Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Pengecekan pH Tanah pada Tanaman Padi di Desa Kumpay Jalancagak Kabupaten Subang

I
Indrawan SetiadiEditor: Indrawan Setiadi
|10:59 WIB
Bagikan:
Pengecekan pH Tanah pada Tanaman Padi di Desa Kumpay Jalancagak Kabupaten Subang

Kami dari kelompok mahasiswa Agroteknologi, Fakultas Agrobisnis dan Rekayasa Pertanian, Universitas Subang, melakukan kunjungan lapangan langsung ke Desa Kumpay, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, pada tanggal 17 Oktober 2026 untuk melaksanakan tugas mata kuliah Dasar-Dasar Ilmu Tanah mengenai tanaman padi dari Bapak Hamdan Drian Adiwijaya, S.Hut., M.P. 

Mahasiswa melakukan observasi secara langsung terhadap kondisi lahan sawah serta pengukuran tingkat keasaman tanah bersama dua orang petani setempat, yaitu Ibu Ruhmini dan Ibu Titi, yang turut memberikan informasi mengenai kondisi lahan dan kegiatan budidaya tanaman padi di wilayah Desa Kumpay.

Kegiatan pengukuran pH tanah ini dilakukan untuk mengetahui tingkat keasaman pada lahan sawah yang digunakan untuk budidaya tanaman padi serta memperoleh gambaran mengenai kondisi kimia tanah apakah sudah sesuai untuk mendukung pertumbuhan tanaman.  

 Mahasiswa menggunakan alat pengukur pH tanah untuk mengetahui nilai keasaman secara langsung di lokasi pertanian dengan memperhatikan kondisi fisik tanah, yang kemudian hasilnya dicatat sebagai data awal di wilayah tersebut. Nilai pH tanah yang diperoleh berdasarkan hasil pengukuran di lahan pertanian Desa Kumpay berkisar antara 4,2–6,0, yang menunjukkan bahwa kondisi tanah pada lokasi pengamatan memiliki tingkat keasaman bervariasi mulai dari masam hingga agak masam dan mendekati netral.

Faktor-faktor seperti kondisi lahan, kandungan bahan organik, aktivitas mikroorganisme tanah, pengelolaan lahan, serta penggunaan pupuk dapat memengaruhi perbedaan nilai pH tersebut, yang menjadi salah satu faktor penting karena berhubungan dengan ketersediaan unsur hara tanaman.  

Kondisi tanah yang terlalu masam pada tanaman padi (Oryza sativa) dapat memengaruhi ketersediaan unsur hara tertentu dan meningkatkan risiko keracunan aluminium, sehingga hasil pengukuran pH ini perlu diperhatikan sebagai dasar penentuan pengelolaan lahan.

Petani dapat mempertimbangkan perbaikan kondisi tanah melalui pemberian kapur pertanian atau dolomit apabila tingkat keasaman terlalu tinggi, dengan catatan pemberiannya harus disesuaikan berdasarkan hasil pengujian lebih lanjut agar tidak menimbulkan ketidakseimbangan unsur hara.

Berita Terbaru

Pengecekan pH Tanah pada Tanaman Padi di Desa Kumpay Jalancagak Kabupaten Subang

Pengecekan pH Tanah pada Tanaman Padi di Desa Kumpay Jalancagak Kabupaten Subang

Riset dan Inovasi22 menit lalu
Kenali Tanah nya Panenpun Melimpah: Analisis pH Tanah Kebun Buah Naga Kiwari Farm

Kenali Tanah nya Panenpun Melimpah: Analisis pH Tanah Kebun Buah Naga Kiwari Farm

Riset dan Inovasi25 menit lalu
Kasus Penyadapan Presiden oleh Perwira Tinggi Polri, Yusril: Ini Masalah Serius bagi Negara

Kasus Penyadapan Presiden oleh Perwira Tinggi Polri, Yusril: Ini Masalah Serius bagi Negara

Nasional41 menit lalu
Konflik Timur Tengah Picu Piala Asia 2027 Ditunda hingga Akhir Tahun

Konflik Timur Tengah Picu Piala Asia 2027 Ditunda hingga Akhir Tahun

Olahraga1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Buruh Subang Minta Bupati Teken SK Dewan Pengupahan , Kejar Waktu Bahas Upah Buruh 2027

Buruh Subang Minta Bupati Teken SK Dewan Pengupahan , Kejar Waktu Bahas Upah Buruh 2027

Headline1 jam lalu
DP2KBP3A Subang Kejar Target KB Pria

DP2KBP3A Subang Kejar Target KB Pria

Headline1 jam lalu
Harga BBM per 4 November 2026 di Seluruh Provinsi Indonesia, Cek Daftar Lengkapnya

Harga BBM per 4 November 2026 di Seluruh Provinsi Indonesia, Cek Daftar Lengkapnya

Nasional1 jam lalu
Bapperida Subang Dukung Inovasi Pangan Berbasis Protein Ikan untuk Bantu Atasi Stunting

Bapperida Subang Dukung Inovasi Pangan Berbasis Protein Ikan untuk Bantu Atasi Stunting

Headline1 jam lalu
Negara-Negara yang Memilih Membebaskan Pajak Pembalut, Indonesia PPN 11 Persen!

Negara-Negara yang Memilih Membebaskan Pajak Pembalut, Indonesia PPN 11 Persen!

Lifestyle1 jam lalu
Sekda Subang Bahas Manajemen Talenta ASN di BKN Pusat

Sekda Subang Bahas Manajemen Talenta ASN di BKN Pusat

Headline1 jam lalu