Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

23 Mei 2024 Hari Libur Apa? Ini Penjelasannya

H
Hilman Fajri AmirullohEditor: Hilman Fajri Amirulloh
|10:33 WIB
Bagikan:
23 Mei 2024 Hari Libur Apa? Ini Penjelasannya
23 Mei 2024 Hari Libur Apa?/foto ilustrasi kalender Mei 2024 via screenshot Freepik (Vectonauta)

PASUNDAN EKSPRES -  Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri mengenai cuti bersama dan libur nasional tahun 2024, tanggal 23 Mei ditetapkan sebagai hari libur nasional.

Namun, apa yang diperingati pada tanggal 23 Mei ini? Mari kita lihat lebih jauh.

BACA JUGA:Disdukcapil Subang Sosialisasikan Identitas Kependudukan Digital ke Content Creator

Hari Raya Waisak

Tanggal 23 Mei 2024 diperingati sebagai Hari Raya Tri Suci Waisak ke-2568 Buddhis Era (BE), yang dirayakan oleh umat Buddha.

Hari Raya Waisak merupakan momen sakral dalam agama Buddha.

Walaupun Indonesia bukan negara mayoritas Buddha, kita tetap memperingati Hari Raya Waisak dan menetapkan hari tersebut sebagai hari libur nasional.

Tema Hari Raya Waisak 2024

Menurut laman resmi Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama RI, Direktur Jenderal Bimas Buddha, Supriyadi, menyatakan bahwa tema yang ditetapkan untuk Hari Raya Tri Suci Waisak 2568 BE/2024 adalah "Kesadaran Keberagaman Jalan Hidup Luhur, Harmonis dan Bahagia."

Selain itu, beberapa lembaga keagamaan Buddha juga mengusung sub tema masing-masing.

- Sangha Agung Indonesia (SAGIN): "Keharmonisan Merupakan Pedoman Hidup Berdampingan Dalam Berbangsa."

- Sangha Theravada Indonesia (STI): "Memperkokoh Persatuan dalam Keberagaman."

- Perwalian Umat Buddha Indonesia (WALUBI): "Untuk Hidup Bahagia Sebagai Makhluk dan Manusia, Marilah Kita Meningkatkan Kesadaran yang diajarkan oleh Sang Buddha."

Peringatan Lain pada Tanggal 23 Mei

Selain Hari Raya Waisak, tanggal 23 Mei juga diperingati sebagai Hari Kura-kura dan Penyu Sedunia. 

Peringatan ini merupakan gerakan sosial untuk menyelamatkan spesies kura-kura dan penyu yang terancam punah.

Hari Kura-Kura & Penyu Sedunia

Dilansir dari situs resmi Pemerintah Kota Malang, Hari Kura-kura dan Penyu Sedunia pertama kali dirayakan pada 23 Mei 1990 untuk menyoroti kondisi kritis yang dihadapi spesies kura-kura dan penyu. 

Mereka menghadapi risiko kepunahan akibat ancaman lingkungan, perburuan, dan pencurian telur.

Peringatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya perlindungan dan pelestarian hewan-hewan tersebut.

Bulan Mei dipilih karena merupakan salah satu periode tersibuk bagi kura-kura, yang baru saja bangun dari hibernasi musim dingin dan mulai mencari pasangan serta tempat untuk berkembang biak.

BACA JUGA:iQOO Meluncurkan iQOO Z9 dan iQOO Z9x, ponsel mid-range dengan Kinerja Tinggi!

Itulah informasi mengenai hari libur dan peringatan lain di tanggal 23 Mei. Semoga bermanfaat!

(hil/hil)

Berita Terbaru

Polisi Selidiki Pembegalan Pelajar di Rawamerta Karawang, Ini Perkembangan Terbarunya!

Polisi Selidiki Pembegalan Pelajar di Rawamerta Karawang, Ini Perkembangan Terbarunya!

Karawang1 jam lalu
Lagi, KPPBC Purwakarta dan Satpol PP Temukan 13.560 Batang Rokok Ilegal di Jalur Subang-Cibogo

Lagi, KPPBC Purwakarta dan Satpol PP Temukan 13.560 Batang Rokok Ilegal di Jalur Subang-Cibogo

Headline1 jam lalu
Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Didemo Warga, Soroti Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Didemo Warga, Soroti Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Headline1 jam lalu
Deklarasi Damai Pilkades Subang, Bupati Reynaldy Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas

Deklarasi Damai Pilkades Subang, Bupati Reynaldy Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas

Headline2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Lifestyle3 jam lalu
Wamen Ossy Ajak Kolaborasi para Arsitek untuk Wujudkan Visi Kota 2045

Wamen Ossy Ajak Kolaborasi para Arsitek untuk Wujudkan Visi Kota 2045

Headline4 jam lalu
Dalam Dua Tahun Terakhir, Kementerian ATR/BPN Jangkau 16 Masyarakat Hukum Adat dan Daftarkan 68 Bidang Tanah Ulayat

Dalam Dua Tahun Terakhir, Kementerian ATR/BPN Jangkau 16 Masyarakat Hukum Adat dan Daftarkan 68 Bidang Tanah Ulayat

Nasional4 jam lalu
Deklarasi Damai Pilkades Subang, Kapolres: Beda Pilihan, Persaudaraan Harus Tetap Terjaga

Deklarasi Damai Pilkades Subang, Kapolres: Beda Pilihan, Persaudaraan Harus Tetap Terjaga

Headline5 jam lalu
Wabup Subang Agus Masykur Dorong Pemuda Jadi Pelopor Perubahan dan Manfaatkan Peluang Pembangunan

Wabup Subang Agus Masykur Dorong Pemuda Jadi Pelopor Perubahan dan Manfaatkan Peluang Pembangunan

Headline5 jam lalu
Sinopsis dan Jadwal Tayang Film Laut Bercerita, Angkat Perjuangan Aktivis Mahasiswa

Sinopsis dan Jadwal Tayang Film Laut Bercerita, Angkat Perjuangan Aktivis Mahasiswa

Lifestyle5 jam lalu