Buktikan Kualitas Vokasi! Hampir 70 Persen Lulusan D3 Sistem Informasi POLSUB Langsung Diserap Dunia Kerja

SUBANG-Pendidikan vokasi kembali membuktikan tajinya sebagai jembatan emas menuju dunia profesional. Program Studi (Prodi) D3 Sistem Informasi POLSUB, di bawah naungan Jurusan Teknologi Informasi dan Komputer (TIK) Politeknik Negeri Subang (POLSUB), sukses mencatatkan capaian gemilang dalam penyerapan tenaga kerja bagi lulusannya di Tahun Akademik 2025–2026.
Berdasarkan hasil tracer study atau pelacakan alumni terbaru, dari total 53 lulusan pada periode tersebut, sebanyak 37 alumni telah resmi bekerja. Angka ini setara dengan tingkat serapan sebesar 69,8 persen, sebuah pencapaian yang memberikan gambaran nyata bahwa lulusan pendidikan vokasi sangat diminati oleh industri.
Keberhasilan para alumni menembus dunia kerja—bahkan banyak di antaranya yang sudah diterima bekerja sebelum prosesi wisuda digelar—tak lepas dari tempaan keras selama masa perkuliahan. Ketua Jurusan TIK POLSUB, Dwi Vernanda, memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi dan pantang menyerah para mahasiswa, terutama ketika mereka harus merampungkan Proyek Akhir sebagai syarat kelulusan tepat waktu.
“Ini adalah kerja keras kita bersama untuk membuktikan bahwa lulusan POLSUB, khususnya di Prodi D3 Sistem Informasi, bisa mencetak lulusan yang siap kerja,” ungkap Dwi Vernanda dengan bangga.
Fakta di lapangan menunjukkan bahwa kompetensi lulusan D3 Sistem Informasi POLSUB sangat relevan dengan kebutuhan transformasi digital saat ini. Hal ini dibuktikan dengan luasnya sebaran alumni yang kini telah berkarier di berbagai perusahaan dan institusi.
Tercatat, para lulusan sukses bergabung dengan deretan perusahaan seperti PT Technodrives, PT Bank Mandiri (Persero), PT Rifan Financindo Berjangka, PT Kinenta Indonesia, PT Teknologi Mudah Terhubung, hingga institusi pendidikan seperti Star Lise Bilingual School.
Sebaran ini menegaskan bahwa kebutuhan terhadap talenta yang memahami sistem informasi, pengolahan data, proses bisnis, dan teknologi digital tidak hanya berpusat pada perusahaan teknologi (IT), tetapi juga meluas ke sektor perbankan, manufaktur, pendidikan, hingga layanan bisnis.
Sementara itu, sebanyak 16 lulusan lainnya (sekitar 30,19 persen) saat ini masih berada dalam tahap proses rekrutmen, melanjutkan tahapan seleksi di perusahaan, atau belum tercatat pada periode pelaporan tracer study ini. Dengan demikian, persentase serapan lulusan diproyeksikan akan terus meningkat seiring pembaruan data ke depannya.
Bagi calon mahasiswa maupun orang tua yang tengah menentukan arah pendidikan lanjutan, capaian tracer study POLSUB ini menjadi indikator dan pertimbangan yang sangat penting. Di era persaingan global, memilih program studi bukan lagi sekadar untuk mendapatkan selembar ijazah, melainkan tentang bagaimana mempersiapkan kompetensi riil untuk bertarung di dunia kerja.
Sebagai pendidikan vokasi, Prodi D3 Sistem Informasi POLSUB menempatkan porsi pembelajaran praktik lebih besar. Kurikulumnya dirancang khusus untuk penguatan kompetensi teknologi informasi sekaligus mengasah kemampuan pemecahan masalah (problem-solving), yang menjadi modal utama seorang profesional.
Melihat rekam jejak positif dari para alumninya, Dwi Vernanda pun membuka pintu selebar-lebarnya dan mengajak para inovator muda, khususnya lulusan SMA/SMK sederajat yang menggemari dunia komputer, untuk bergabung dan mengasah skill mereka di POLSUB.
“Hari ini mereka (para alumni) sudah memulai karier. Tahun berikutnya, Anda bisa menjadi bagian dari cerita keberhasilan selanjutnya,” ajak Dwi menutup pesannya.
Melalui pendidikan vokasi yang tepat dan terarah, D3 Sistem Informasi POLSUB terus berkomitmen menjadi kawah candradimuka bagi generasi muda untuk melangkah mantap menuju panggung profesional.(red)
