Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Dinas Perikanan Subang Soroti Pasokan Solar SPBU, Ratusan Nelayan Muara Ciasem Tak Melaut

H
Hadi MartadinataEditor: Yusup Suparman
|10:00 WIB
Bagikan:
Dinas Perikanan Subang Soroti Pasokan Solar SPBU, Ratusan Nelayan Muara Ciasem Tak Melaut
Dinas Perikanan Kabupaten Subang menyoroti dugaan kurangnya pasokan solar di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) menyusul keluhan ratusan nelayan di Muara Ciasem.

SUBANG – Dinas Perikanan Subang menyoroti dugaan kurangnya pasokan solar di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) menyusul keluhan ratusan nelayan di Muara Ciasem, Kecamatan Blanakan, yang kesulitan mendapatkan bahan bakar untuk melaut. Dinas meminta persoalan tersebut ditelusuri agar penyebab kelangkaan diketahui dan kebutuhan solar nelayan dapat ditangani secara tepat.

Pengelola Produksi Perikanan Tangkap Ahli Muda Dinas Perikanan Kabupaten Subang, Tedi, mengaku baru mengetahui adanya dugaan kekurangan pasokan solar di tingkat SPBU.

“Kayanya pasokan SPBU kurang,” ujar Tedi saat dihubungi wartawan Pasundan Ekspres, Senin (12/10/2026).

Menurut Tedi, penyebab kelangkaan tersebut perlu dipastikan terlebih dahulu. Salah satu hal yang perlu diperiksa adalah apakah pasokan dari Pertamina ke SPBU memang mengalami kekurangan atau terdapat persoalan lain dalam distribusi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

Menurutnya, apabila stok di SPBU sebenarnya tersedia dan tidak mengalami kekurangan, penyebab keluhan nelayan perlu ditelusuri lebih lanjut agar penanganannya tepat sasaran.

Tedi menjelaskan, kebutuhan solar setiap nelayan berbeda-beda, bergantung pada kapasitas mesin dan kebutuhan operasional kapal yang digunakan untuk melaut.

Dalam sebulan, kebutuhan solar untuk satu kapal bisa mencapai ratusan liter. Bahkan, terdapat nelayan yang membutuhkan hingga sekitar 1.000 liter per bulan.

“Satu bulan ada yang 500 liter, ada juga yang 1.000 liter. Tergantung mesin kapalnya,” jelasnya.

Untuk menindaklanjuti persoalan tersebut, Tedi menyarankan agar para nelayan terlebih dahulu berunding untuk menghimpun kebutuhan solar secara nyata. Data tersebut kemudian dapat dijadikan dasar pengajuan permohonan kepada pihak terkait, termasuk BPH Migas atau Pertamina.

“Berunding dulu sama nelayan, semacam permohonan ke pihak BPH Migas atau Pertamina. Kenapa kurang, harus tahu. Paling mengajukan permohonan supaya ditambah dan dilancarkan,” katanya.

Tedi juga mengingatkan bahwa solar bersubsidi tidak hanya digunakan oleh nelayan, tetapi juga diperuntukkan bagi kelompok pengguna lain yang memenuhi ketentuan. Karena itu, kebutuhan nelayan perlu disampaikan melalui mekanisme pengajuan yang sesuai agar dapat menjadi bahan pertimbangan dalam evaluasi pasokan.(hdi/ysp)

Berita Terbaru

Warga Sukamelang Soroti Dugaan Penampungan Limbah Pabrik, DPRD Subang Minta Persoalan Dikaji Objektif

Warga Sukamelang Soroti Dugaan Penampungan Limbah Pabrik, DPRD Subang Minta Persoalan Dikaji Objektif

Subang34 menit lalu
DP2KBP3A Subang Raih Juara III Provinsi Jabar dalam Pencapaian KB Pasca Salin

DP2KBP3A Subang Raih Juara III Provinsi Jabar dalam Pencapaian KB Pasca Salin

Subang41 menit lalu
Pasca Serangan di Bandara King Khalid, Kemenhaj Pastikan Jemaah Umrah Indonesia Aman

Pasca Serangan di Bandara King Khalid, Kemenhaj Pastikan Jemaah Umrah Indonesia Aman

Nasional45 menit lalu
Kasus PHK di Jawa Barat 2026 Tertinggi di Indonesia, Apa Kabar Penyerapan Tenaga Kerja?

Kasus PHK di Jawa Barat 2026 Tertinggi di Indonesia, Apa Kabar Penyerapan Tenaga Kerja?

Jawa Barat47 menit lalu
ADVERTISEMENT
Bupati Larang Warga Tebang Pohon Aren, Dorong Program Ekonomi Hijau

Bupati Larang Warga Tebang Pohon Aren, Dorong Program Ekonomi Hijau

Purwakarta50 menit lalu
Persib Bandung Siap Gempur Viettel! Maung Bandung Bidik Kemenangan Kedua di ACL Two 2026/2027

Persib Bandung Siap Gempur Viettel! Maung Bandung Bidik Kemenangan Kedua di ACL Two 2026/2027

Olahraga54 menit lalu
Persiapan Persib vs The Cong-Viettel FC di ACL Two 2026/2027

Persiapan Persib vs The Cong-Viettel FC di ACL Two 2026/2027

Olahraga55 menit lalu
Soal PP No. 28/2025, Abang Ijo: Bawa Semangat Baru Reformasi Perizinan Nasional

Soal PP No. 28/2025, Abang Ijo: Bawa Semangat Baru Reformasi Perizinan Nasional

Purwakarta57 menit lalu
Mahasiswa Politeknik Enjinering Indorama Perjuangkan Hak Disabilitas

Mahasiswa Politeknik Enjinering Indorama Perjuangkan Hak Disabilitas

Purwakarta59 menit lalu
Dinas Perikanan Subang Soroti Pasokan Solar SPBU, Ratusan Nelayan Muara Ciasem Tak Melaut

Dinas Perikanan Subang Soroti Pasokan Solar SPBU, Ratusan Nelayan Muara Ciasem Tak Melaut

Subang1 jam lalu