Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Diskanak Pastikan Nihil Kasus Rabies di Purwakarta

A
Adam SumartoEditor: Asep
|08:28 WIB
Bagikan:
Diskanak Pastikan Nihil Kasus Rabies di Purwakarta
VAKSINASI: Petugas dari Diskanak Purwakarta memberikan vaksinasi rabies kepada hewan peliharaan sebagai upaya menjaga Kabupaten Purwakarta tetap nihil kasus rabies, Kamis (17/9/2026). Adam Sumarto/Pasundan Ekspres

Pencegahan Lewat Pelayanan Kesehatan Hewan Gratis 

PURWAKARTA-Dinas Peternakan dan Perikanan (Diskanak) terus menjaga Kabupaten Purwakarta yang hingga saat ini statusnya masih nihil dari kasus rabies. Salah satu upayanya adalah dengan memperkuat pencegahan kasus rabies di Purwakarta melalui pelayanan kesehatan hewan gratis.

Seperti yang terlihat di Kantor Diskanak Purwakarta pada Kamis (17/9/2026) siang. Pelayanan kesehatan hewan gratis kali ini digelar dalam rangka memperingati Hari Rabies Sedunia yang dipadukan dengan Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Tampak sejumlah hewan peliharaan warga dibawa untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dan vaksinasi. Petugas pun melakukan skrining sebelum memberikan vaksin rabies kepada hewan yang dinilai memenuhi syarat.
Kegiatan tersebut menyasar hewan yang rentan terhadap rabies, seperti anjing, kucing, musang, dan monyet. Sementara pelayanan kesehatan juga diperluas denagn menyasar hewan kuda yang berada di sejumlah kawasan dan istal di Purwakarta.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Diskanak Purwakarta, Wini Karmila mengatakan, vaksinasi rabies menjadi salah satu langkah penting untuk mempertahankan Purwakarta tetap bebas dari penyakit tersebut. "Rabies di Purwakarta alhamdulillah zero penyakit rabies, tetapi kasus penggigitan sampai saat ini masih ada," kata Wini kepada wartawan di lokasi. 

Berdasarkan laporan yang diterima Diskanak, kata Wini, kasus gigitan yang terjadi lebih banyak melibatkan kucing. Terdapat sekitar tiga laporan gigitan kucing dan satu laporan yang melibatkan anjing. Akan tetapi, lanjut dia, seluruh hewan yang dilaporkan menggigit tersebut telah menjalani observasi dan dinyatakan bebas dari rabies.
Wini mengimbau masyarakat yang mengalami gigitan dari hewan penular rabies agar segera melaporkannya kepada Diskanak maupun Dinas Kesehatan.

Menurutnya, penanganan dilakukan secara terpadu. Hewan yang menggigit akan menjalani observasi oleh petugas peternakan, sedangkan korban gigitan mendapatkan penanganan dan pemantauan dari Dinas Kesehatan. "Untuk masyarakat yang mendapatkan gigitan dari kucing atau hewan peliharaannya, silakan dikomunikasikan ke Dinas Peternakan dan Dinas Kesehatan. Untuk hewannya kita observasi, manusianya diobservasi oleh Dinas Kesehatan," ujarnya.

Wini menyebutkan, rabies merupakan penyakit yang sangat berbahaya karena menyerang sistem saraf pusat dan dapat berakibat fatal apabila gejalanya sudah muncul. Pada manusia, gejala rabies di antaranya kejang-kejang, gangguan pada susunan saraf pusat, hingga muncul rasa takut terhadap air dan cahaya. "Kalau untuk manusia sangat mematikan. Dia sampai kejang-kejang, mengganggu susunan saraf pusat, sampai takut air dan takut cahaya. Dan itu mematikan," ucapnya.

Tahun ini, kata dia, Diskanak Purwakarta menargetkan sebanyak 2.500 hewan mendapatkan vaksinasi rabies. Khusus pelaksanaan pelayanan dalam rangka Hari Rabies Sedunia, ditargetkan sebanyak 390 ekor hewan mendapatkan vaksinasi.

Wini mengatakan, pelayanan vaksinasi masih akan dibuka hingga Selasa (22/9/2026) apabila target pelayanan pada kegiatan utama belum seluruhnya tercapai. "Target tahun ini 2.500. Hari ini targetnya 390 ekor. Kalau hari ini tidak tercapai, kami masih melaksanakan sampai Selasa tanggal 22 September," katanya.

Selain vaksinasi rabies, Diskanak Purwakarta juga memberikan pelayanan kesehatan terhadap kuda. Pelayanan tersebut mulai dilakukan di kawasan Sukabulan serta sejumlah istal di Kecamatan Darangdan dan Bojong.(add/sep)

Berita Terbaru

Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Nasional45 menit lalu
Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Jawa Barat1 jam lalu
Viral Dugaan Keracunan di Resto 88 Seoul Bandung, Korban Alami Diare hingga Demam

Viral Dugaan Keracunan di Resto 88 Seoul Bandung, Korban Alami Diare hingga Demam

Jawa Barat2 jam lalu
Kemarau Subang Belum Usai, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai

Kemarau Subang Belum Usai, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai

Subang2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Musim Hujan 2026/2027 Mundur, BMKG Ungkap Penyebab dan Perkiraannya

Musim Hujan 2026/2027 Mundur, BMKG Ungkap Penyebab dan Perkiraannya

Nasional2 jam lalu
Lionel Messi Resmi Pensiun dari Timnas Argentina Setelah 21 Tahun Berkarier

Lionel Messi Resmi Pensiun dari Timnas Argentina Setelah 21 Tahun Berkarier

Olahraga2 jam lalu
Dakwaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Didakwa Peras Rp55 Miliar dan TPPU

Dakwaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Didakwa Peras Rp55 Miliar dan TPPU

Nasional2 jam lalu
Prediksi Susunan Pemain Persib vs Port FC di ASEAN Club Championship Shopee Cup 2026

Prediksi Susunan Pemain Persib vs Port FC di ASEAN Club Championship Shopee Cup 2026

Olahraga2 jam lalu
Bupati Purwakarta Soroti Papan Informasi Proyek yang Tak Terlihat Publik

Bupati Purwakarta Soroti Papan Informasi Proyek yang Tak Terlihat Publik

Headline2 jam lalu
Suhar Nomor Urut 2, Bawa Visi Ciater Maju dan Masyarakat Sejahtera

Suhar Nomor Urut 2, Bawa Visi Ciater Maju dan Masyarakat Sejahtera

Subang2 jam lalu