Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Andhika Surya Gumilar Apresiasi Pemanfaatan Pajak untuk Pendidikan, Minta Bantuan Tepat Sasaran

H
Hadi MartadinataEditor: Yusup Suparman
|09:43 WIB
Bagikan:
Andhika Surya Gumilar Apresiasi Pemanfaatan Pajak untuk Pendidikan, Minta Bantuan Tepat Sasaran
MOTIVASI: Anggota DPRD Jabar Andhika pembina apel pembukaan Trip Observasi (TO) siswa SMA Labschool Jakarta di Kampung Adat Banceuy, Desa Sanca, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Minggu (27/9/2026). Hadi Martadinata/Pasundan Ekspres

SUBANG- Pemanfaatan penerimaan pajak masyarakat untuk memperluas akses bantuan pendidikan di Jawa Barat mendapat apresiasi dari Anggota DPRD Jawa Barat Andhika Surya Gumilar.

Menurut Andhika, kebijakan tersebut menunjukkan bahwa penerimaan pajak dapat dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk pelayanan publik, salah satunya melalui sektor pendidikan.

“Pajak yang dibayarkan masyarakat pada akhirnya harus kembali dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ketika penerimaan pajak digunakan untuk membantu pendidikan, tentu ini menjadi bagian penting dari upaya pemerintah memperluas akses dan menjaga anak-anak Jawa Barat tetap bersekolah,” ujar Andhika pada Selasa (29/9/2026). 

Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Jawa Barat, hampir satu juta siswa mendapatkan dukungan pembiayaan pendidikan dari anggaran sebesar Rp1,2 triliun. Dana tersebut antara lain digunakan untuk membiayai listrik dan air sekolah, pembangunan ruang kelas serta sekolah baru dan kebutuhan pendidikan lainnya. Bantuan tersebut diberikan di luar Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan sertifikasi guru.

Selain itu, sebanyak 31.663 siswa SMA dan SMK swasta mendapatkan bantuan melalui program Sekolah Swasta Kerja Sama (SSK). Mereka merupakan siswa yang tidak diterima di sekolah negeri dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).

Untuk program tersebut, Pemprov Jabar menyediakan anggaran Rp73 miliar pada 2026. Bantuan digunakan untuk membayar SPP sebesar Rp150 ribu per bulan bagi siswa SMA dan Rp175 ribu per bulan bagi siswa SMK. Sementara uang pangkal sekolah swasta juga dibantu sebesar Rp1,5 juta per siswa per tahun.

Andhika menilai, bantuan pendidikan juga perlu diarahkan kepada kelompok masyarakat yang paling membutuhkan. Pemprov Jabar mencatat sebanyak 38.887 siswa dari keluarga kurang mampu menerima bantuan berupa seragam, tas, sepatu dan buku dengan nilai Rp1,8 juta per siswa per tahun. Total anggarannya mencapai Rp70 miliar dari APBD Jawa Barat.

Selain itu, pemerintah provinsi mengalokasikan Rp70 miliar untuk membantu 117.457 siswa yang berisiko putus sekolah. Masing-masing siswa mendapatkan bantuan pembayaran iuran sebesar Rp600 ribu per tahun.

Menurut Andhika, besarnya anggaran yang dialokasikan untuk pendidikan harus diikuti dengan pengawasan terhadap ketepatan sasaran dan kualitas pelaksanaan di lapangan.

“Yang tidak kalah penting adalah memastikan bantuan benar-benar diterima siswa yang membutuhkan. Jangan hanya melihat besarnya anggaran, tetapi juga bagaimana dampaknya terhadap keberlanjutan pendidikan anak-anak,” katanya.

Ia juga menilai keberlanjutan program pendidikan harus menjadi perhatian, khususnya bagi siswa yang berada dalam kondisi ekonomi rentan. Jangan sampai anak berhenti sekolah hanya karena persoalan biaya yang sebenarnya dapat dicegah melalui intervensi pemerintah.

“Persoalan pendidikan bukan hanya soal bisa masuk sekolah atau tidak. Anak harus bisa bertahan sampai menyelesaikan pendidikannya. Karena itu, bantuan bagi siswa yang terancam putus sekolah juga harus dikawal,” ujarnya.

Dalam rilis Pemprov Jabar, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyebut berbagai program tersebut dibiayai dari penerimaan masyarakat yang membayar pajak. Pemerintah provinsi juga mengajak masyarakat terus mendukung pembangunan Jawa Barat, termasuk sektor pendidikan, melalui kepatuhan membayar pajak.

Andhika menambahkan, transparansi juga penting agar masyarakat mengetahui bahwa pajak yang mereka bayarkan memiliki hubungan langsung dengan pembiayaan berbagai layanan publik.

“Ketika masyarakat melihat manfaat pajaknya secara nyata, kepercayaan terhadap pemerintah juga dapat diperkuat. Karena itu, penggunaan anggaran harus transparan, tepat sasaran dan manfaatnya benar-benar sampai kepada masyarakat,” katanya.

Bagi Jawa Barat, sektor pendidikan menjadi salah satu kebutuhan strategis yang tidak hanya berkaitan dengan akses sekolah, tetapi juga kualitas sumber daya manusia. Karena itu, menurut Andhika, kebijakan bantuan pendidikan perlu terus dievaluasi agar mampu menjawab persoalan yang dihadapi siswa dan keluarga di berbagai daerah.

Ia berharap program bantuan tersebut tidak berhenti pada pemberian bantuan biaya, tetapi juga berjalan bersama peningkatan kualitas sekolah, sarana-prasarana, tenaga pendidik dan akses pendidikan yang merata.(hdi/ysp) 

Berita Terbaru

Kadisdik Subang Buka Suara Soal Dugaan Aksi Tak Pantas Guru SMP Negeri 2 Pagaden

Kadisdik Subang Buka Suara Soal Dugaan Aksi Tak Pantas Guru SMP Negeri 2 Pagaden

Subang18 menit lalu
Regulasi Izin Tambang di Subang: Syarat, Dasar Hukum, dan Prosedur Perizinannya

Regulasi Izin Tambang di Subang: Syarat, Dasar Hukum, dan Prosedur Perizinannya

Subang26 menit lalu
Kasus Viral Oknum Guru di Pageden Subang Dibenarkan Polisi, Korban Ternyata Anak di Bawah Umur

Kasus Viral Oknum Guru di Pageden Subang Dibenarkan Polisi, Korban Ternyata Anak di Bawah Umur

Subang38 menit lalu
20 Menit Naik Perahu Menuju Pantai Tersembunyi di Subang, Ini Jalur dan Tiketnya

20 Menit Naik Perahu Menuju Pantai Tersembunyi di Subang, Ini Jalur dan Tiketnya

Jawa Barat46 menit lalu
ADVERTISEMENT
Air, Listrik dan Kebisingan Jadi Isu, AMDAL Data Center AI CGK4 di Jatiluhur Dipertanyakan

Air, Listrik dan Kebisingan Jadi Isu, AMDAL Data Center AI CGK4 di Jatiluhur Dipertanyakan

Jawa Barat47 menit lalu
Kemarau Panjang, Debit Air Situ Buleud Menyusut Drastis

Kemarau Panjang, Debit Air Situ Buleud Menyusut Drastis

Purwakarta48 menit lalu
Rantis AWC Sat Samapta Polres Purwakarta Salurkan Air Bersih untuk Warga

Rantis AWC Sat Samapta Polres Purwakarta Salurkan Air Bersih untuk Warga

Purwakarta50 menit lalu
Kalapas Cibinong Gelagapan Dicecar Komisi XIII DPR Soal Temuan Fasilitas Mewah

Kalapas Cibinong Gelagapan Dicecar Komisi XIII DPR Soal Temuan Fasilitas Mewah

Nasional54 menit lalu
Andhika Surya Gumilar Apresiasi Pemanfaatan Pajak untuk Pendidikan, Minta Bantuan Tepat Sasaran

Andhika Surya Gumilar Apresiasi Pemanfaatan Pajak untuk Pendidikan, Minta Bantuan Tepat Sasaran

Subang56 menit lalu
Kasus ISPA di Subang Tembus 105.569 Kasus, Naik dari Tahun Lalu

Kasus ISPA di Subang Tembus 105.569 Kasus, Naik dari Tahun Lalu

Subang58 menit lalu