Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

SMPN 5 Purwakarta Tanamkan Toleransi, Terapkan AKPK dan Sediakan Ruang Ibadah

A
Adam SumartoEditor: Asep
|08:30 WIB
Bagikan:
SMPN 5 Purwakarta Tanamkan Toleransi, Terapkan AKPK dan Sediakan Ruang Ibadah
RUANG IBADAH: SMP Negeri 5 Purwakarta menyediakan ruang ibadah bagi siswa sesuai dengan keyakinannya masing-masing. Tahun ini ada tiga ruang ibadah yang aktif, ketiganya adalah masjid, Ruang Ekklesia dan Ruang Santo Ignatius. Adam Sumarto/Pasundan Ekspres

SMPN 5 Purwakarta Wujudkan Toleransi

​PURWAKARTA-Agama Keagamaan dan Pendalaman Kitab atau disingkat AKPK merupakan bagian dari Lima Bunga Karakter Pendidikan Purwakarta. Adapun empat dari lima karakter lainnya adalah 7 Poe Atikan, Sekolah Ramah Anak, Pendidikan Anti Korupsi, dan. Tatanen di Bale Atikan.

Pengaga​s Lima Bunga Karakter Pendidikan Purwakarta, termasuk di dalamnya AKPK adalah Kang Dedi Mulyadi, akrab disapa KDM, saat masih menjadi Bupati Purwakarta. 

Saat itu, KDM mewajibkan sekolah menyiapkan ruang khusus bagi peserta didik untuk beribadah sesuai keyakinannya masing-masing. Tak hanya itu, AKPK juga menanamkan toleransi dan bentuk kerukunan beragama di antara peserta didik.

​Di antara sekolah yang konsisten mengimplementasikan AKPK adalah SMP Negeri 5 Purwakarta. Betapa tidak, sekolah yang dipimpin oleh Neneng M. Fatimah ini menyediakan ruangan khusus untuk peserta didik, baik yang beragama Islam maupun yang bukan.

Sekolah juga menghadirkan guru AKPK untuk mengajar agama kepada para siswa. Misalnya, untuk Pendidikan Agama Katolik ada Paulus Bambang Iriyanto, dan Yuni Sri sebagai pengajar Pendidikan Agama Protestan. "​Sejatinya, selain masjid, ada tiga ruang ibadah lainnya yaitu Ruang Ekklesia bagi peserta didik agama Kristen Protestan, Ruang Santo Ignatius bagi peserta didik agama Kristen Katolik dan Ruang Padmasari untuk peserta didik agama Hindu," kata Neneng saat dikonfirmasi, Senin (28/9/2026). 

Akan tetapi, sambungnya, pada 2026 ini hanya dua agama yang ruangannya digunakan yaitu Protestan dan Katolik dikarenakan tidak ada peserta didik beragama Hindu.

​Neneng menjelaskan sekolahnya terus memperkuat implementasi pendidikan karakter melalui pembelajaran AKPK dengan memberikan ruang yang setara bagi seluruh peserta didik. "Peserta didik kami berasal dari berbagai agama, karenanya, kami berupaya memberikan fasilitas agar mereka dapat melaksanakan kegiatan keagamaan dan pendalaman kitab sesuai keyakinannya masing-masing. Ini bagian dari penguatan karakter sekaligus pembelajaran toleransi," ujar Neneng.

​Menurutnya, nilai toleransi juga diterapkan dalam berbagai aktivitas sekolah. Peserta didik dibiasakan untuk saling menghargai dan bekerja sama tanpa membedakan latar belakang agama, antara lain melalui kegiatan menjaga kebersihan, penataan lingkungan, bercocok tanam, serta kegiatan gotong royong lainnya. "Alhamdulillah, toleransi antarumat beragama di SMP Negeri 5 Purwakarta berjalan dengan baik. Anak-anak dapat bekerja sama dalam pembelajaran maupun berbagai kegiatan sekolah," ucap Neneng.

Ia menegaskan, ​melalui penguatan pendidikan karakter ini, SMP Negeri 5 Purwakarta berkomitmen menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, inklusif, dan menghargai keberagaman. "Dengan demikian, peserta didik tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga karakter yang kuat serta mampu hidup berdampingan dalam semangat toleransi dan gotong royong," kata Neneng.(add/sep)

Berita Terbaru

Bupati Subang: Keterbukaan Informasi Penting dalam Penyelenggaraan Pemerintah

Bupati Subang: Keterbukaan Informasi Penting dalam Penyelenggaraan Pemerintah

Subang9 jam lalu
Satgas TMMD dan Warga Gotong Royong Bangun Sarana Air Bersih di Cupunagara

Satgas TMMD dan Warga Gotong Royong Bangun Sarana Air Bersih di Cupunagara

Subang9 jam lalu
Atap Gedung Perbakin Purwakarta Rusak, Pembinaan Atlet Terganggu Jelang Porprov

Atap Gedung Perbakin Purwakarta Rusak, Pembinaan Atlet Terganggu Jelang Porprov

Purwakarta10 jam lalu
Geger! Siswa di Kota Cirebon Keracunan Usai Santap MBG, IGD Rumah Sakit Penuh hingga Pasien Dirujuk

Geger! Siswa di Kota Cirebon Keracunan Usai Santap MBG, IGD Rumah Sakit Penuh hingga Pasien Dirujuk

Nasional10 jam lalu
ADVERTISEMENT
Cara Tambah Akun WhatsApp dalam 1 Ponsel yang Sama, Coba Sekarang!

Cara Tambah Akun WhatsApp dalam 1 Ponsel yang Sama, Coba Sekarang!

Lifestyle12 jam lalu
Satpol PP Subang Gempur Rokok Ilegal, Masyarakat Diminta Aktif Melapor

Satpol PP Subang Gempur Rokok Ilegal, Masyarakat Diminta Aktif Melapor

Subang12 jam lalu
Penyebab Mudah Mengantuk Sepanjang Hari yang Jarang Diketahui

Penyebab Mudah Mengantuk Sepanjang Hari yang Jarang Diketahui

Lifestyle13 jam lalu
Link Download Logo Hari Santri 2026 Resmi Kemenag, Ini Filosofinya

Link Download Logo Hari Santri 2026 Resmi Kemenag, Ini Filosofinya

Nasional13 jam lalu
Kapolres Cup 2026 Jadi Wadah Pembinaan dan Pencarian Bakat Sepak Bola Pelajar di Subang

Kapolres Cup 2026 Jadi Wadah Pembinaan dan Pencarian Bakat Sepak Bola Pelajar di Subang

Subang13 jam lalu
Hasil Drawing French Open 2026: Enam Wakil Indonesia Langsung Saling Jegal

Hasil Drawing French Open 2026: Enam Wakil Indonesia Langsung Saling Jegal

Olahraga14 jam lalu