Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

PJR Cipularang Ajak Santri di Purwakarta Tertib Lalu Lintas

M
MaldiansyahEditor: Yusup Suparman
|10:38 WIB
Bagikan:
PJR Cipularang Ajak Santri di Purwakarta Tertib Lalu Lintas
Polisi saat memakaikan helm kepada santri di Pondok Pesantren Riyadhul Mubtadihin, Desa Campakasari, Kabupaten Purwakarta, Jumat (6/11/2026).

PURWAKARTA - Ratusan santri dan santriwati tampak antusias mengikuti kegiatan sosialisasi keamanan dan keselamatan berlalu lintas di Pondok Pesantren Riyadhul Mubtadihin, Desa Campakasari, Kabupaten Purwakarta, Jumat (6/11/2026).

 Sosialisasi langsung oleh Kepala (KA) Induk Patroli Jalan Raya (PJR) Cipularang, Kompol Joko Prihantono, S.H.

Kegiatan yang dikemas dengan konsep fun education ini sukses menyita perhatian para santri. Tidak hanya mendengarkan paparan materi di atas panggung, para santri dan santriwati juga dilibatkan dalam sesi kuis berhadiah, tanya jawab interaktif, hingga simulasi penggunaan helm berstandar SNI yang benar.

Tepuk tangan dan gelak tawa kerap mewarnai sesi tersebut, menandakan tingginya antusiasme generasi muda penghafal Al-Qur'an ini terhadap ilmu keselamatan di jalan raya.

Dalam keterangannya di sela-sela kegiatan, Kompol Joko Prihantono menjelaskan alasan kuat mengapa jajaran PJR Cipularang memilih merambah lingkungan pondok pesantren sebagai sasaran utama sosialisasi keselamatan berlalu lintas. Menurutnya, nilai-nilai keselamatan di jalan raya sangat sejalan dengan prinsip-prinsip keagamaan dan moral yang diajarkan di pesantren.

"Mengapa kami masuk ke pondok pesantren? Karena pada hakikatnya, berlalu lintas yang aman dan tertib itu bukan sekadar mematuhi aturan negara atau menghindari tilang. Berlalu lintas yang aman merupakan bagian dari kemanusiaan itu sendiri," ujar Kompol Joko dengan penuh penekanan di hadapan para santri.

Kompol Joko melanjutkan, dalam perspektif kemanusiaan dan agama, menjaga nyawa adalah kewajiban utama. Ketika seseorang berkendara dengan aman, memakai helm, mematuhi rambu, dan tidak ugal-ugalan, maka ia sedang memanusiakan diri sendiri serta menghargai kehidupan orang lain. 

"Kecelakaan di jalan raya, terutama di jalur vital seperti Cipularang, sering kali merenggut kemanusiaan kita. Ada keluarga yang kehilangan, ada masa depan yang terputus. Oleh karena itu, kami ingin menanamkan kepada adik-adik santri bahwa keselamatan berlalu lintas adalah manifestasi dari rasa syukur kita kepada Tuhan dan bentuk kasih sayang kita kepada sesama manusia," tambahnya.

Pihak pengasuh Pondok Pesantren Riyadhul Mubtadihin menyambut sangat positif inisiatif dari PJR Cipularang ini. Para santri dinilai sebagai agen perubahan yang strategis. Jika sejak dini mereka sudah memiliki kesadaran bahwa keselamatan di jalan raya adalah bagian dari akhlak dan kemanusiaan, maka budaya tertib berlalu lintas akan terus tumbuh dan menular ke lingkungan keluarga serta masyarakat luas.

Kegiatan sosialisasi yang berlangsung meriah ini ditutup dengan pembagian helm SNI secara simbolis kepada perwakilan santri dan foto bersama. Diharapkan, sinergitas antara kepolisian dan lembaga pendidikan Islam ini dapat terus digalakkan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas, khususnya di wilayah hukum Polres Purwakarta dan jalur rawan kecelakaan seperti Tol Cipularang. 

Sejalan dengan pesan kemanusiaan yang disampaikan, kepedulian KA Induk PJR Cipularang tidak hanya berhenti pada sesi edukasi di atas panggung. Puncak kemeriahan dan keakraban semakin terasa saat Kompol Joko Prihantono beserta jajaran PJR Cipularang turun langsung ke tengah-tengah ratusan santri untuk membagikan bantuan sosial.

Dalam sesi ini, Kompol Joko secara simbolis maupun langsung menyerahkan ratusan helm berstandar SNI kepada para santri. Tak hanya itu, sebagai bentuk perhatian terhadap kehidupan spiritual para penuntut ilmu agama, PJR Cipularang juga membagikan perlengkapan ibadah, peci baru untuk para santriwan, serta kerudung baru untuk para santriwati.

Suasana haru sekaligus bahagia menyelimuti halaman pesantren. Para santriwan tampak gagah mengenakan peci hitam barunya, sementara para santriwati tersenyum manis dengan kerudung baru yang mereka terima. Mereka antre dengan tertib, mencerminkan kedisiplinan yang selama ini diajarkan di lingkungan pondok.

"Helm ini kami berikan agar kelak ketika mereka berkendara, fisik dan nyawa mereka terlindungi. Sementara peci, kerudung, dan sarana ibadah ini adalah simbol penjagaan akhlak dan spiritualitas mereka. Kami ingin adik-adik santri ini tidak hanya selamat di jalan raya, tapi juga selamat dunia dan akhirat," ungkap Kompol Joko di tengah-tengah santri yang sedang menerima bantuan.

Pengasuh Pondok Pesantren Riyadhul Mubtadihin menyambut hangat kehadiran dan bantuan dari PJR Cipularang. Pihak pesantren menilai, apa yang dilakukan oleh Kompol Joko dan jajarannya melampaui tugas kepolisian pada umumnya.

"Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih kepada Pak Kompol dan tim PJR Cipularang. Ini bukan sekadar bantuan fisik berupa helm atau pakaian, tetapi ini adalah bentuk kasih sayang, doa, dan perhatian Bapak kepolisian terhadap masa depan anak-anak didik kami. Pesan keselamatan berlalu lintas yang dibarengi dengan pemberian sarana ibadah ini pasti akan sangat membekas di hati para santri," ujar perwakilan pengasuh pesantren.

Kegiatan yang diakhiri dengan sesi foto bersama dan doa bersama ini menjadi bukti nyata bahwa Polri, khususnya PJR Cipularang, hadir bukan hanya sebagai penegak hukum di jalan raya, tetapi juga sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang memanusiakan manusia. 

Sinergitas antara kepolisian dan pondok pesantren di Desa Campakasari ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi wilayah lainnya, menciptakan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara agama, tetapi juga tertib, aman, dan sadar akan keselamatan berlalu lintas," pungkas H.Umar Hamzah pimpinaj Pondok Pesantren dilokasi.(mas/ysp) 

Berita Terbaru

PJR Cipularang Ajak Santri di Purwakarta Tertib Lalu Lintas

PJR Cipularang Ajak Santri di Purwakarta Tertib Lalu Lintas

Purwakarta11 menit lalu
Hendak Tawuran di Pagaden, Tiga Remaja Diamankan Polisi dengan Dua Senjata Tajam

Hendak Tawuran di Pagaden, Tiga Remaja Diamankan Polisi dengan Dua Senjata Tajam

Headline18 menit lalu
Jam Buka Lembur Pakuan Subang, Wisata Desa Budaya Sunda yang Gratis dan Instagramable

Jam Buka Lembur Pakuan Subang, Wisata Desa Budaya Sunda yang Gratis dan Instagramable

Lifestyle49 menit lalu
Cara Aktifkan ATM BNI yang Mati Lewat Online, Cukup Pakai Aplikasi wondr Tanpa ke Bank

Cara Aktifkan ATM BNI yang Mati Lewat Online, Cukup Pakai Aplikasi wondr Tanpa ke Bank

Lifestyle57 menit lalu
Loker Subang Terbaru November 2026, Ada Buat Lulusan SMA/SMK

Loker Subang Terbaru November 2026, Ada Buat Lulusan SMA/SMK

Jawa Barat2 jam lalu
Rekomendasi Film Baru di Bioskop Pekan Ini November 2026, GJLS: Berapi-Api Sudah Tayang

Rekomendasi Film Baru di Bioskop Pekan Ini November 2026, GJLS: Berapi-Api Sudah Tayang

Lifestyle3 jam lalu
Jadwal BSU Cair November–Desember 2026, Benarkah Bantuan Subsidi Upah Segera Disalurkan?

Jadwal BSU Cair November–Desember 2026, Benarkah Bantuan Subsidi Upah Segera Disalurkan?

Nasional5 jam lalu
Cetak Sejarah, Tim Sepak Bola Subang Taklukan Tuan Rumah Kota Bekasi di Porprov Jabar XV

Cetak Sejarah, Tim Sepak Bola Subang Taklukan Tuan Rumah Kota Bekasi di Porprov Jabar XV

Jawa Barat14 jam lalu
VinFast VF 9: SUV Listrik Premium dengan Desain Futuristik, Performa Bertenaga, dan Teknologi Canggih

VinFast VF 9: SUV Listrik Premium dengan Desain Futuristik, Performa Bertenaga, dan Teknologi Canggih

Lifestyle14 jam lalu
Kronologi dan Dampak Kasus Penyadapan Ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto

Kronologi dan Dampak Kasus Penyadapan Ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto

Nasional15 jam lalu