Toko Bangunan di Wanayasa Hancur, 1 Tewas Ada Ledakan

PASUNDANEKSPRES.ID - Toko Bangunan HN yang berlokasi di Jalan Raya Purwakarta - Wanayasa, tepatnya di Kampung Babakan Pamengpeuk, Desa Wanasari, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Purwakarta, hancur setelah terdengar suara ledakan, Minggu (12/7/2026).
Akan tetapi, sumber ledakan yang menewaskan satu orang yang berada di dalam toko bangunan tersebut, masih belum diketahui pasti penyebabnya. Polisi masih melakukan penyelidikan dibantu satuan Brimob.
Untuk menjaga hal yang tidak diinginkan, polisi memasang garis polisi di lokasi ledakan dan meminta warga yang berkerumun di lokasi kejadian segera menjauh, karena dikhawatirkan adanya ledakan susulan.
Korban tewas bernama Ahmad Zaelani (39) yang diduga adalah pegawai toko bangunan tersebut. Korban juga terlihat masih tergeletak dan ditutupi kain.
Salah satu warga setempat, Wulan, mengakui ledakan terdengar sekitar pukul 08.00 pagi.
"Ledakannya keras, tidak tahu penyebab atau sumbernya apa, namun bangunan toko material itu hancur," kata Wulan kepada wartawan.
Ledakan juga berdampak terhadap sejumlah rumah warga yang berada di belakang toko bangunan tersebut. Tampak sejumlah rumah warga mengalami kerusakan, seperti kaca pecah dan plafon jebol.
Polisi Tunggu Hasil Olah TKP
Dikonfirmasi terkait kejadian itu, Kapolres Purwakarta AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya menjelaskan, hingga saat ini pihaknya masih menunggu hasil olah tempat kejadian perkara (TKP).
Olah TKP akan digelar jajaran Polres Purwakarta dibantu satuan Jihandak Brimob Polda Jabar, untuk mengungkap penyebab ledakan di toko bangunan yang menewaskan satu orang itu.
"Ada korban satu orang, namun penyebab pastinya masih menunggu olah TKP yang akan dilakukan jajaran Polres Purwakarta dibantu satuan Jihandak Brimob Polda Jabar," ujar Anom.
Untuk mencegah hal tidak diinginkan, jajaran Polres Purwakarta mensterilisasi lokasi kejadian dengan pemasangan garis polisi, dan mengimbau warga tidak mendekat areal pascaledakan.
Sementara itu terpantau, pascaledakan, keluarga korban terlihat berada di lokasi kejadian dengan raut wajah kesedihan.
Pihak keluarga berniat membawa jenazah korban yang masih tergeletak di lokasi kejadian, namun pihak kepolisian belum bisa memberikan izin karena untuk kepentingan olah TKP dan penyelidikan.(add)
