Agus Eko Terpilih Aklamasi Jadi Ketua PWI Subang 2026–2029, Dadan Ramdan Dipercaya Jadi Sekretaris

SUBANG- Agus Eko Muchamad Solihin resmi terpilih sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Subang periode 2026–2029 melalui mekanisme aklamasi dalam konferensi yang digelar di Hotel Betha, Jalan Ahmad Yani, Kabupaten Subang, Rabu (14/10/2026).
Konferensi tersebut dihadiri puluhan anggota PWI Subang. Ketua PWI Jawa Barat, Tantan Sulthon, turut hadir untuk memantau jalannya persidangan bersama sejumlah pengurus PWI tingkat provinsi.
Terpilihnya Agus Eko menjadi momentum penting bagi keberlanjutan organisasi kewartawanan di Kabupaten Subang. Sebelumnya, terdapat dua kandidat yang mendaftar dalam bursa pemilihan ketua, yakni Agus Eko dan Dadan Ramdan. Keduanya telah menyerahkan berkas pencalonan pada 24 dan 25 September 2026.
Dalam dinamika konferensi, peserta akhirnya menyepakati Agus Eko sebagai ketua melalui aklamasi setelah Dadan Ramdan mundur dari pencalonan. Dadan Ramdan kemudian dipercaya mengemban jabatan sebagai Sekretaris PWI Subang.
Bergabungnya kedua tokoh dalam satu struktur kepengurusan diharapkan menjadi langkah untuk memperkuat soliditas organisasi setelah proses pemilihan. Keduanya memiliki peran strategis dalam menjalankan program kerja serta menjaga hubungan antarangggota PWI Subang.
Agus Eko yang secara profesional menjabat sebagai Pimpinan Redaksi Pikiran Rakyat (PR) Subang menyatakan komitmennya untuk melakukan rekonsiliasi internal pascapemilihan. Ia juga bertekad mengembalikan marwah PWI sebagai organisasi profesi wartawan yang dipercaya masyarakat.
Rekonsiliasi menjadi salah satu aspek penting agar perbedaan selama proses pemilihan tidak berlanjut menjadi persoalan internal. Dengan kebersamaan, kepengurusan baru diharapkan dapat menjalankan agenda organisasi secara lebih terarah dan memperkuat profesionalisme anggota.
Sementara itu, Dadan Ramdan menyoroti pentingnya demokrasi yang sehat dalam kehidupan organisasi. Ia juga menekankan perlunya menjaga kebersamaan antaranggota dalam menjalankan tugas jurnalistik sehari-hari.
Kolaborasi antara ketua dan sekretaris diharapkan menjadi modal untuk membangun kepengurusan yang solid, terbuka, serta mampu mengakomodasi aspirasi anggota.
Ke depan, kepengurusan PWI Subang periode 2026–2029 merencanakan penguatan kemitraan dengan pemerintah daerah dan berbagai pihak terkait. Namun, kemitraan tersebut tetap perlu berjalan seiring dengan independensi pers dan fungsi kontrol sosial terhadap kebijakan publik.
PWI sebagai organisasi profesi wartawan memiliki peran dalam mendorong peningkatan kapasitas anggota, memperkuat pemahaman etika jurnalistik, serta menjaga kualitas informasi yang disampaikan kepada masyarakat.
Dengan kepemimpinan baru ini, PWI Subang diharapkan semakin solid dan mampu menjawab tantangan dunia jurnalistik yang terus berkembang. Peningkatan kompetensi, profesionalisme, dan independensi wartawan menjadi pekerjaan penting agar pers tetap menjalankan perannya sebagai penyampai informasi sekaligus pengawas kehidupan publik.(hdi)
