.
Warga menduga, penjagaan ketat tersebut berkaitan dengan adanya kejadian penjemputan seorang Oknum Jaksa berinisial NM oleh tim Kejaksaan Agung beberapa waktu lalu atau tepatnya Selasa (22/12/2025) lalu.
"Kami merasakan tegang dan takut, khawatir ada kejadian atau suasana yang berbahaya. Apalagi TNI yang berjaga selalu memegang senjata laras pajang mereka saat membuka pintu gerbang," lanjut warga.(mas/sep)
