3 Lagi Tahap Penambahan Masa Pendaftaran Pilkades Serentak, 162 Desa Sudah Tetapkan Cakades

PASUNDANEKSPRES.ID - Tahapan Pilkades Serentak Tahun 2026 di Kabupaten Subang sudah memasuki tahapan pendataan pencocokan penelitian data pemilih oleh panitia inti bersama panitia tambahan. Dari 165 Desa yang menggelar pilkades 162 desa sudah penetapan calon kades, sementara 3 desa lagi dalam masa tahapan pendaftaran ke tiga, di mana hingga masa pendaftaran kesatu dan kedua hanya ada satu balon kades saja yang mendaftar, sehingga panitia menambah masa tahapan pendaftaran ketiga.
Hal tersebut disampaikan Kabid Pemdes Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dispemdes) Kabupaten Subang Agung Sobur, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (22/10/2026).
"Dari 165 desa, 162 desa sudah penetapan cakades, sementara 3 desa lagi yaitu Desa Curug Agung Kecamatan Sagalaherang, Desa Jalupang Kecamatan Kalijati dan Desa Pringkasap Kecamatan Pabuaran, belum penetapan. Ketiga desa itu masih dalam tahap pendaftara ke tiga karena karena balon kades baru 1 orang," kata Agung Sobur.
Pilkades Serentak Tahun Ini Paling Banyak Desa
Selanjutnya, Agung Sobur menyampaikan bahwa pilkades serentak tahun ini paling banyak desa nya dan juga kontestannya. Sehingga dia meminta kepada panitia pilkades di desa dan pengawas (BPD), untuk benar benar melaksanakan semua tahapan sesuai aturan yang berlaku.
"Bila ada hal yang perlu dikosultasikan ke Pemcam atau Dispemdes segera komunikasikan, sehingga semua tahapan bisa berjalan lancar dan kondusif," ujarnya.
Sementara itu, mengenai anggaran Pilkades, Kabid Pengelolaan Keuangan Desa Dispemdes Subang Wawan Gunawan menyampaikan bahwa, permohonan pencairan sudah masuk semuanya. Dari 165 desa yang gelar pilkades berkasnya sudah masuk ke Dispemdes.
"Sudah masuk semua dari 165 desa seKabupaten Subang, soal sudah cair atau belum itu ranahnya ada di BKAD," ujarnya.
Dari 165 desa yang gelar pilkades, alokasi anggaran paling besar Rp 400 jutaan yaitu Desa Sukamandijaya, sementara paling kecil Rp 90 jutaan, tergantung benyaknya jumlah pemilih dan luas wilayahnya.
"Totalnya sekitar 24 milyaran, turun ke desa, lalu ke panitia," pungkasnya.(dan/sep)
