Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Mahasiswa KKN Universitas Buana Perjuangan Karawang Latih Warga Citeko Kelola Sampah Organik

A
Adam SumartoEditor: Yusup Suparman
|09:42 WIB
Bagikan:
Mahasiswa KKN Universitas Buana Perjuangan Karawang Latih Warga Citeko Kelola Sampah Organik
PELATIHAN: Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Buana Perjuangan Karawang Kelompok Desa Citeko melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Eco Enzyme serta Komposter sederhana dengan galon bekas di TK Desa Citeko, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta. Adam Sumarto/Pasundan Ekspres

PURWAKARTA-Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang Kelompok Desa Citeko melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Eco Enzyme serta Komposter sederhana dengan galon bekas, Sabtu (25/7/2026) lalu.

Kegiatan yang berlangsung di TK Desa Citeko, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta tersebut sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelola sampah organik rumah tangga. 

Program ini diikuti oleh 20 peserta yang terdiri atas kepala desa, sekretaris desa, Babinsa, kader, PKK, serta perwakilan masyarakat Desa Citeko. Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja Mahasiswa KKN UBP Karawang dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Sekretaris Desa Citeko, Muhaemin Abdul Wase, mengapresiasi mahasiswa KKN UBP Karawang atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai mampu memberikan edukasi sekaligus solusi sederhana bagi masyarakat dalam mengelola sampah organik rumah tangga. Para peserta mendapatkan pemaparan mengenai urgensi pengelolaan sampah organik sebagai langkah awal dalam mengurangi timbulan sampah dan menjaga kebersihan lingkungan. 

Materi sosialisasi mengenai Eco Enzyme dan komposter disampaikan oleh Dina Febriana selaku narasumber. Dalam penyampaiannya, Dina menjelaskan bahwa Eco Enzyme merupakan cairan hasil fermentasi limbah organik yang memiliki berbagai manfaat, mulai dari pembersih alami, pupuk cair, hingga pengurai limbah organik. 

Selain itu, peserta juga diperkenalkan dengan komposter sederhana yang dapat dibuat dari galon bekas sebagai media pengolahan sampah organik menjadi kompos. "Melalui pelatihan ini, kami berharap masyarakat tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mempraktikkan pembuatan Eco Enzyme dan komposter secara mandiri sehingga pengelolaan sampah organik dapat menjadi kebiasaan yang bermanfaat bagi lingkungan," kata Dina.

Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Peserta aktif menyampaikan berbagai pertanyaan mengenai proses fermentasi, komposisi bahan, masa penyimpanan Eco Enzyme, hingga cara memanfaatkan hasil olahan tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Memasuki sesi praktik, peserta diajak membuat Eco Enzyme secara langsung menggunakan bahan-bahan organik yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar. Selain itu, peserta juga mempraktikkan pembuatan komposter sederhana dari galon bekas sebagai alternatif pengolahan sampah organik di tingkat rumah tangga.

Ketua KKN UBP Karawang Desa Citeko, Nasirul Hajin, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendorong perubahan perilaku masyarakat terhadap pengelolaan sampah. "Kami berharap pelatihan ini menjadi langkah awal bagi masyarakat Desa Citeko untuk mulai mengelola sampah organik secara mandiri. Dengan memanfaatkan limbah organik menjadi Eco Enzyme maupun kompos, masyarakat tidak hanya mengurangi jumlah sampah, tetapi juga memperoleh manfaat yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari," ujar Nasirul Hajin.

Melalui kegiatan ini, peserta berhasil memahami konsep dan manfaat Eco Enzyme serta komposter sebagai solusi pengelolaan sampah organik rumah tangga. Selain memperoleh  pengetahuan mengenai bahan dan alat yang digunakan, peserta juga mampu mempraktikkan proses pembuatannya sesuai dengan komposisi dan tahapan yang benar.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen antara mahasiswa KKN, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendukung pengelolaan sampah yang lebih baik. "Program ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun budaya pengelolaan sampah organik yang berkelanjutan sekaligus mendukung tercapainya SDGs Desa, khususnya pada aspek pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat," ucapnya.

Sebagai bagian dari pelaksanaan KKN UBP Karawang, kegiatan ini juga menjadi wujud sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menciptakan solusi nyata terhadap permasalahan lingkungan melalui pendekatan edukatif dan partisipatif.(add/sep)

Berita Terbaru

Dampak Kemarau, Air Situ Buleud Purwakarta Menyusut Drastis

Dampak Kemarau, Air Situ Buleud Purwakarta Menyusut Drastis

Headline2 jam lalu
Refleksi Hari Santri Nasional, KH. Anwar Nasihin: Masa Depan Bangsa Tergantung SDM Santri

Refleksi Hari Santri Nasional, KH. Anwar Nasihin: Masa Depan Bangsa Tergantung SDM Santri

Purwakarta2 jam lalu
Salurkan Air Bersih, FIFGROUP dan Kodim Kirim Dua Water Tank ke Nagri Tengah dan Sindangkasih

Salurkan Air Bersih, FIFGROUP dan Kodim Kirim Dua Water Tank ke Nagri Tengah dan Sindangkasih

Purwakarta2 jam lalu
Momen Hari Santri Nasional 2026, Santri Diajak Menabung Haji Sejak Dini, Melalui Program Goes To School

Momen Hari Santri Nasional 2026, Santri Diajak Menabung Haji Sejak Dini, Melalui Program Goes To School

Purwakarta2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Dampingi Audit, Kemenag Subang Perkuat Tata Kelola Madrasah yang Akuntabel

Dampingi Audit, Kemenag Subang Perkuat Tata Kelola Madrasah yang Akuntabel

Subang2 jam lalu
Meriah dengan Sisingaan dan Kereta Kencana, SAE Wedding Organizer Rayakan Satu Dekade

Meriah dengan Sisingaan dan Kereta Kencana, SAE Wedding Organizer Rayakan Satu Dekade

Subang2 jam lalu
Hari Santri Nasional 2026, Ketua F-PKB DPRD Subang Zaenal Mutaqin Dorong Pembentukan Dewan Pesantren

Hari Santri Nasional 2026, Ketua F-PKB DPRD Subang Zaenal Mutaqin Dorong Pembentukan Dewan Pesantren

Subang2 jam lalu
Alhamdulillah, Hasil Zakat Warga Bisa Bantu Rumah Korban Tanah Longsor di Pagaden

Alhamdulillah, Hasil Zakat Warga Bisa Bantu Rumah Korban Tanah Longsor di Pagaden

Subang9 jam lalu
Distrik Viking Ganas Kunjungi Sub dan Kowil Subang Selatan, Tekankan KTA dan Ketertiban

Distrik Viking Ganas Kunjungi Sub dan Kowil Subang Selatan, Tekankan KTA dan Ketertiban

Headline9 jam lalu
Satpol PP Subang Dampingi KPPBC Purwakarta Sisir Peredaran Rokok Ilegal

Satpol PP Subang Dampingi KPPBC Purwakarta Sisir Peredaran Rokok Ilegal

Headline9 jam lalu