Lapangan MAN Purwakarta Makin Cantik dan Nyaman dengan Kanopi Membran

PASUNDANEKSPRES.ID - Tepat pada 20 Juni 2026, MAN Purwakarta resmi memiliki lapangan olahraga dan upacara yang dipayungi kanopi membran. Ini menandakan seluruh proses pembangunan kanopi membran di atas lapangan berukuran 30 x 20 x 6 meter tersebut telah rampung.
Ditemui di lapangan yang menjadi pusat berkumpulnya seluruh civitas akademika MAN Purwakarta tersebut, Kasto Munawiharto, Ketua Komite MAN Purwakarta, menuturkan bahwa proses pembangunan kanopi membran memakan waktu lebih dari 10 bulan.
"Kami membangun kanopi membran ini murni dari sumbangan orang tua siswa Angkatan 2025-2026. Pembangunan sempat tersendat karena uang sumbangan yang masuk juga tersendat. Tapi, alhamdulillah sekarang sepenuhnya sudah selesai,” kata Kasto kepada wartawan, Selasa (23/6/2026).
Lebih lanjut, Kasto menjelaskan bahwa pembangunan kanopi membran tersebut merupakan proyek dengan waktu pengerjaan terlama yang pernah dilakukan oleh Komite MAN Purwakarta.
"Selama ini kami telah membangun gedung baru, ruang kelas baru, panggung, toilet, dan yang lainnya hasil dari sumbangan orangtua wali siswa selama kurun tiga tahun terakhir. Tapi, ini adalah proyek paling lama selesainya," ujar Kasto memaparkan.
Selain aspek keuangan yang tersendat, sambungnya, pembangunan ini membutuhkan ketelitian dan perhitungan yang sangat ketat untuk memastikan faktor keselamatan saat nanti digunakan. Kasto juga menjelaskan bahwa lapangan MAN yang ditutupi kanopi membran ini menjadi yang terluas dan tertinggi yang ada di seluruh sekolah Purwakarta.
"Setahu saya lapangan ini lapangan terluas yang pernah ditutupi dengan kanopi membran yang ada di seluruh sekolah Purwakarta," ucapnya.
Sementara itu, Kepala MAN Purwakarta, H. Wahyudin, mengucapkan terima kasih kepada Komite MAN Purwakarta yang telah menjadi jembatan antara kebutuhan madrasah dan pihak orang tua maupun wali siswa.
"Hadirnya lapangan yang ditutupi kanopi membran ini membuktikan bahwa sumbangsih para orangtua maupun wali siswa MAN Purwakarta Angkatan tahun 2025-2026 benar-benar total untuk menciptakan rasa nyaman kepada anak-anak yang sedang menuntut ilmu di MAN," kata Wahyudin.
Lebih lanjut Wahyudin menambahkan, gagasan awal ditutupnya lapangan dengan kanopi membran lahir dari keinginan siswa agar pembelajaran olahraga dan ekstrakurikuler tidak terganggu dengan hujan atau pun cuaca panas.
"Bisa dikatakan lapangan ini menjadi pusat dari aktivitas luar kelas yang diadakan di MAN Purwakarta. Maka, dengan ditutupnya lapangan oleh kanopi membran menjadikan semua aktivitas luar kelas tidak akan terganggu oleh hujan atau pun panas," ujarnya.
Ia pun bersyukur, menjelang tahun ajaran baru nanti, yakni pada 13 Juli 2026, lapangan berkanopi membran ini sudah benar-benar bisa digunakan.
"Alhamdulillah, tahun ajaran baru punya wajah baru. Insyaallah memberi manfaat dan kenyamanan bagi para siswa," ucap Wahyudin.(add/sep)
