Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Om Zein Apresiasi Pemdes Tolak Penebangan Jati di Hutan Cigangsa

M
MaldiansyahEditor: Asep
|08:05 WIB
Bagikan:
Om Zein Apresiasi Pemdes Tolak Penebangan Jati di Hutan Cigangsa
PENOLAKAN: Ketegasan Pemdes Campakasari dalam menolak rencana penebangan pohon jati di kawasan Hutan Cigangsa mendapat respons positif dari Pemkab Purwakarta. Maldiansyah/Pasundan Ekspres

Langkah Konkret Pelestarian Lingkungan 

PURWAKARTA-Ketegasan Pemerintah Desa (Pemdes) Campakasari dalam menolak rencana penebangan pohon jati di kawasan Hutan Cigangsa mendapat respons positif dari Pemkab Purwakarta. Bupati Purwakarta Saeful Bahri Binzen atau akrab disapa Om Zein secara langsung memberikan apresiasi atas langkah proaktif tersebut sebagai bentuk nyata komitmen menjaga kelestarian ekosistem hutan di wilayahnya.

Keputusan Pemdes Campakasari untuk membatalkan izin atau menolak aktivitas penebangan yang direncanakan oleh pihak tertentu diambil setelah mempertimbangkan dampak ekologis jangka panjang. Hutan Cigangsa diketahui merupakan area resapan air vital dan habitat bagi berbagai jenis flora serta fauna lokal.

"Saya sangat mengapresiasi sikap tegas Kepala Desa dan perangkat desa Campakasari. Ini adalah contoh kepemimpinan yang visioner. Mereka tidak hanya berpikir soal keuntungan sesaat, tetapi juga keberlangsungan hidup warga di masa depan," ujar Bupati Purwakarta dilaman medsos pribadinya saat menanggapi masukan masyarakat yang meminta Pemkab Purwakarta menangguhkan penebangan pohon jati di hutan jati cigangsa di lahan perhutani.

Bupati menekankan bahwa hutan bukan sekadar kumpulan kayu yang bisa ditebang, melainkan infrastruktur alam yang mencegah bencana seperti longsor dan kekeringan. Langkah Pemdes Campakasari dinilai selaras dengan program pemerintah kabupaten yang tengah gencar menggalakkan gerakan "Purwakarta Hijau". "Jangan sampai karena satu dua pohon ditebang, kita kehilangan sumber air atau menghadapi bencana tanah longsor. Apa yang dilakukan Campakasari harus menjadi inspirasi bagi desa-desa lain yang memiliki kawasan hutan," tambahnya.

Kepala Desa Campakasari, Adji Darmaji menjelaskan bahwa penolakan tersebut didasarkan pada hasil musyawarah desa dan kajian sederhana mengenai fungsi hutan sebagai penyangga kehidupan warga sekitar. "Kami mendengar aspirasi warga yang khawatir jika pohon-pohon besar di Cigangsa habis, sumber mata air akan kering. Maka, kami putuskan untuk mempertahankan status hutan lindung tersebut. Tidak ada izin penebangan komersial yang kami keluarkan," jelasnya.

Hingga saat ini, kondisi Hutan Cigangsa terpantau aman dan asri. Pemdes Campakasari bersama kelompok tani dan pemuda setempat juga berencana memperkuat patroli rutin untuk mencegah aksi illegal logging di masa mendatang.
Sementara itu, Dedi Sharyadi Mantri Hutan Perhutani Kabupaten Purwakarta menyatakan siap memberikan dukungan teknis, termasuk bantuan bibit untuk program reboisasi tambahan dan pemasangan rambu-rambu larangan penebangan liar di titik-titik rawan.

Dengan adanya dukungan penuh dari pimpinan daerah, diharapkan kesadaran masyarakat untuk menjaga hutan semakin meningkat, menjadikan Hutan Cigangsa sebagai paru-paru dunia mini yang tetap lestari bagi generasi mendatang. "Kami nyatakan jika ada informasi bahwa pohon jati hutan cigangsa akan ditebang,  kami tegaskan info tersebut Hoax. Kami atas nama perhutani tidak akan menebang pohon dalam waktu dekat ini khususnya di hutan jati cigangsa," pungkasnya.(mas/sep)

Berita Terbaru

Masuki Tahap Ketiga Pilot Project PERINTIS 10 Hari Kini Tersedia di 131 Kantah

Masuki Tahap Ketiga Pilot Project PERINTIS 10 Hari Kini Tersedia di 131 Kantah

Nasional5 jam lalu
Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat: Proses Dipermudah

Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat: Proses Dipermudah

Nasional5 jam lalu
BAZNAS Subang Hadiri Rakornas 2026 di Jakarta, Dorong Mustahik Bertransformasi Menjadi Muzaki

BAZNAS Subang Hadiri Rakornas 2026 di Jakarta, Dorong Mustahik Bertransformasi Menjadi Muzaki

Subang6 jam lalu
Ops Antik Lodaya 2026, Polres Subang Sita 111 Botol Miras di Ciater

Ops Antik Lodaya 2026, Polres Subang Sita 111 Botol Miras di Ciater

Subang6 jam lalu
ADVERTISEMENT
128 Pemanah Siap Ramaikan Latgab Perpani

128 Pemanah Siap Ramaikan Latgab Perpani

Subang6 jam lalu
Akta Kematian Jadi Dokumen Penting Administrasi Kependudukan

Akta Kematian Jadi Dokumen Penting Administrasi Kependudukan

Subang6 jam lalu
Prediksi Saham IHSG 14 Oktober 2026: Masih Rawan Koreksi atau Berpeluang Rebound?

Prediksi Saham IHSG 14 Oktober 2026: Masih Rawan Koreksi atau Berpeluang Rebound?

Lifestyle9 jam lalu
Gubernur Kaltim Malah ke Singapura Saat Karhutla Kalimantan? Simak Berita Updatenya di Sini!

Gubernur Kaltim Malah ke Singapura Saat Karhutla Kalimantan? Simak Berita Updatenya di Sini!

Nasional10 jam lalu
Sinopsis Dead-End Job, Drama Misteri-Fantasi Tayang Akhir Oktober 2026

Sinopsis Dead-End Job, Drama Misteri-Fantasi Tayang Akhir Oktober 2026

Lifestyle10 jam lalu
PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan

PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan

Nasional10 jam lalu