Mahasiswa Politeknik Enjinering Indorama Perjuangkan Hak Disabilitas

Angkat Isu Kesejahteraan pada Indonesia FLS 2026
PURWAKARTA-Mahasiswa Politeknik Enjinering Indorama, Agung Aditya Pujiawan, mengangkat isu tentang kesejahteraan dan pemberdayaan disabilitas pada program kepemimpinan nasional bertajuk Indonesia Future Leaders Summit (FLS) 2026, yang digelar di Kota Depok, pada 7 - 9 Oktober 2026. Sebagai delegasi resmi Politeknik Enjinering Indorama sekaligus perwakilan pemuda Purwakarta pada event nasional yang digelar Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) tersebut, Agung menyuarakan dan memperjuangkan hak para disabilitas.
Agung secara tegas menyampaikan aspirasi penting terkait pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas guna mendorong komitmen para stakeholder agar menciptakan sistem inklusif yang berkeadilan. "Sejahterakan kaum disabilitas dalam pemberdayaan khusus, baik di sektor pendidikan maupun kesempatan lapangan pekerjaan. Kita harus bersama-sama mewujudkan apa yang selama ini dianggap keterbatasan menjadi potensi ekonomi yang nyata bagi kemajuan bangsa," kata Agung saat dikonfirmasi, Sabtu (10/10/2026).
Keberanian Agung dalam menyuarakan isu inklusivitas ini tidak hanya membawa nama harum Politeknik Enjinering Indorama di panggung nasional, tetapi juga menjadi bukti nyata kontribusi dan kepedulian pemuda daerah dalam mewarnai kebijakan kepemimpinan masa depan Indonesia.
Gagasan kritis mengenai kesejahteraan disabilitas yang ia sampaikan mempertegas bahwa mahasiswa pendidikan vokasi memiliki kapasitas kepemimpinan, kepedulian sosial yang tinggi, serta daya saing kuat dalam menghadirkan solusi konkret bagi tantangan bangsa. "Semoga aspirasi yang saya perjuangkan ini dapat memotivasi seluruh generasi muda, khususnya mahasiswa di daerah, untuk terus berani mengembangkan potensi diri, berprestasi di tingkat nasional, dan berkontribusi aktif membawa perubahan positif bagi Indonesia," ujar Agung.
Untuk diketahui, Indonesia FLS 2026 Kemendiktisaintek dirancang secara khusus guna membekali para pemimpin muda dengan wawasan strategis, pemikiran kritis, pemecahan masalah kompleks, serta keberanian dalam menyuarakan gagasan inovatif demi mendukung efektivitas pembangunan nasional. Indonesia FLS 2026 diawali dengan seleksi ketat pada tahap Future Leaders Camp (FLC) yang diikuti oleh 60 peserta terpilih yang berasal dari lima regional se-Indonesia.
Melalui proses kompetisi dan seleksi berkas hingga wawancara yang komprehensif, Agung berhasil membuktikan kualitasnya di antara ratusan pendaftar nasional. Ia berhasil melenggang menembus babak utama dan bergabung bersama 300 delegasi terpilih Indonesia FLS 2026 dari seluruh nusantara.
Selama kegiatan berlangsung, para delegasi mengikuti berbagai agenda strategis, mulai dari workshop kepemimpinan, diskusi panel lintas sektoral, hingga sesi audiensi langsung bersama para pemangku kebijakan (stakeholder) nasional dan pimpinan kementerian.
Keberhasilan Agung menembus ajang Indonesia FLS 2026 Kemendiktisaintek merupakan wujud prestasi yang sangat membanggakan bagi civitas akademika Politeknik Enjinering Indorama dan masyarakat Purwakarta.(add/sep)
