Target PAD di Luar Ekspektasi, Sekda: Kinerja Bapenda Purwakarta Harus Luar Biasa

PURWAKARTA-Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Purwakarta, Sri Jaya Midan, menekankan pentingnya peningkatan kinerja seluruh jajaran Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dalam mendukung pencapaian target Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), terutama dari sisi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Hal ini disampaikan Midan saat menjadi pembina apel pegawai yang dirangkaikan dengan pelepasan purnatugas pegawai Bapenda di Aula Arthakancana Kantor Bapenda Purwakarta, Senin (28/9/2026).
Menurutnya, target PAD yang harus dicapai tahun ini cukup tinggi dan berada di luar ekspektasi. Karena itu, kata Midan, dibutuhkan kerja luar biasa, strategi yang matang serta langkah-langkah konkret untuk menggali berbagai potensi pendapatan daerah. "Pesan Bupati, target PAD tahun ini berada di luar ekspektasi. Karena itu, dibutuhkan upaya yang maksimal, strategi yang matang, serta keberanian untuk mengeksplorasi potensi-potensi pajak yang selama ini belum terakomodir secara optimal," kata Midan menegaskan.
Ia juga meminta seluruh jajaran Bapenda tidak hanya mengandalkan pola kerja rutin, tetapi terus melakukan inovasi dan memperkuat pengawasan serta pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, optimalisasi PAD tidak semata-mata berkaitan dengan mengejar angka target, tetapi juga membutuhkan pendataan potensi yang akurat, pelayanan yang baik, serta sinergi antarperangkat daerah. "Kita berharap seluruh jajaran Bapenda tetap solid dan mampu menjaga semangat dalam menghadapi tantangan pencapaian target pendapatan daerah. Dukungan dari semua pihak juga sangat dibutuhkan agar target PAD dapat tercapai secara maksimal," ujarnya.
Midan menambahkan, peningkatan PAD memiliki peran penting dalam mendukung kemampuan fiskal daerah. Semakin optimal pendapatan daerah dihimpun, semakin besar pula ruang pemerintah daerah untuk membiayai berbagai program pembangunan dan pelayanan masyarakat.
Dirinya pun mengajak seluruh jajaran Bapenda menjadikan target PAD sebagai tanggung jawab bersama yang harus dikerjakan dengan penuh komitmen, profesionalisme dan integritas.
Selain menjadi momentum evaluasi dan penguatan kinerja, kegiatan ini juga menjadi bentuk penghargaan pemerintah daerah kepada aparatur yang telah menyelesaikan masa pengabdiannya.
Dua pegawai Bapenda yang memasuki masa purna tugas yakni Sukatma, Pengelola Penagihan dan Pengawasan Sub Bidang Penagihan, Keberatan dan Banding, serta Ratih Oktavianti, Penata Layanan Operasional pada Bidang Pendapatan, Pelayanan, Verifikasi dan Penetapan. "Purnatugas bukan berarti berhenti memberikan arti. Pemerintah daerah menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama bertugas," ucap Midan.(add/sep)
