Beda Pilihan Bukan Alasan Bermusuhan, Ini Pesan TNI-Polri untuk Warga Sagalaherang Jelang Pilkades 2026

PASUNDANEKSPRES.ID - Menjaga kerukunan antarwarga menjadi salah satu perhatian menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 di Kabupaten Subang. Masyarakat diimbau tidak membiarkan perbedaan dukungan terhadap calon kepala desa memicu perselisihan, sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kejahatan di lingkungan masing-masing.
Imbauan tersebut disampaikan jajaran TNI-Polri saat menggelar kegiatan Jumat Keliling dan Jumat Curhat di Masjid Al-Fallah, Kampung Ciceuri Tengah, Desa Sukamandi, Kecamatan Sagalaherang, Jumat (9/10/2026), sekitar pukul 12.30 WIB seusai salat Jumat.
Kegiatan dipimpin Danramil 0504/Sagalaherang Kapten Inf Tono Harsono bersama Kapolsek Sagalaherang AKP H. Irpan Taufik Firmansyah. Sejumlah unsur masyarakat turut hadir, mulai dari panitia Pilkades, Babinsa, Bhabinkamtibmas, aparatur desa hingga pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al-Fallah.
Dalam kegiatan tersebut, aparat menekankan bahwa keberhasilan Pilkades tidak hanya berkaitan dengan proses pemilihan pemimpin desa, tetapi juga bagaimana masyarakat mampu mempertahankan persaudaraan dan ketertiban selama tahapan demokrasi berlangsung.
Danramil 0504/Sagalaherang Kapten Inf Tono Harsono mengatakan, Jumat Keliling dan Jumat Curhat menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi dengan masyarakat menjelang Pilkades Serentak.
Menurutnya, suasana aman dan kondusif membutuhkan keterlibatan semua pihak. Karena itu, warga diharapkan tidak mudah terprovokasi oleh perbedaan pilihan maupun persoalan lain yang berpotensi menimbulkan konflik.
“Kami mengajak warga bersama-sama menjaga harkamtibmas agar situasi aman dan kondusif,” ujar Tono.
Ia menegaskan, perbedaan pilihan politik di tingkat desa merupakan hal yang wajar. Namun, hubungan sosial dan persaudaraan antarwarga harus tetap dijaga agar pelaksanaan Pilkades tidak merusak keharmonisan masyarakat.
“Beda pilihan jangan jadi perpecahan. Mari ciptakan Pilkades yang aman dan nyaman,” tegasnya.
Waspadai Kejahatan Menjelang Pilkades
Selain mengingatkan pentingnya menjaga persatuan, jajaran kepolisian juga mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kriminalitas, khususnya kejahatan C3 yang meliputi pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
Kapolsek Sagalaherang AKP H. Irpan Taufik Firmansyah mengatakan, komunikasi yang baik antara aparat keamanan dan masyarakat menjadi salah satu langkah penting dalam mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Kami hadir untuk membangun komunikasi dan kolaborasi dalam menjaga keamanan,” ujar Irpan.
Ia meminta warga lebih peduli terhadap situasi di lingkungan sekitar, termasuk memperhatikan aktivitas mencurigakan dan menjaga keamanan barang milik pribadi. Masyarakat juga diimbau segera melapor kepada pihak berwenang apabila menemukan atau mengalami gangguan keamanan.
“Kami imbau warga waspada C3 dan segera lapor jika ada gangguan kamtibmas,” katanya.
Menurut Irpan, partisipasi masyarakat dapat membantu aparat mendeteksi potensi gangguan keamanan sejak dini. Dengan komunikasi yang terbuka, informasi mengenai kondisi lingkungan dapat segera ditindaklanjuti sesuai kebutuhan.
Kolaborasi Masyarakat Jadi Kunci
Melalui kegiatan Jumat Keliling dan Jumat Curhat, TNI-Polri berupaya memperkuat kedekatan dengan masyarakat sekaligus membuka ruang komunikasi mengenai persoalan keamanan di tingkat desa.
Kehadiran panitia Pilkades, aparatur desa, dan unsur masyarakat dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun koordinasi menjelang pelaksanaan pemilihan kepala desa.
Sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat diharapkan dapat menjaga suasana desa tetap kondusif, baik selama tahapan Pilkades maupun setelah proses pemilihan selesai.
Masyarakat Sagalaherang pun diharapkan dapat menyikapi perbedaan pilihan secara dewasa, menghindari provokasi, serta mengutamakan kepentingan bersama. Dengan demikian, Pilkades Serentak 2026 dapat berlangsung dalam suasana aman, tertib, dan tetap menjaga kerukunan warga.
(ipa)
