Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Mengapa Orang Beralih ke Alternatif WhatsApp, Ini Alasannya

H
Hilman Fajri AmirullohEditor: Hilman Fajri Amirulloh
|20:10 WIB
Bagikan:
Mengapa Orang Beralih ke Alternatif WhatsApp, Ini Alasannya
Mengapa Orang Beralih ke Alternatif WhatsApp, Ini Alasannya/foto via screenshot Freepik/natanaelginting

PASUNDAN EKSPRES -  Sebuah aplikasi pesan singkat yang berbasis di Dubai, yakni Telegram, sedang menuju pada pencapaian sejarah baru dengan proyeksi akan mencapai 1 miliar pengguna aktif bulanan dalam waktu dekat.

Ini menandai potensi pertumbuhan yang signifikan bagi perusahaan tersebut, mengingat WhatsApp sendiri telah memiliki lebih dari 2 miliar pengguna aktif bulanan hingga akhir 2023.

BACA JUGA:40 Juta Data Pemilu Terbocor, China Dituduh sebagai Penyebab Utama
 

Telegram didirikan oleh Pavel Durov, seorang pengusaha asal Rusia, yang pada tahun 2014 memutuskan untuk meninggalkan Rusia setelah menolak tuntutan untuk memblokir suara komunitas oposisi di platform media sosial miliknya saat itu, VK.

Keputusan ini kemudian membawanya mendirikan Telegram setelah menjual VK.

Durov optimistis bahwa jumlah pengguna aktif bulanan Telegram akan mencapai 1 miliar dalam tahun ini.

Namun, ia juga mengakui tekanan yang diterima dari beberapa negara untuk mengatur pertukaran informasi tertentu di platformnya.

Meskipun demikian, Telegram menegaskan komitmennya sebagai platform netral yang tidak terlibat dalam konflik geopolitik, yang menjadi daya tariknya bagi pengguna di seluruh dunia.

Platform ini diharapkan tetap menjadi ruang bebas di tengah persaingan platform internet populer seperti Facebook, YouTube, WhatsApp, Instagram, TikTok, dan WeChat.

Pada saat Rusia melakukan invasi ke Ukraina pada tahun 2022, Telegram menjadi salah satu sumber informasi yang tidak menyaring konten-konten di dalamnya, meskipun terdapat beberapa konten yang dianggap sebagai disinformasi.

Durov menekankan bahwa sistem enkripsi di Telegram akan menjaga pertukaran informasi di dalamnya agar tetap terlindungi dan tidak terpengaruh oleh intervensi pemerintah.

Namun, ia juga menyadari adanya upaya dari berbagai pihak, termasuk FBI, untuk mengelabui enkripsi tersebut dengan mencoba merekrut engineer Telegram untuk membobol platformnya.

Selain dari pemerintah, tantangan terhadap kebebasan berpendapat dan berekspresi juga datang dari rival-rivalnya seperti Apple dan Alphabet, yang memiliki kemampuan untuk menyensor konten dan mengakses data pengguna.

Pilihan Durov untuk berdomisili di Dubai didasari oleh keyakinannya bahwa Uni Emirat Arab adalah negara netral yang tidak terikat oleh kepentingan pemerintahan besar.

BACA JUGA:BMKG Menyampaikan Peringatan Cuaca Ekstrem Mendekati Musim Kemarau di Indonesia

Ia merasa aman menjalankan perusahaannya di negara tersebut sebagai sebuah entitas netral.

Berita Terbaru

BAZNAS dan BPBD Subang Bersinergi, Perkuat Penanganan Bencana dan Bantuan Kemanusiaan

BAZNAS dan BPBD Subang Bersinergi, Perkuat Penanganan Bencana dan Bantuan Kemanusiaan

Subang9 menit lalu
Manfaatkan Waktu Istirahat, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang Bermain Bola Bersama Siswa SDN Bukanagara

Manfaatkan Waktu Istirahat, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang Bermain Bola Bersama Siswa SDN Bukanagara

Subang15 menit lalu
Pemkab Karawang Lepas 689 Atlet Kontingen Porprov XV Jawa Barat Tahun 2026

Pemkab Karawang Lepas 689 Atlet Kontingen Porprov XV Jawa Barat Tahun 2026

Karawang15 menit lalu
Siapkan BUMD Kembangkan Sumur Migas Haur Gede, Pemkab Karawang Targetkan MoU dengan Pertamina  2027

Siapkan BUMD Kembangkan Sumur Migas Haur Gede, Pemkab Karawang Targetkan MoU dengan Pertamina  2027

Karawang22 menit lalu
ADVERTISEMENT
SMK PGRI Subang Buka Peluang Kerja di Luar Negeri, Buka Pelatihan Bahasa Mulai dari Siswa Kelas X

SMK PGRI Subang Buka Peluang Kerja di Luar Negeri, Buka Pelatihan Bahasa Mulai dari Siswa Kelas X

Subang24 menit lalu
Polres Purwakarta Ungkap Dugaan Penyelewengan Solar Subsidi, Berhasil Amankan 1.110 Liter

Polres Purwakarta Ungkap Dugaan Penyelewengan Solar Subsidi, Berhasil Amankan 1.110 Liter

Purwakarta33 menit lalu
Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Sekda Purwakarta Fokus Perkuat Tata Kelola RSUD Bayu Asih

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Sekda Purwakarta Fokus Perkuat Tata Kelola RSUD Bayu Asih

Purwakarta34 menit lalu
Disdik Purwakarta Pastikan Kebijakan Pendidikan Berdampak bagi Peserta Didik

Disdik Purwakarta Pastikan Kebijakan Pendidikan Berdampak bagi Peserta Didik

Purwakarta42 menit lalu
Banyak Dapur Tak Penuhi Standar dan Pengadaan Tidak Masuk Akal, BGN Sisir Dana Rp414 M dari Rekening Virtual

Banyak Dapur Tak Penuhi Standar dan Pengadaan Tidak Masuk Akal, BGN Sisir Dana Rp414 M dari Rekening Virtual

Nasional49 menit lalu
Evaluasi 100 Hari Kepala BGN: Ungkap Dugaan Korupsi, Ratusan Yayasan Perantara Potong Biaya Produksi

Evaluasi 100 Hari Kepala BGN: Ungkap Dugaan Korupsi, Ratusan Yayasan Perantara Potong Biaya Produksi

Nasional57 menit lalu