Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Daftar Daerah Rawan Kebakaran di Subang Tahun 2026, Masyarakat Diminta Tingkatkan Kewaspadaan Saat Musim Kemarau

K
Khoirul AnsoriEditor: Dobi Maulana
|13:30 WIB
Bagikan:
Daftar Daerah Rawan Kebakaran di Subang Tahun 2026, Masyarakat Diminta Tingkatkan Kewaspadaan Saat Musim Kemarau
Daftar Daerah Rawan Kebakaran di Subang Tahun 2026, Masyarakat Diminta Tingkatkan Kewaspadaan Saat Musim Kemarau

PASUNDAN EKSPRES.ID – Memasuki musim kemarau, informasi mengenai daerah rawan kebakaran di Subang kembali menjadi perhatian masyarakat.

Kebakaran yang terjadi di kawasan permukiman, lahan kosong, hingga area perkebunan berpotensi meningkat akibat cuaca kering, suhu udara yang tinggi, serta aktivitas manusia yang kurang memperhatikan aspek keselamatan.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Subang per juni 2026, sejumlah kecamatan memiliki tingkat kerawanan terhadap kebakaran lahan maupun permukiman, terutama saat musim kemarau berlangsung. 

Pemerintah daerah bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Subang terus mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran terbuka serta segera melaporkan apabila menemukan potensi kebakaran

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Subang dalam berbagai sosialisasi kesiapsiagaan bencana menyampaikan bahwa musim kemarau meningkatkan risiko kebakaran lahan dan permukiman sehingga masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan serta tidak melakukan pembakaran sampah maupun semak secara sembarangan.

Imbauan tersebut juga sejalan dengan upaya mitigasi yang dilakukan pemerintah daerah menjelang puncak musim kemarau.

Daftar Daerah Rawan Kebakaran di Subang

Mengacu pada pemetaan kebencanaan BPBD Kabupaten Subang, riwayat kejadian kebakaran, serta karakteristik wilayah yang didominasi permukiman padat, kawasan industri, perkebunan, dan lahan kering.

Berikut sejumlah daerah rawan kebakaran Subang yang memerlukan kewaspadaan lebih tinggi.

1. Kecamatan Subang

Kawasan perkotaan Subang memiliki kepadatan penduduk yang tinggi sehingga berisiko mengalami kebakaran bangunan apabila terjadi korsleting listrik maupun kebocoran instalasi gas.

Selain kawasan permukiman, banyaknya pertokoan dan bangunan usaha juga membuat Kecamatan Subang menjadi salah satu wilayah yang sering mendapatkan penanganan dari petugas pemadam kebakaran.

2. Kecamatan Kalijati

Kalijati menjadi salah satu daerah rawan kebakaran Subang karena berkembang sebagai kawasan industri dan pergudangan.

Aktivitas industri, gudang penyimpanan, serta meningkatnya pembangunan membuat pengawasan terhadap sistem proteksi kebakaran menjadi sangat penting.

3. Kecamatan Cibogo

Wilayah Cibogo memiliki cukup banyak lahan pertanian dan perkebunan yang berpotensi mengalami kebakaran saat musim kemarau apabila terjadi pembakaran lahan maupun puntung rokok yang dibuang sembarangan.

4. Kecamatan Pagaden

Pagaden termasuk kawasan dengan perkembangan permukiman dan aktivitas perdagangan yang cukup pesat.

Kepadatan bangunan membuat potensi perambatan api menjadi lebih cepat apabila terjadi kebakaran rumah maupun bangunan usaha.

5. Kecamatan Cipunagara

Sebagian wilayah Cipunagara didominasi area persawahan serta lahan terbuka.

Saat musim kemarau, vegetasi yang mengering berpotensi mempercepat penyebaran api apabila terjadi kebakaran lahan.

6. Kecamatan Pamanukan

Sebagai salah satu pusat aktivitas ekonomi di wilayah Pantura, Pamanukan memiliki kawasan permukiman, pertokoan, hingga pasar tradisional yang memerlukan pengawasan terhadap instalasi listrik dan penggunaan api.

7. Kecamatan Binong

Binong juga termasuk daerah rawan kebakaran di Subang karena memiliki kawasan permukiman yang cukup padat serta aktivitas industri skala kecil dan menengah.

8. Kecamatan Purwadadi

Perkembangan kawasan industri di sekitar Purwadadi membuat wilayah ini membutuhkan kesiapsiagaan terhadap potensi kebakaran bangunan maupun fasilitas produksi.

Penyebab Kebakaran yang Paling Sering Terjadi

Berdasarkan edukasi yang disampaikan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Subang, sebagian besar kebakaran dipicu oleh beberapa faktor, di antaranya:

  • Korsleting atau hubungan arus pendek listrik.
  • Pembakaran sampah tanpa pengawasan.
  • Kebocoran tabung LPG.
  • Pembakaran lahan.
  • Puntung rokok yang masih menyala.
  • Aktivitas memasak yang ditinggalkan.

Selain itu, kondisi cuaca yang panas dan angin kencang saat musim kemarau dapat mempercepat penyebaran api, terutama pada lahan kosong maupun area perkebunan. 

Imbauan BPBD dan BMKG

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya menjelaskan bahwa musim kemarau di sebagian wilayah Indonesia ditandai dengan curah hujan yang menurun sehingga meningkatkan potensi kebakaran hutan dan lahan apabila tidak diantisipasi sejak dini.

Masyarakat diminta menghindari aktivitas pembakaran terbuka selama periode kemarau. 

Sementara itu, BPBD Kabupaten Subang mengimbau masyarakat agar segera menghubungi petugas apabila menemukan titik api yang berpotensi meluas.

Penanganan pada tahap awal dinilai sangat penting untuk mencegah kebakaran berkembang menjadi lebih besar.

Berita Terbaru

Hakim Agung Mahkamah Agung RI Tinjau Kawasan Yudikatif di Nusantara

Hakim Agung Mahkamah Agung RI Tinjau Kawasan Yudikatif di Nusantara

Nasional7 jam lalu
Perubahan APBD 2026 Kabupaten Subang Disepakati

Perubahan APBD 2026 Kabupaten Subang Disepakati

Subang8 jam lalu
Beredar Surat Disebut-sebut Sebagai Undangan Pelantikan Sekda Subang untuk Rona Mairansyah Besok

Beredar Surat Disebut-sebut Sebagai Undangan Pelantikan Sekda Subang untuk Rona Mairansyah Besok

Subang8 jam lalu
Revitalisasi Pasar Ciroyom Ditargetkan Rampung 2 Tahun

Revitalisasi Pasar Ciroyom Ditargetkan Rampung 2 Tahun

Bandung Barat8 jam lalu
ADVERTISEMENT
Terima 100 Becak Listrik, Om Zein: Bentuk Kasih Sayang Pak Prabowo

Terima 100 Becak Listrik, Om Zein: Bentuk Kasih Sayang Pak Prabowo

Purwakarta9 jam lalu
Pagar Nusa Luncurkan Naskah Kuno "Serat Nitipraja Eyang Gandasoli"

Pagar Nusa Luncurkan Naskah Kuno "Serat Nitipraja Eyang Gandasoli"

Purwakarta9 jam lalu
Kawasan Industri Baru Subang Jadi Sasaran Rekrutmen Serikat Buruh

Kawasan Industri Baru Subang Jadi Sasaran Rekrutmen Serikat Buruh

Subang9 jam lalu
Jadwal Konser dan Fanmeeting Kpop di Bulan Oktober 2026, Ada NCT 127 hingga Gong Yoo

Jadwal Konser dan Fanmeeting Kpop di Bulan Oktober 2026, Ada NCT 127 hingga Gong Yoo

Lifestyle12 jam lalu
Wajah Anak Bukan Konten, Privasi Anak di Sosial Media Jangan Disepelekan

Wajah Anak Bukan Konten, Privasi Anak di Sosial Media Jangan Disepelekan

Lifestyle13 jam lalu
Nama Sekda Kabupaten Subang Sudah Ada, Bupati: Besok Pelantikan, Tunggu Saja

Nama Sekda Kabupaten Subang Sudah Ada, Bupati: Besok Pelantikan, Tunggu Saja

Headline13 jam lalu