Anggota Dewan Minta Pemkab Subang Segera Atasi Kekeringan di Pantura

PASUNDANEKSPRES.ID - Anggota DPRD Kabupaten Subang dari Daerah Pemilihan (Dapil) V, Albert Anggara Putra, meminta Pemkab Subang bergerak cepat mengatasi dampak kekeringan yang mulai melanda sejumlah wilayah Pantura. Kondisi tersebut tidak hanya mengancam sektor pertanian, tetapi juga mulai dirasakan masyarakat yang kesulitan mendapatkan air bersih.
Albert mengatakan, berdasarkan hasil pemantauannya di lapangan, sejumlah lahan pertanian di wilayah Pantura mengalami kekeringan akibat minimnya pasokan air. Jika tidak segera ditangani, kondisi tersebut dikhawatirkan akan berdampak pada penurunan hasil panen hingga berpotensi menyebabkan gagal panen.
"Wilayah Pantura merupakan salah satu sentra pertanian di Kabupaten Subang. Saat ini para petani mulai mengeluhkan lahan yang kekurangan air. Ini harus segera menjadi perhatian pemerintah," kata Albert kepada Pasundan Ekspres.
Selain sektor pertanian, Albert juga menerima laporan dari masyarakat terkait sumur warga yang mulai mengering sehingga pasokan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari menjadi terbatas.
"Keluhan warga juga mulai bermunculan. Ada beberapa daerah yang sumurnya sudah tidak mengeluarkan air. Kondisi ini tentu tidak bisa dibiarkan berlarut-larut karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat," ungkapnya.
Pemkab Subang Perlu Segera Mengambil Langkah Konkret
Menurutnya, Pemkab Subang perlu segera mengambil langkah konkret dengan mengoptimalkan distribusi air bagi lahan pertanian melalui koordinasi bersama instansi terkait. Di sisi lain, lanjutnya, kebutuhan air bersih masyarakat juga harus dipenuhi melalui penyaluran bantuan air bersih ke wilayah-wilayah yang terdampak.
Albert menilai penanganan kekeringan harus dilakukan secara terpadu agar dampaknya tidak semakin meluas.
"Selain solusi jangka pendek, pemerintah juga perlu menyiapkan langkah jangka panjang, seperti perbaikan jaringan irigasi, pembangunan embung, hingga penguatan sistem pengelolaan sumber daya air sebagai upaya menghadapi musim kemarau setiap tahunnya," jelas Albert.
Ia berharap Pemkab Subang dapat bergerak cepat dengan melibatkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait agar persoalan kekeringan segera tertangani.
"Harapan kami, pemerintah hadir memberikan solusi nyata bagi petani maupun masyarakat yang kesulitan air bersih. Jangan sampai kekeringan ini berdampak lebih besar terhadap produksi pertanian maupun kehidupan warga di Pantura," pungkasnya. (cdp/sep)
