Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Satreskrim Polres Purwakarta dan Tim Jibom Gegana Polda Jabar Olah TKP di Lokasi Ledakan di Toko Bangunan Wanayasa

A
Adam SumartoEditor: Rian Alfian
|10:25 WIB
Bagikan:
Satreskrim Polres Purwakarta dan Tim Jibom Gegana Polda Jabar Olah TKP di Lokasi Ledakan di Toko Bangunan Wanayasa
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Purwakarta bersama Tim Penjinak Bom (Jibom) Gegana Polda Jawa Barat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) - ADAM SUMARTO/PASUNDAN EKSPRES

PURWAKARTA - Ledakan di Toko Bangunan Wanayasa. Penyebab ledakan yang menghancurkan sebuah toko bangunan di Desa Wanasari, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Purwakarta masih menjadi misteri. Pihak kepolisian pun masih terus melakukan penyelidikan.

Ledakan di Toko Bangunan Wanayasa

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Purwakarta bersama Tim Penjinak Bom (Jibom) Gegana Polda Jawa Barat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) secara menyeluruh untuk mengungkap penyebab pasti ledakan yang menewaskan satu orang tersebut.

Pantauan di lokasi, Tim Jibom menggunakan peralatan deteksi khusus memastikan tidak ada lagi benda berbahaya maupun material yang berpotensi memicu ledakan susulan. 

Petugas juga memeriksa titik pusat ledakan serta melakukan identifikasi terhadap berbagai serpihan yang berserakan di sekitar lokasi.

Sebelum dievakuasi ke RSUD Bayu Asih Purwakarta, jenazah korban sempat diperiksa di lokasi guna kepentingan penyelidikan. Selanjutnya korban dibawa ke rumah sakit untuk menjalani visum dan autopsi.

Kasatreskrim Polres Purwakarta, AKP I Made Purwantara, mengatakan proses olah TKP sempat terkendala minimnya pencahayaan karena dilakukan menjelang malam. 

Petugas pun harus menambah penerangan agar proses investigasi dapat berlangsung maksimal.

"Hasil sementara kami masih melakukan penyelidikan. Kami dibantu BPBD dan Damkar serta berkoordinasi dengan Tim Gegana Polda Jabar untuk olah TKP. Penyelidikan masih berlanjut karena kami mencari penerangan," kata Made kepada wartawan di lokasi, Minggu (12/7/2026) petang.

Terkait kondisi korban, Made menegaskan pihaknya belum dapat memastikan jenis luka yang dialami karena masih menunggu hasil pemeriksaan medis dari rumah sakit.

"Korban sudah dibawa ke RSUD untuk divisum dan autopsi. Mengenai luka, belum bisa kami simpulkan apakah luka bakar atau luka lainnya. Kami menunggu hasil pemeriksaan dari dokter," ujarnya.

Dari hasil olah TKP sementara, ia mengatakan, polisi menemukan lubang bekas ledakan berdiameter sekitar 40-50 Cm dengan kedalaman kurang lebih 40 Cm. Kuatnya daya ledak juga diduga membuat korban terpental hingga sekitar dua meter dari titik ledakan.

Petugas turut mengamankan berbagai serpihan yang ditemukan di sekitar titik nol ledakan, mulai dari potongan pakaian korban, serpihan telepon genggam, hingga material lain yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut. 

Seluruh barang bukti, lanjut dia, akan dibawa ke Laboratorium Forensik untuk diperiksa lebih lanjut oleh Tim Jibom.

"Serpihan-serpihan sudah kami amankan, namun belum bisa disimpulkan apakah berkaitan langsung dengan penyebab ledakan. Semuanya akan diuji di laboratorium forensik," ucapnya.

Hingga kini, polisi belum menemukan indikasi adanya bahan peledak di lokasi kejadian. Penyebab pasti ledakan masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik serta analisis Tim Jibom Polda Jawa Barat.

Selain mengumpulkan barang bukti, penyidik juga terus memeriksa saksi-saksi untuk menyusun kronologi lengkap insiden tersebut. Sejauh ini, tiga orang saksi telah dimintai keterangan.

"Kami belum bisa menyimpulkan penyebab ledakan dan masih menunggu hasil pemeriksaan Tim Jibom. Proses penyelidikan akan terus dilakukan hingga tuntas," kata Made.(add)

OLAH TKP. Petugas Satreskrim Polres Purwakarta bersama Tim Jibom Gegana Polda Jawa Barat melakukan olah TKP di lokasi ledakan toko bangunan di Desa Wanasari, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Purwakarta, Minggu (12/7/2026) petang.

Berita Terbaru

Acara HUT TNI 2026 Dipindah ke Cilangkap, Ini Jadwalnya

Acara HUT TNI 2026 Dipindah ke Cilangkap, Ini Jadwalnya

Nasional6 jam lalu
POLSUB dan Pengda FORBASI Jabar Resmi Gelar Kejurda 2026

POLSUB dan Pengda FORBASI Jabar Resmi Gelar Kejurda 2026

Subang6 jam lalu
Motor Warga Hilang, Keamanan Parkir di Pasar Malam Lapangan Bintang Subang jadi Sorotan

Motor Warga Hilang, Keamanan Parkir di Pasar Malam Lapangan Bintang Subang jadi Sorotan

Subang7 jam lalu
Polres Subang Sasar Miras hingga Knalpot Brong Dalam Patroli KRYD

Polres Subang Sasar Miras hingga Knalpot Brong Dalam Patroli KRYD

Subang7 jam lalu
ADVERTISEMENT
Prediksi Cuaca Kabupaten Subang 5 Oktober 2026: Berawan, Suhu hingga 35 Derajat Celsius

Prediksi Cuaca Kabupaten Subang 5 Oktober 2026: Berawan, Suhu hingga 35 Derajat Celsius

Subang7 jam lalu
Proyek PSEL di Bandung Barat Mulai Dibangun, Apa Dampaknya bagi Lingkungan?

Proyek PSEL di Bandung Barat Mulai Dibangun, Apa Dampaknya bagi Lingkungan?

Bandung Barat11 jam lalu
Segini Gaji Karyawan Pabrik Mobil Listrik di Subang, Operator Bisa Bawa Pulang Rp5 Jutaan

Segini Gaji Karyawan Pabrik Mobil Listrik di Subang, Operator Bisa Bawa Pulang Rp5 Jutaan

Jawa Barat14 jam lalu
Mitra Samira Travel Resmi Hadir di Subang, Permudah Warga Wujudkan Impian ke Tanah Suci

Mitra Samira Travel Resmi Hadir di Subang, Permudah Warga Wujudkan Impian ke Tanah Suci

Headline15 jam lalu
Jadi Finalis FIFA ASEAN Cup 2026, Segini Posisi Timnas Indonesia di Ranking FIFA

Jadi Finalis FIFA ASEAN Cup 2026, Segini Posisi Timnas Indonesia di Ranking FIFA

Olahraga15 jam lalu
Polres Subang Sasar Miras hingga Knalpot Brong, 64 Botol dan 9 Motor Diamankan

Polres Subang Sasar Miras hingga Knalpot Brong, 64 Botol dan 9 Motor Diamankan

Headline16 jam lalu